Dengan sisa hidupku ini, aku ingin selalu bersamamu. Tapi, itu semua tidak mungkin. Semua itu bagaikan mimpi bagiku. Dengan sisa nafasku saat


GORESAN TERAKHIR BUAT DIA Di Bulan Muharam
Dia Tirani

GORESAN TERAKHIR BUAT DIA

Dengan sisa hidupku ini, aku ingin selalu bersamamu. Tapi, itu semua tidak mungkin. Semua itu bagaikan mimpi bagiku. Dengan sisa nafasku saat ini, aku ingin selalu di sisimu untuk merajut tali-tali cinta dan kasih-sayang antara aku dan kau. Tapi semua itu tidak mungkin. Semua itu hanyalah sebuah ilusinasi di siang hari.

Nafasku yang satu-satu ini adalah sebuah tanda, bahwa aku tidak akan hidup lama. Dengan beban yang semakin berat di dadaku ini, merupakan tanda bahwa mentari tidak lama lagi akan tenggelam, dan pelupukku juga tidak lama lagi akan terpejam seiring dengan waktu.

Dengan segala sisa yang ada padaku saat ini. Aku ingin katakan padamu, inilah gubahanku yang terakhir buatmu. Dengan sisa nafasku, kurangkai guratan hati yang membeku oleh cinta dan kasihmu yang aku tidak pernah tahu. Aku tidak akan pernah tahu tentang hati dan cintamu hingga malaikat menjemputku.

Selagi aku masih diberi waktu oleh Tuhan. Ada satu rahasia yang ingin aku sampaikan kepadamu, bahwa aku sangat mencintaimu. Aku sangat menyayangimu, aku sangat merindukanmu saat ini. Aku tidak sanggup untuk berjauhan darimu. Aku ingin selalu bersamamu. Aku ingin selalu disisimu berdua selama-lamanya. Aku ingin kita bercerita, bercinta, bicara tentang cinta dan dunia. Bicara tentang hari esok antara kau dan aku. Bicara tentang temanmu yang selalu mengusikmu dan membulimu. Serta mereka yang selalu menyakiti jiwa dan perasaanmu, bahkan cintamu.

Tapi semua itu tidak mungkin sayang, karena kontrakku sesaat lagi akan habis. Aku tahu itu, ini memang rahasiaNya. Kini, penjemputan sudah disiapkan untuk aku. Kereta kencana dan ribuan bidadari menantikan kepulanganku. Sedangkan aku tidak sanggup, dan aku masih belum sanggup untuk berpisah denganmu.

Tapi, jika DIA sudah menginginkan aku kembali, apa yang harus aku katakan lagi. Aku sudah pasrah dan rela saat ini. Namun, yang pasti saat ini, aku ingin katakan kepadamu, bahwa aku mencintaimu lebih dari aku mencintai diriku sendiri. Aku sangat menyayangi dirimu lebih dari aku menyayangi diriku.

Setelah hari esok, tidak ada lagi aku disisimu. Aku tidak akan lagi bermain di pelupuk dan mindamu. Tidak ada lagi si jelek dan si buruk rupa yang akan mengganggumu. Tidak ada lagi insan yang hina menyakitimu. Tidak ada lagi insan gembel yang akan mengusikmu, dan tidak ada lagi yang akan membuat kau malu. Karena aku akan meninggalkan dirimu dan dunia ini untuk selama-lamanya. Karena kontrakku sudah habis. Kini kau boleh tersenyum dengan ketiadaanku disisimu. 

Sebelum aku menghembuskan apa yang jadi milikNya. Sebelum aku melepaskan apa yang menjadi HakNya. Aku ingin bersamamu walaupun itu sesaat saja. Mungkinkah itu?. Akankah itu?. Sedangkan yang kutahu kau membenci aku. Kau benci akan aku. Mungkinkah kau izinkan aku pergi dipelukanmu?. Mungkinkah kau izinkan aku meninggalkan dunia ini dipangkuanmu?. Mungkinkah engkau akan memelukku dengan erat dan menangisi kepergianku?.   

Sebelum aku memberikan semua pada AsistenNya. Aku ingin katakan padamu, ingatkah kau saat-saat kita bersama?. Suka dan duka kita lalui bersama. Pasti kau tidak ingat bukan?. Semua itu hanya angin lalu bagimu.

Setelah peninggalku nanti, apa yang akan terjadi padamu? Aku tidak pernah tahu akan hal itu. Aku hanya bisa mengintipmu dari balik awan yang kelabu. Aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan, sedangkan kau tidak pernah akan melihatku. Aku akan selalu menangisimu di alamku, karena aku sangat menyayangimu. 

Tuhan, bolehkah aku meminta padaMu?. Dapatkah semua ini kau tanggguhkan barang sesaat?. Serasa aku tidak sanggup untuk berjauhan dengannya, Tuhan. Tapi, jika KAU sangat menginginkan aku kembali menemuiMu. Maka aku akan kembali. Aku akan menemuiMu. Jemputlah aku Tuhan dengan utusan dan bidadariMu.  

Maafkan aku “...................         




Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours