Ibu, sepertinya aku sudah tidak sanggup lagi untuk mengharungi hidup ini. Karena seingatku, sejak aku lahir ke dunia ini tidak pernah merasakan


GORESAN TERAKHIR BUAT IBU yang Mau Mati
Doa Ibu
GORESAN TERAKHIR BUAT IBU

Ibu, sepertinya aku sudah tidak sanggup lagi untuk mengharungi hidup ini. Karena seingatku, sejak aku lahir ke dunia ini tidak pernah merasakan kebahagiaan. Yang kualami hanyalah kesedihan, penderitaan. Aku sudah tidak sanggup untuk memikul beban ini di pundakku.

Ibu, sepertinya aku sudah lelah. Aku sudah capek dengan keadaan yang seperti ini. Karena seingatku aku tidak pernah sama sekali merasakan apa yang namanya cinta. Apa yang namanya kasih sayang.

Ibu, seperti aku akan mendahuluimu. Karena aku sudah tidak sanggup menahan derita ini. Berbagai penyakit dan cobaan yang selalu saja datang menerpa aku.

Ibu, sepertinya sampai disini usiaku. Karena aku meminta pada Tuhan untuk mengakhiri hidupku. Sebenarnya ibu, aku ingin hidup seribu tahun. Aku ingin membahagiakanmu. Aku ingin menjaga hari tuamu. Kau ibuku, kau juga mamaku.

Ibu, maafkan aku... Aku yang belum sempat untuk membalas semua jasa baikmu. Aku belum sempat untuk memberikan kebahagiaan padamu.

Ibu, Mama yang tercinta. Sepertinya beban ini tidak ingin pergi dari diriku. Mereka telah bersemayam di sukma dan kalbuku. Mereka telah menggerogoti tulang dan sunsumku bahkan hatiku.

Ibu, jika Tuhan perkenankan do’aku. Tolong katakan kepadanya bahwa aku sangat mencintainya. Hati dan cintaku, kasih sayangku, semua yang kumiliki hanya untuk dia. Aku sangat sayang kepadanya.

Ibu, kini aku sudah lelah. Semangatku kini telah hilang seiring dengan waktu yang menjauh dariku. Ternyata aku juga bisa lelah, ibu. Dulu aku yang selalu memberikan semangat kepada mereka. Dulu aku yang selalu memberikan kekuatan pada mereka. Tapi kini giliranku. Ternyata aku tidak kuat. Aku tidak kuat, ibu-mama.

Ibu aku lelah. Aku letih kini. Saatnya mungkin tidak lama lagi ibu. Jika aku pergi mendahuluimu, katakan pada Tuhan... hidupkan aku kembali pada kelahiran yang baru. Tolong do’akan aku beri aku kebahagian sampai dunia ini habis menjadi satu.

Ibu, Mama... maafkan aku. Aku selama ini hanya menjadi beban kalian. Kalian memang tidak mengeluh dengan keadaanku saat ini. Tapi aku merasakan kesedihan yang kalian alami. Entah mengapa Tuhan di atas sana menjadikan aku seperti ini? Padahal aku tidak pernah meminta kepadaNya. Cobaan ini begitu berat bagiku, ibu.

Ibu, aku tidak ingin sepanjang hidupmu bersedih hanya gara-gara aku. Aku tidak ingin lebih dalam membuat hatimu terluka. Aku tahu kau sedih ketika kau tengadahkan tanganmu pada Tuhan. Aku tahu air matamu selalu membajiri pipimu yang sudah mulai keriput itu. Maafkan aku, ibu... maafkan aku Tuhan...

Ibu, aku tahu kalian sudah capek untuk merawatku. Aku pun sudah capek menanggung beban ini. Akupun sudah capek dengan hinaan dunia. Aku capek dengan pandangan dan cibiran manusia yang sebelah mata setengah hati. Mata yang buta dan hati yang membatu. Aku capek, Mama...

Ibu... Mama... kini tugasmu sudah selesai. Tugasmu kini sudah tamat. Sebelum aku pergi, ibu, mama... Maafkan aku. Maafkan anakmu. Anakmu yang pecundang, anakmu yang pengecut, anakmu yang lemah. Selamat jalan, ibu... selamat jalan, mama...                    

    


Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours