Kini telah kusadari semuanya. Ternyata usahaku sia-sia saja selama ini. Aku telah berusaha untuk menaklukkan hati dan cintamu. Aku berusaha untuk



Contoh Prosa Baru Tugas Bahasa Indonesia BIARLAH AKU HANYA MENDAPATKAN SISA CINTAMU, JIKA ITU MASIH ADA
sisa cinta

BIARLAH AKU HANYA MENDAPATKAN SISA CINTAMU, JIKA ITU MASIH ADA

Kini telah kusadari semuanya. Ternyata usahaku sia-sia saja selama ini. Aku telah berusaha untuk menaklukkan hati dan cintamu. Aku berusaha untuk membahagiakanmu. Aku telah berusaha untuk membuat hati dan jiwamu luluh. Aku juga berusaha untuk membuat kau selalu tersenyum. Aku berusaha untuk membuka hatimu yang telah terkunci dengan kokoh. Aku berusaha untuk melembutkan hatimu yang telah membatu. Aku telah berusaha dengan segala upaya untuk mendapatkan cintamu yang murni. Namun ternyata semuanya hanya sia-sia. Kau tidak pernah mengerti dengan cinta dan perasaanku kepadamu selama ini.

Kini kusadari semuanya, cintaku ini hanya onggokan sampah semata dimatamu. Kini kutahu semuanya, aku ini hanyalah barang songsokan dipelupukmu. Kini kusadari semuanya, aku ini hanyalah semuat merah yang lemah dibenakmu. Aku tahu, aku tiada artinya dalam kehidupanmu. Aku tahu di matamu aku hanya insan bodoh yang tidak berdaya. Insan dhoif yang miharsa dan papa kedana. Kini kusadari semuanya, cinta.

Kehadiranku disisimu hanya umpama lilin. Kehadiranku di sampingmu hanya laksana obor. Keberadaanku didekatmu tidak seperti ikan remora dan hiu. Kehadiranku di matamu bukan seperti burung jalak dan si kerbau. Kehadiranku di matamu hanya seperti virus. Kehadiranku di matamu hanya seperti kelilipanmu. Aku di pelupukmu ibarat gembel dengan bajunya yang compang-camping dan berbau. Keberadaanku bukan seperti pangeran atau pun arjuna di matamu. Keberadaanku bukan seperti yang kau puja dan yang kau damba selama ini. Inilah aku, pangeran cinta yang renta mendamba sisa-sisa cinta yang kau miliki.

Biarlah aku hanya mendapatkan sisa dari cintamu. Biarlah aku hanya mendapatkan sisa dari kasih dan sayangmu. Biarlah aku hanya memiliki sisa-sisanya. Karena, harapan dan impianku hanyalah dirimu. Tiada insan lain di dunia ini hanyalah dirimu semata. Hanyalah dirimu, cinta. Hidup dan matiku semuanya aku pertaruhkan hanyalah untukmu. Harta benda yang aku miliki, aku sisihkan buatmu. Hanyalah buatmu seorang di dunia ini.

Andaikan tiada sisa cinta untuk aku dari dirimu. Andaikan tiada sisa kasih dan sayangmu buat aku dari dirimu. Biarlah, itu tiada mengapa. Aku rela akan semua itu. Mungkin Tuhan tidak mengizinkan aku dan engkau untuk menyatu. Mungkin Tuhan tidak merestui cinta dan kasihku untuk memilikimu. Andaikan kau tahu, aku telah menutup hatiku untuk insan lain. Cintaku telah kukubur untuk selama-lamanya. Dan akan kubangkitkan cintaku itu, hanyalah untukmu nanti. Itu sumpahku pada Tuhan tempo dulu saat purnama.

Andaikan kau tidak dapat kumiliki di dunia ini.akan kupinta kau pada Tuhan untuk temani aku di surga nanti. Dan jika aku yang mendahulimu mati sebelum kau kumiliki, akan ku tunggu kau di halte surgawi. Dan andaikan pula Tuhan tidak izinkan kau untuk menyatu dengan ku di surga. Biarlah, aku rela itu semua. Karena aku bukan siapa-siapa. Aku hanyalah seorang hamba yang dhoif dan miharsa serta banyak dosa kepadaNya dan kepadamu. Mungkin memang inilah takdirku. Memang inilah suratan hidupku. Di dunia mayapada aku tidak hidup bersama denganmu. Di alam kuburpun aku tanpa dirimu, dan bahkan di surga pun hanyalah aku.

Astarfirullahal’azim Ya Allah... Astarfirullahal’azim Ya Rahman...  Astarfirullahal’azim Ya Rahim... maafkanlah hambamu yang lemah dan bodoh ini. Aku mendamba dan mencintainya dan sangat mencintai serta menyayanginya. Aku sangat mengharapkannya, hinggakan aku mengabaikan segala perintahMu. Tuhan, meskipun tidak utuh cintanya Kau berikan dia kepadaku. Biarlah sisa-sisa cintanya untuk aku, asalkan dia menyayangi dan mencintaiku apa adanya dengan sepenuh jiwa raganya karenaMu. Sisa cintanya lebih baik buat aku, dari pada tidak sama sekali.

Tuhan, Engkaulah yang telah menciptakan cinta di hatiku. Tuhan, engkau pula yang telah menciptakan cinta di hatinya. Tuhan, Engkaulah yang menyatukan dua insan di dunia ini. Engkaulah yang menyatukan hati dan cinta seluruh makhlukMu di mayapada ini. Dan, Engkau pula yang kuharapkan untuk menyatukan aku dan dia di dunia dan bahkan di surga nantinya. Dan pastinya, Engkau pulalah yang akan memisahkan kami dengan kematian. Andaikan aku bisa meminta, matikanlah kami dalam satu ikatan janji yang setia, sehidup-semati adanya. Aku sangat mengharapkan pertolonganMu, ya Tuhanku.

Tuhan, jika ada cintanya yang tersisa untuk aku, bagiku cintanya itu seperti bongkahan mutiara di hatiku. Cinta yang tersisa di jiwanya untuk aku bagaikan seluas samudra dan sebanyak pasirnya yang memutih. Dan bahkan, cintanya itu sebanyak bintang yang bertaburan di langit. Cintanya yang tersisa bagiku seperti bilagan rambut di kepalaku dan di kepalanya. Bahkan cintanya sebanyak butiran debu yang diterbangkan oleh bayu setiap waktu. Cintanya yang tersisa untuk aku, seperti tingginya gunung Himalaya, serta cintanya itu semurni embun pagi. Cintanya yang tersisa bagiku seumpama bianglala yang selalu muncul di langit lazuardi.                                   


Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours