Januari 2017
7 Do’a permohonan Istilah Nabi-Nabi
Do'a Selamat Dunia Akhirat
7 Do’a permohonan Istilah Nabi-Nabi. Selaku umat yang beragama, semestinya kita selalu bermunajat kepada Sang Pencipta. Apalagi kita yang beragana Islam, sudah semestinyalah kita memohon kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Mengenai hal do’a, banyak sekali do’a yang bisa kita panjatkan atau mohonkan kepada Sang Khalik sesuai dengan apa yang kita inginkan. Penulis hanya sekedar berbagi ilmu atau ucapan do’a yang sering penulis ucapkan. Mohon maaf jika penulis berlebihan. Di bawah ini merupakan contoh 7 do’a permohonan istilah atau perumpamaan kepada Nabi-Nabi yang kita mohonkan, diantaranya:

1.      Pembukaan .... Ya Allah, hamba memohon kepadaMu, gantengkanlah-tampankanlah-cantikkanlah wajah hamba, seperti wajahnya Nabi Allah Yusup Alayhisalam.
2.      Pembukaan .... Ya Allah, hamba memohon kepadaMu, kuatkanlah-gagahkanlah-jagokanlah-hebatkanlah hamba, seperti Nabi Musa Alayhisalam.
3.      Pembukaan .... Ya Allah, hamba memohon kepadaMu, kayakanlah hamba seperti Nabi Allah Sulaiman Alayhisalam.
4.      Pembukaan .... Ya Allah, hamba memohon kepadaMu, sabarkanlah hamba-tabahkanlah hamba, seperti Nabi Allah Ayub Alayhisalam.
5.      Pembukaan .... Ya Allah, hamba memohon kepadaMu, jadikanlah hamba seorang pemimpin yang kaya seperti Nabi Allah Daud Alayhisalam.
6.      Pembukaan .... Ya Allah, hamba memohon kepadaMu, kuatkanlah keyakinan hamba, ketauhitan hamba, ibadah hamba seperti Nabi Allah Ibrahim Alayhisalam.
7.      Pembukaan .... Ya Allah, hamba memohon kepadaMu, bijakasanakanlah hamba, dermawankanlah hamba, pengertiankanlah hamba, sholehkanlah hamba, menjadi contoh yang baik bagi pengikut hamba, saudara-saudara hamba, seperti Rasululullah Salallah Alayhiwasallam.
Nah, itulah contoh dari 7 permohonan do’a yang dapat kita ucapkan atau mohonkan kepada Sang Khaliq. Semoga apa yang kita munajatkan diterima oleh Allah SWT. Amin Ya Rabbal Alamin. Dan semoga pula artikel ini dapat bermanfaat buat penulis dan siapa saja yang dapat merasakan manfaatnya.



“Keutamaan Sholat Tarawih”: Kultum Malam Ke 12 Ramadhan
Sujud
Auzubillahimnassaitonirrojim, Bismillahirohmanirrohim, Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh.

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang dibahagiakan oleh Allah SWT. Malam ini adalah malam kedua belas kita melaksanakan sholat sunat tarawih dan witir serta tadarus.

Judul kultum saya beri judul dengan “keutamaan sholat tarawih”, namun sebelumnya saya akan mengatakan bahwa pahala sholat tarawih malam ini adalah (Klik di sini “Fadilah Sholat TarawihMalam Kedua Belas 1434 H”).    

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang berbahagia, ingatlah satu amalan di bulan Ramadhan yang ditidak boleh dilewatkan ialah sholat tarawih dan sholat witir. Ali bin Abi Thalib mengatakan ketika Rasulullah ditanya mengenai sholat tarawih, lalu Rasulullah menerangkan kepada mereka “orang muslim akan terlepas dosanya pada malam pertama atau malam permulaan tarawih, ia bersih seperti hari ia dilahirkan dari kandungan ibunya”.

Para jamaah yang berbahagia, itu pada malam pertama, bagaimana dengan malam yang kedua dan seterusnya hingga malam yang ke tiga puluh, malam yang terakhir. Semua akan kita dapatkan jika kita melakukan atau melaksanakan sholat tarawih dan witir dengan ikhlas dan khusuk karena Allah SWT.  Orang-orang seperti itulah yang akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT.

Demikianlah kultum pada malam ini yang dapat saya sampaikan. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin.... Wasalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh....
    
Sumber/Daftar Pustaka:
  1. Mahfudli Sahly. 1995. Pedoman Khutbah Jum’at dari Masa ke Masa. CV. Aneka Solo.
  2. Sugianto, S.Pd.I. 2000. Kumpulan Ringkasan Kultum. CV. Contras Singkawang.











“Setiap anak yang dilahirkan adalah suci”: Kultum Malam Ke 10 Ramadhan
Bayi
Auzubillahimnassaitonirrojim, Bismillahirohmanirrohim, Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh.

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang dibahagian oleh Allah SWT. Malam ini adalah malam kesepuluh kita melaksanakan sholat sunat tarawih dan witir serta tadarus.

Judul kultum saya beri judul dengan “setiap anak yang dilahirkan adalah suci”, namun sebelumnya saya akan mengatakan bahwa pahala sholat tarawih malam ini adalah (Klik di sini “FadilahSholat Tarawih Malam Kesepuluh 1434 H”).    

Rasulullah SAW bersabda “Kullu mauludi ‘alal fitrah” yang artinya “tiap bayi dilahirkan dalam keadaan suci (fitrah-Islami). Ayah dan ibunya lah kelak yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi (penyembah api dan berhala). (HR. Bukhari). Setiap anak yang baru dilahirkan adalah suci, jika sudah besar, maka tergantung orang tuanyalah yang akan mencorakkan anaknya, apakah akan dijadikannya Yahudi atau Majusi, serta Nasrani? Maka dari itu didiklah anak kita dengan sebaik mungkin agar kelak anak kita menjadi manusia yang berguna bagi agama, bangsa dan negera, serta berbakti kepada kedua orang tua.

Demikianlah kultum pada malam ini yang dapat saya sampaikan. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin.... Wasalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh....
    
Sumber/Daftar Pustaka:
  1. Mahfudli Sahly. 1995. Pedoman Khutbah Jum’at dari Masa ke Masa. CV. Aneka Solo.
  2. Sugianto, S.Pd.I. 2000. Kumpulan Ringkasan Kultum. CV. Contras Singkawang.









“Puasa yang tidak diterima oleh Allah SWT”, Kultum Malam Ke 7 Ramadhan
Anak Durhaka
Auzubillahimnassaitonirrojim, Bismillahirohmanirrohim, Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh.

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang dibahagian oleh Allah SWT. Malam ini adalah malam ketujuh kita melaksanakan sholat sunat tarawih dan witir serta tadarus.

Judul kultum saya beri judul dengan “puasa yang tidak diterima oleh Allah SWT”, namun sebelumnya saya akan mengatakan bahwa pahala sholat tarawih malam ini adalah (Klik di sini “FadilahSholat Tarawih Malam Ketujuh 1434 H”).    

Para jamaah yang berbahagia dan dirahmati oleh Allah SWT. pada bulan ini adalah bulan untuk memanen pahala sebanyak-banyaknya. Mari kita berlomba-lomba untuk meraih keuntungan yang berlipat ganda, berbuatlah kebaikan meskipun hanya sebesar zarrah, maka Allah akan membalas amal ibadah baik kita.

Allah SWT berfirman yang artinya “Sesungguhnya Allah tidak Menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar”.

Keterangan: Allah tidak akan mengurangi pahala orang-orang yang mengerjakan kebajikan walaupun sebesar zarrah, bahkan kalau Dia berbuat baik pahalanya akan dilipat gandakan oleh Allah. (QS. An-Nisaa: 40).

Dan firman Allah SWT dalam surah lain, yang artinya “kamu tidak berada dalam suatu Keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al Quran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata Lauh Mahfuzh” (QS. Yunus: 61).

Para jamaah yang berbahagia, jadi berdasarkan firman Allah di atas, maka berbuat baiklah dan beramallah sebanyak-banyaknya meskipun hanya sebesar zarrah. Para jamaah puasa yang tidak diterima disisi Allah SWT adalah:
1.      anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya.
2.      suami-istri yang bertengkar (berkelahi).
3.      tetangga yang bermusuhan.   

Demikianlah kultum pada malam ini yang dapat saya sampaikan. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin.... Wasalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh....
    
Sumber/Daftar Pustaka:
  1. Mahfudli Sahly. 1995. Pedoman Khutbah Jum’at dari Masa ke Masa. CV. Aneka Solo.
  2. Sugianto, S.Pd.I. 2000. Kumpulan Ringkasan Kultum. CV. Contras Singkawang.

Didik anak untuk puasa
Auzubillahimnassaitonirrojim, Bismillahirohmanirrohim, Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh.

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang dibahagian oleh Allah SWT. Malam ini adalah malam keenam kita melaksanakan sholat sunat tarawih dan witir serta tadarus.

Judul kultum saya beri judul dengan “didik anak untuk puasa”, namun sebelumnya saya akan mengatakan bahwa pahala sholat tarawih malam ini adalah (Klik di sini “Fadilah Sholat TarawihMalam Keenam 1434 H”).    

Adat nenek moyang, kebiasaan kakek dan nenek serta bapak dan ibu kita, apabila seorang anak mengandung, maka diberikanlah bermacam-macam nasehat seperti “jangan menyembelih ayam, nanti anaknya akan pendek lehernya, jangan makan sayur atau gulai sayur rebung, nanti anaknya akan banyak bulunya, dan banyak lagi pantangan yang lainnya”.

Pantangan yang ada semua itu adalah cegahan, ada juga yang namanya anjuran, seperti “pergi ke kebun bunga dan selalu tersenyum atau tertawa, agar anaknya menjadi periang, manis dan cantik atau ganteng, dan banyak lagi anjuran yang lainnya.

Namun di dalam agama Islam, semenjak ibu mengandung harus berbuat baik, sopan, mengaji (membaca Al-Quran), sholat, puasa, dan lain-lainnya. Memang kata para Ulama mendidik anak itu sejak dari dalam kandungan sampai ia lahir dan sampai ia bisa mendidik dirinya sendiri. Maka dari itu, didiklah anak kita tentang agama seperti, sholat, puasa, dan lain sebagainya. Dalam masalah ini yang membentuk anak adalah orang tua dan masyarakat. Rasulullah SAW bersabda yang artinya “setiap anak yang dilahirkan adalah suci, terserah pada orang tua yang mendidiknya, mereka laksana kain putih dan nanti ia akan berubah warna”.

Demikianlah kultum pada malam ini yang dapat saya sampaikan. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin.... Wasalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh....
    
Sumber/Daftar Pustaka:
  1. Mahfudli Sahly. 1995. Pedoman Khutbah Jum’at dari Masa ke Masa. CV. Aneka Solo.
  2. Sugianto, S.Pd.I. 2000. Kumpulan Ringkasan Kultum. CV. Contras Singkawang.

“Gambaran manusia”: Kultum Malam Kelima Ramadhan
Gambaran Manusia
Auzubillahimnassaitonirrojim, Bismillahirohmanirrohim, Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh.

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang dibahagian oleh Allah SWT. Malam ini adalah malam kelima kita melaksanakan sholat sunat tarawih dan witir serta tadarus.

Judul kultum saya beri judul dengan “gambaran manusia”, namun sebelumnya saya akan mengatakan bahwa pahala sholat tarawih malam ini adalah (Klik di sini “Fadilah Sholat Tarawih MalamKelima 1434 H”).    

Kini:
1.      Banyak di dunia ini orang hidup mewah, tapi hatinya gelisah.
2.      Banyak orang kaya, tapi jiwa tersiksa.
3.      Banyak orang beruang, tapi hidupnya gersang.
4.      Banyak orang senang, hidupnya tidak tenang.

Dan banyak lagi yang lainnya, hidup mereka tiada tujuan, bagaikan kiambang di atas air, ke atas berpucuk tidak, ke bawah urat (akar) tidak sampai, hanya mabuk digoyang air, bagaikan kerakap tumbuh di batu. Hidup segan mati tidak mau, sedangkan urat sudah renggang merenggangi.

Itulah insan sekarang ini para jamaah yang berbahagia yang di rahmati oleh Allah SWT. Insan sekarang ini bukannya miskin harta benda, semuanya ada. Tetapi jasmaninya, rohaninya, dan tujuannya yang kosong. Karena mereka tidak puasa, tidak melaksanakan perintah Allah Subhanahu Wata’ala, serta mereka tidak beriman.

Di dalam Al-Quran Allah SWT berfirman yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS. Al-Baqarah: 183).

Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin.... Wasalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh....
    
Sumber/Daftar Pustaka:
  1. Mahfudli Sahly. 1995. Pedoman Khutbah Jum’at dari Masa ke Masa. CV. Aneka Solo.
  2. Sugianto, S.Pd.I. 2000. Kumpulan Ringkasan Kultum. CV. Contras Singkawang.

“Manfaat Puasa”: Kultum Malam Ke 3 Ramadhan
Nunggu Buka Puasa
Auzubillahimnassaitonirrojim, Bismillahirohmanirrohim, Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh.

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang dibahagian oleh Allah SWT. Malam ini adalah malam ketiga kita melaksanakan sholat sunat tarawih dan witir serta tadarus.

Judul kultum saya beri judul dengan “Manfaat puasa”, namun sebelumnya saya akan mengkhabarkan bahwa pahala sholat tarawih malam ini adalah (Klik di sini “Fadilah Sholat Tarawih Malam Ketiga1434 H”).    

Para jamaah yang dimuliakan Allah SWT, hikmah puasa itu ada empat macam yaitu:
1.            Tanda terima kasih kita kepada Allah SWT.
Maksudnya karena semua ibadah mengandung terima kasih atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita yang tidak terbatas dan tidak ternilai harganya, seperti melihat, mendengar, bicara dan lain-lain sebagainya. Tanda terima kasih kepada Allah SWT adalah sebagai tanda kita mengucap syukur kehadirat-Nya.

2.            Didikan kepercayaan.
Maksudnya seseorang yang telah sanggup menahan dan mengendalikan hawa nafsunya. Sehingga hati kita merasa atau menjadi malu untuk melakukan perkara-perkara yang dilarang oleh Allah Subhanahu Wata’ala, walaupun tiada orang yang melihat, meskipun kita berada di dalam kamar yang tertutup rapat dan gelap.  

3.            Didikan perasaan belas kasih terhadap fakir miskin.
Maksudnya semua fakir miskin merasakan sakit dan pedih serta perih, karena perut keroncongan, maka dengan puasa timbul fikiran belas kasihan dan kita ingin menolong fakir miskin tersebut. Namun bagi orang-orang yang mau berfikir.
Ingat, kaya dan miskin semuanya sama dihadapan Tuhan yang Maha Esa, yang membedakan kita hanyalah iman dan taqwanya. Maka dari itu santunilah fakir miskin dan anak-anak yatim.

4.            Kesehatan.
Maksudnya dengan puasa kita bisa sehat, sebagaimana hadist Rasulullah SAW yang artinya “berpuasalah kamu supaya kamu sehat”. Orang yang banyak makan dan tidak teratur, maka orang itu akan jadi malas, jadi ngantuk atau bisa jadi sakit. Karena kesehatan tubuh menjadi tidak seimbang. Dengan puasa berarti memberikan kesempatan kepada perut untuk istirahat. Dan dalam hadits lain Rasulullah SAW mengatakan “makan dan minumlah kamu, tapi jangan berlebih-lebihan”.

Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin.... Wasalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh....baca juga materi kultum tentang Hikmah Puasa (klik disini)

Sumber/Daftar Pustaka:
  1. Mahfudli Sahly. 1995. Pedoman Khutbah Jum’at dari Masa ke Masa. CV. Aneka Solo.
  2. Sugianto, S.Pd.I. 2000. Kumpulan Ringkasan Kultum. CV. Contras Singkawang.

“Melawan Hawa Nafsu”: Kultum Malam Ke 2 Ramadhan
Melawan Nafsu
Auzubillahimnassaitonirrojim, Bismillahirohmanirrohim, Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh.

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang dibahagian oleh Allah SWT. Malam ini adalah malam kedua kita melaksanakan sholat sunat tarawih dan witir serta tadarus.

Judul kultum saya beri judul dengan “melawan hawa nafsu”, namun sebelumnya saya akan mengatakan bahwa pahala sholat tarawih malam ini adalah (Klik di sini “Fadilah Sholat Tarawih MalamKedua 1434 H”).    

Para jamaah yang dimuliakan oleh Allah SWT, melawan hawa nafsu itu adalah jihad yang paling besar. Pintu sorga akan terbuka bagi orang-orang yang mau menggunakan kesempatan ini pada bulan Ramadhan. Dulu pernah Allah berfirman pada Nabi Musa, As yang berbunyi “adalah umat Muhammad telah diberi dua cahaya agar mereka tidak dicelakakan oleh dua kegelapan”. Lalu Nabi Musa bertanya “Wahai Tuhanku, apakah dua cahaya itu?”. Lalu Allah SWT berfirman,”dua cahaya itu adalah cahaya bulan Ramadhan dan cahaya Al-Quran”. Lalu Nabi Musa bertanya lagi, “wahai Tuhanku, apakah dua kegeapan itu?”. Kemudian Allah SWT berfirman lagi “dua kegelapan itu adalah kegelapan di dalam kubur dan kegelapan di hari kiamat”. Itulah cerita dari dalam kitab “Durratul Wa’izhin”.

Para jamaah yang berbahagia, sehubungan dengan semua itu, mari kita beramal dengan iklas dan khusuk serta gembira. Mari kita jauhi segala perbuatan mungkar, mari kita tinggalkan kebiasaan buruk, seperti berdusta, memfitnah, menggosipkan orang, membuat isu-isu yang bukan-bukan dan lain sebagainya. Yang pastinya semua itu harus kita tinggalkan, kita harus melawan hawa nafsu kita yang akan merusak iman. Karena bagi siapa yang menurutkan hawa nafsunya itu adalah sebagian dari amalan-amalan setan yang durjana, maka nerakalah tempatnya nanti. Nauzubillahiminzalik

Pada bulan Ramadhan ini kita tidak hanya menahan lapar dan dahaga, kita juga menahan hawa nafsu kita dari melakukan perbuatan yang bukan-bukan atau yang tidak-tidak, melakukan sek di siang hari, juga tidak boleh.

Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin.... Wasalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh....

Sumber/Daftar Pustaka:
  1. Mahfudli Sahly. 1995. Pedoman Khutbah Jum’at dari Masa ke Masa. CV. Aneka Solo.
  2. Sugianto, S.Pd.I. 2000. Kumpulan Ringkasan Kultum. CV. Contras Singkawang.

Kumpulan kultum Sholat Tarawih & Puasa Ramadhan
Kultum Ramadhan 
Kultum adalah kuliah tujuh menit yang dilakukan atau disampaikan pada saat bulan puasa atau bulan ramadhan, para dai atau ustaz atau pak haji serta tokoh masyarakat selalu akan berkultum sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan oleh pengurus masjid yang bersangkutan.

Disini akan kami sajikan kumpulan kultum dari hari ke hari, silakan akses ke materi Kultum satu bulan ramadhan (klik disini) juga kami sertakan hikmah keutamaan puasa ramadhan selama satu bulan (klik disinidan fadilah sholat tarawih selama satu bulan (klik disini).

Marhaban ya ramadhan...... Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT.  



Bulan Ramadhan 
Auzubillahimnassaitonirrojim, Bismillahirohmanirrohim, Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh.

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang dibahagian oleh Allah SWT. Malam ini adalah malam pertama kita melaksanakan sholat sunat tarawih dan witir serta tadarus. Nanti dini hari kita semua akan melaksanakan sahur di rumahnya masing-masing. Pada malam ini saya akan memberikan kultum yang singkatan dari “kuliah tujuh menit” bisa juga kali ya “kuliah tujuh belas menit” atau “kuliah tujuh puluh menit”, itu bukan kuliah ya... tapi ceramah, ha ha ha ..... 

Judul kultum saya beri judul dengan “bulan suci ramadhan”, namun sebelumnya saya akan mengatakan bahwa pahala sholat tarawih malam ini adalah (Klik di sini “Fadilah Sholat Tarawih Malam Pertama 1434 H”)
Para jamaah yang dimuliakan oleh Allah SWT, mari kita sambut bulan suci yang mulia ini, yaitu bulan Ramadhan dengan penuh rasa cinta dan gembira. Mari kita panjatkan rasa sukur kepada Ilahi, atas karunia dan nikmatnya pada kita semua. Di mana kita telah diberi panjang umur, sehingga kita memasuki bulan Ramadhan dengan tenang dan khusuk. Itulah karunia yang amat besar, sebab hidup di bulan Ramadhan berarti kita diberi kesempatan untuk beribadah, meraih pahala sebanyak-banyaknya. Mari kita berlomba-lomba merebut peluang yang besar ini. Karena bulan ini sangat berbeda dengan bulan-bulan yang lainnya.

Pada bulan Ramadhan ini, seandainya kita semua mengetahui apa yang terdapat di dalam bulan Ramadhan, niscaya kita menginginkan agar semua tahun itu menjadi bulan Ramadhan. Karena sesungguhnya kebaikan berkumpul di bulan ini. Ketaatan diterima oleh Allah Subhanahu Wata’ala, do’a dikabulkannya, semua dosa diampuni dan sorgapun rindu kepada kita. Sungguh bulan ini merupakan ajang persaingan yang hebat, untuk kita saling berlomba memperbanyak amal-amal, memperbanyak pahala, mempertebal iman dengan melawan hawa nafsu kita.

Pada bulan Ramadhan ini kita tidak hanya menahan lapar dan dahaga, kita juga menahan hawa nafsu kita dari melakukan perbuatan yang bukan-bukan atau yang tidak-tidak. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin....

Wasalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh....
    
Sumber/Daftar Pustaka:
  1. Mahfudli Sahly. 1995. Pedoman Khutbah Jum’at dari Masa ke Masa. CV. Aneka Solo.
  2. Sugianto, S.Pd.I. 2000. Kumpulan Ringkasan Kultum. CV. Contras Singkawang.

Petua Melayu Sambas Untuk Menghilangkan Jerawat
Jerawat
Petua Melayu Sambas Untuk Menghilangkan Jerawat
Banyak sekali petua yang ada di Indonesia ini,khususnya suku melayu, akan tetapi pada suku-suku yang ada di dunia pun, banyak petua-petua warisan dari nenek moyang mereka. Kita tidak membahas petua yang lain, akan tetapi sekarang kita akan membahas petua dari Kerajaan Sambas (Kabupaten Sambas). Petua apakah itu? Sebuah petua untuk menghilangkan jerawat, selain dari obat-obatan kimiawi atau obat tradisional yang ada di pasaran.

Anda mau tau apa petua tersebut? Petua tersebut adalah “kolor”. Maaf jika agak kurang sopan, akan tetapi itulah kenyatannya. Percaya atau tidak, buktikan sendiri, setelah itu baru tau, tidak salahnya untuk dicoba, karena orang tidak tau kita melakukan hal tersebut, karena kita melakukannya di dalam kamar mandi atau di sungai.

Caranya tidak susah, ambil saja kolor anda, kemudian dibersihkan, setelah itu sapukan hingga merata, seperti melap wajah lah gitu, lakukan tiga kali sehari. Kemudian cuci dengan air bersih, lakukan terus-menerus secara kontiyu. Selamat mencoba..........   

Terapi Bisa Ular Dapat Menghilangkan Jerawat Dan Menghaluskan Kulit
Terapi Ular
Terapi Bisa Ular Dapat Menghilangkan Jerawat Dan Menghaluskan Kulit
Dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang. Banyak orang menciotakan sesuatu yang aneh-aneh agar bisa poularitas atau terkenal. Dan pula banyak orang yang berkreasi atau menciptakan sesuatu yang baru dalam segala bidang, tidak luput pula dala hal pengobatan. Ambil contoh misalnya untuk mengobati jerawat. Dulu jerawat bisa diobati dengan petua, obat tradisional, atau kimia. Sekarang sudah dilakukan terapi bisa ular untuk menghilangkan jerawat. Sebelumnya orang  juga menggunakan laser untuk membaguskan wajah dari jerawat.

Dulu, bisa ular sangat ditakuti karena dapat membunuh dengan cepat, Sekarang bisa ular dijadikan terapi untuk menghilangkan jerawat. Hebat bukan? Namun, apakah itu tidak berbahaya? Ya pasti berbahayalah. Kenapa? Karena bisa ular tersebut masuk ke dalam pori-pori manusia, setelah itu akan menjalar keseluruh tubuh, kemudian orang tersebut akan sakit, karena bisa ular telah masuk ke dalam sel darahnya, akan tetapi memakan waktu yang sedikit agak lama, pelan tapi pasti. Mereka tidak mengetahuinya, akan tetapi, lihat saja nanti ya. Selamat membuktikan ucapan saya.............. penulis

Apakah Dengan Wuduk Jerawat Bisa Berkurang?
Wuduk
Apakah Dengan Wuduk Jerawat Bisa Berkurang?
Ketika seorang Guru Pendidikan Agama Islam mengajar di kelas XI IPS 1 SMA Negeri 10 Singkawang. Ia ditanya oleh salah satu muridnya yang bernama Misliana. Murid itu bertanya; “pak apakah dengan wuduk jerawat kita bisa hilang?” pak guru pun menjawab. “O iya, sudah tentu bisa, karena dengan berwuduk lima kali sehari wajah kita menjadi bersih. Debu-debu yang menempel diwajah akan hilang. Apalagi ditambah dengan wuduknya sholat sunat, jadi wajah kita senantiasa bersih. Jelas pak guru.

Murid itu bertanya lagi; “alasan ilmiahnya apa pak?” tanya siswanya (Misliana). Pak guru menjawab “alasannya ialah karena jerawat terjadi karena wajah kita kotor, banyak kotoran yang menempel pada wajah kita”. Jelas pak guru. Siswanya mengangguk-angguk apakah mengerti atau bingung dengan penjelasan pak guru.

Dengan wuduk, sebenarnya kita akan awet muda, wajah kita akan senantiasa bersinar dan berseri-seri, wuduk dilakukan bukan hanya waktu sholat saja, silakan berwuduk (senantiasa berwuduk) kapanpun atau dimanapun, meskipun bukan waktu sholat. Itulah fadilah dari orang yang suka atau mengamalkan wuduk. Jelas pak guru.

Nah, bagi kita semua, jika suka berwuduk, maka wajah kita akan senantiasa bersih, inti dari wuduk sebenarnya adalah selalu mencuci muka atau wajah, kapan pun dan di mana pun kita berada. Jika orang Islam ya berwuduk, itu bagus. Karena wuduk bukan hanya untuk sholat saja. Jika kita senantiasa berwuduk, maka tubuh kita akan senantiasa bersih dari hadas besar maupun hadas kecil.

Semoga bermanfaat ya...................................

Kultum Fadilah Sholat Tarawih Selama Satu Bulan Ramadhan
Sujud
Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah. Sepanjang bulan ini pemeluk agama Islam di seluruh dunia melakukan serangkaian aktivitas keagamaan termasuk di dalamnya berpuasa, salat tarawih, witir, dan tadarusan. Pada bulan ini juga diturunkannya Al-Quran, pada bulan Ramadhan mencari malam Laylatul Qadar, memperbanyak membaca Al-Quran (tadarusan). Kemudian diakhiri dengan membayar zakat fitrah dan rangkaian perayaan Idul Fitri. Kekhususan bulan Ramadhan ini bagi pemeluk agama Islam tergambar pada Al-Quran pada Surat Al-Baqarah ayat 185 yang artinya:

“Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). karena itu, Barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan Barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur”.

Fadilah Sholat Tarawih Selama Satu Bulan

1.              Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam pertama bulan Ramadhan Baca selengkapnya
2.            Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam kedua bulan Ramadhan Baca selengkapnya
3.         Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ketiga bulan Ramadhan Baca selengkapnya
4.           Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam keempat bulan Ramadhan Baca selengkapnya
5.        Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam kelima  bulan Ramadhan Baca selengkapnya
6.       Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam keenam bulan Ramadhan Baca selengkapnya
7.        Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ketujuh  bulan Ramadhan Baca selengkapnya
8.         Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam kedelapan bulan Ramadhan Baca selengkapnya
9.        Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam kesembilan bulan Ramadhan Baca selengkapnya
10.     Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam kesepuluh bulan Ramadhan Baca selengkapnya
11.      Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke sebelas bulan Ramadhan Baca selengkapnya
12.     Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam kedua belas bulan Ramadhan Baca selengkapnya
13.      Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke tiga belas bulan Ramadhan Baca selengkapnya
14.  Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke empat belas bulan Ramadhan Baca selengkapnya
15.        Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke lima belas bulan Ramadhan Baca selengkapnya
16.        Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke enam belas bulan Ramadhan Baca selengkapnya
17.       Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke tujuh belas bulan Ramadhan Baca selengkapnya
18.      Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke delapan belas bulan Ramadhan Baca selengkapnya
19.        Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke sembilan belas bulan Ramadhan Baca selengkapnya
20.       Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke dua puluh bulan Ramadhan Baca selengkapnya
21.        Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke dua puluh satu bulan Ramadhan Baca selengkapnya
22.      Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke dua puluh dua bulan Ramadhan Baca selengkapnya
23.     Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke dua puluh tiga bulan Ramadhan Baca selengkapnya
24.      Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke dua puluh empat bulan Ramadhan Baca selengkapnya
25.        Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke dua puluh lima bulan Ramadhan Baca selengkapnya
26.       Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke dua puluh enam bulan Ramadhan Baca selengkapnya
27.       Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke dua puluh tujuh bulan Ramadhan Baca selengkapnya
28.        Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke dua puluh delapan bulan Ramadhan Baca selengkapnya
29.        Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke dua puluh sembilan bulan Ramadhan Baca selengkapnya
30.        Keutamaan atau hikmah Sholat Tarawih pada malam ke tia puluh bulan Ramadhan Baca selengkapnya

Catatan: “Orang yang mendapat seperti di atas ini, tentu saja mereka yang mengerjakan puasa, tarawih, witir dan amal lainnya dengan iman dan yakin serta taqwa, hanya mengharap ridho Allah semata-mata”.

Sumber/Daftar Pustaka: Risalah Fiqh Islam, Ust Labib Mz-Drs. Harniawati, Surabaya 2006




Petua Celana Dalam Laki-Laki Dan Perempuan Dapat Menghilangkan Jerawat
Celana Dalam
Petua Celana Dalam Laki-Laki Dan Perempuan Dapat Menghilangkan Jerawat

Aduh jerawat bikin bandel, coba lihat wajah para artis begitu mulus seperti syahrini atau celsi atau agnes monika, semuanya cantik-cantik belaka. Bagaimana ya cara mereka memelihara wajah mereka? Apakah mereka pergi ke salon atau terapi ular untuk menghilangkan jerawat? Atau mungkin........................n, dengan celana kolor mereka? Ah.............. tidak mungkin, mereka kan orang kaya, banyak uangnya, apa saja yang mau mereka beli tentu saja bisa. Bagi mereka jerawat itu adalah hal yang kecil, bawa ke salon saja sebentar, jerawat kabur dengan cepat.

Tapi  bagaimana dengan kita? Yang hanya gaji suami pas-pasan, atau sebaliknya. Gaji istri yang cukup buat makan. Lalu bagaimana yang hanya petani atau pedagang asogan? Kesemua kita tidak punya duit banyak untuk belanja kosmetik atau ke salon.

Akan tetapi pemirsa, anda jangan kecil hati, penulis akan berbagi kepada pemirsa suatu obat atau petua dari nenek saya yang ampuh untuk menghilangkan jerawat. Apa itu? Tiada lain adalah celana dalam kita sendiri. Kok bisa, apakah itu ilmiah? Ya bisa, ya pasti tidak ilmiah. Karena belum diteliti. Tapi apa hubungannya celana dalam sama jerawat bisa hilang. Namanya aja petua. Ya mau percaya atau tidak terserah, tapi banyak yang coba berhasil tu. Lalu bagaimana caranya.

Caranya sebagai berikut;
Setelah kita selesai mandi, cucilah celana dalam kita dengan sabun atau pewangi pakaian, setelah dianggap bersih, sapukan keseluruh wajah yang dari atas ke bawah secara merata. Lakukan beberapa kali hingga anda yakin, bahwa semuanya sudah tersapu. Jika sudah selesai, basuh muka atau wajah kita dengan air suam-suam kuku. Lakukan setiap selesai mandi (tiga kali sehari).

Selamat mencoba, semoga jerawatnya cepat kabur ya...........silakan beri komen jika anda sudah pernah mencoba............ penulis berasal dari Sambas Kalimantan Barat, ini petua melayu, jika percaya silakan, jika tidak juga tidak apa....