Aku tidak takut dengan yang namanya hantu. Aku tidak takut dengan apa yang namanya Aku tidak takut dengan yang namanya hantu. Aku tidak takut dengan



Goresan Gegana "AKU TAKUT KEHILANGANMU"
Kehilangan

AKU TAKUT KEHILANGANMU

Aku tidak takut dengan yang namanya hantu. Aku tidak takut dengan apa yang namanya jin ataupun siluman. Aku tidak takut dengan apa-apa pun. Aku tidak takut dengan anjing dan halilintar, kini. Aku tidak takut dengan segala-galanya. Kini, aku Cuma takut akan kehilanganmu. Aku Cuma takut kau akan meninggalkanku. Aku Cuma takut kau akan menjauh dari diriku. Aku Cuma takut aku akan mendahuluimu. Aku Cuma takut Tuhan di atas sana akan memanggilku. Aku Cuma takut kau akan melupakanku selama-lamanya. Aku takut kau tidak memperdulikanku lagi. Kini dan nanti, aku takut akan kehilanganmu.

Terasa nafasku terhenti bila kau menjauh dariku. Terasa jantungku berhenti berdetak bila kau tidak ada disisiku. Terasa denyut nadiku terjeda pabila kau diam sejuta bahasa tidak perdulikanku. Terasa hidupku tidak bermaya apabila kau tidak menjelma dikehidupanku. Terasa hidup ini seperti kubur apabila kau tidak terlihat oleh pelupukku. Aku juga tidak sanggup pabila aku yang menjauhi dirimu. Serasa dunia ini tidak adil bagiku. Serasa dunia ini begitu kejam padaku.

Sebelum jasadku dikubur dan sebelum nafasku dicabut. Sebelum malaikat datang menjemputku. Sebelum Tuhan menginginkan aku kembali kepadaNya. Dan sebelum bidadari datang menemuiku dan membawaku bersamanya. Aku mohon padamu, temanilah aku untuk hidup seribu tahun lagi. Hanya kau dan aku. Temanilah aku untuk mengharungi kehidupan dunia yang kejam ini. Aku tidak sanggup mengharunginya sendirian. Aku tidak mampu untuk menjalaninya jika tanpamu disisiku. Aku tidak kuat untuk menanggung beban dunia ini.

Kau bagiku adalah segala-galanya. Tiada hari dan tiada waktu hanyalah dirimu dihatiku. Aku ingin selalu bersamamu meskipun topan menerjangkan jasadku yang kerontang. Aku ingin selalu bersamamu. Selalu ingin di sampingmu selamanya. Karena aku takut akan kehilanganmu. Aku tidak takut akan hilang uangku. Aku tidak takut jika emasku yang hilang. Aku tidak takut jika harta bendaku melayang dan terbang meninggalkanku kekayangan. Yang kutakutkan hanyalah “kehilangan dirimu.”

Kini usiaku telah senja. Batang usia sudah sepenggalah. Nafasku pun sudah satu-satu. Jantung dan nadiku pun kini semakin cepat bekerja. Mereka ingin menyelesaikan tugsanya dengan cepat. Karena kontrak mereka akan segera berakhir. Cepat atau pun lambat malaikat akan datang untuk menjemputku. Meskipun aku saat ini belum siap. Walaupun saat ini aku belum sanggup. Aku belum siap untuk melepaskan jasad ini. Aku belum siap untuk meninggalkan raga ini. Aku belum siap berpisah dari dirimu. Aku belum mampu untuk meninggalkanmu.  

Sebelum kontrakku habis. Sebelum pekerjaan dari semua organku dihentikanNya. Aku ingin bersamamu. Aku ingin membahagiakanmu semampuku. Aku tidak ingin kau sedikitpun bersedih. Aku tidak ingin kau menangis walaupun itu hanya sesaat ataupun di dalam qalbumu. Aku tidak ingin membuat kau kecewa.

Sebenarnya aku tidak ingin meninggalkanmu dengan cepat. Sebenarnya aku tidak mampu untuk berpisah denganmu. Sebenarnya aku ingin hidup denganmu untuk seribu tahun lagi. Sebenarnya aku ingin kau selalu hadir di dalam kehidupanku yang gundah ini. Sebenarnya kau adalah darahku. Kau adalah jantung dan nadiku.

“Aku takut kehilanganmu”
    
         
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours