Maret 2018


AKU NYANYOK gara gara cinta
orang nyanyok

AKU NYANYOK

Sejak dari hari Jum’at pagi hatiku sudah galau. Karena apa yang aku inginkan tidak kesaimpaian. Orang yang kujemput diantar pulang oleh orang lain. Lelah aku menunggu, darppagi hingga sore hari demi dia. Akan tetapi ia bersuka ria dengan teman-temannya. Apa pun yang diperintahkan dan yang dipintanya semuanya sudah aku penuhi. Tapi, apa balasannya bagiku.

Memang, aku mengharapkan pamrih atau pun balasan darimu. Aku mengharapkan ucapan terima kasih darimu. Aku juga mengharapkan pengertianmu seperti aku yang perhatian kepadamu. Aku mengharapkan cinta dan kasih sayangmu, sebagaimana aku mencintai dan menyayangimu. Aku mengharapkan segalanya darimu,wahai bidadariku.

Pikiranku tidak tenang. Pikiranku tidak karuan. Kacau-balau, lintang-pungkang. Tega kau buat aku seperti ini. Pengorbananku kepadamu hanya angin lalu bagimu. Aku bagimu hanya batu loncatanmu untuk kau mendapatkan orang lain yang lebih sempurna dari aku. Ketika aku dekat denganmu, kau menghindar dari aku. Ketika aku mencolek pipimu, kau sapu bekas tanganku. Seolah-olah aku ini najis di hatimu. Seolah-olah aku ini barang yang kotor dan membawa virus.

Aku tahu, aku memang tidak sempurna. Aku memang kadaluarsa dan miharsa. Aku memang hina, papa kedana dan buruk rupa. Sedangkan kau cantik molek bak putri kayangan. Sedangkan kau cantik mempesona ibarat putri raja dari Hindia. Sedangkan kau jelita anggun mempesona. Kau meluluh lantakkan setiap mata kumbang yang berada diluar istana. Mereka luluh dan mengataka cinta kepadamu juwitaku. Arjuna akan melamarmu. Sedangkan aku, si Hanoman, akan jauh meninggalkanmu.

Pikiranku kacau. Aku nyanyok. Jangan buat aku seperti ini “D”. Aku mencintaimu. Aku menyayangimu. Aku mengasihimu. Aku membutuhkanmu. Aku mendambakanmu. Aku mengharapkanmu. Aku ingin hidup bersamamu di dunia ini dan di akhirat nanti. Tolonglah cintai aku. Tolonglah sayangi aku. Tolonglah kasihi aku. Tolonglah dambakan aku juga. Karena aku adalah laki-laki yang terbaik bagimu di dunia ini. Sejak dari kecil kau ku bela dan kujaga. Tolonglah... pelihara aku... agar aku tidak nyanyok lagi.