Desember 2016

Apakah Allah itu dekat denganmu?
Subhanallah 
Allah (God) merupakan satu perwujudan dari zat yang Maha-berkuasa, Maha-mengetahui, dan Maha-Penyanyang; yang disembah oleh manusia. Tanggapan mengenai Allah berbeda-beda pada tiap-tiap agama, seperti dalam agama Abrahamik (Ibrahim) yakni Kristen, Yahudi, dan Islam, serta agama politeis. Tetapi walaupun demikian, Allah merupakan satu konsep yang boleh dijumpai secara universial pada setiap bangsa.

Allah adalah satu-satunya Tuhan (tanpa sekutu), Sang Pencipta, Hakim dari seluruh makhluk, Maha Kuasa, Maha Penyayang, Maha Pemurah dan Tuhan dari Ibrahim, Ismail, Ishaq, Yakub, Musa, Dawud, Sulaiman, Isa, dan Muhammad. Dan sesungguhnya Allah itu dekat dengan kita, kitalah yang telah menjauh darinya.

Perhatikanlah firman Allah SWT dalam Al-Quran yang artinya “dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (QS. Al-Baqarah: 186).

Dan perhatikan pula firman-Nya, yang artinya “dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” (QS. Qaaf: 16).

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman yang artinya “Katakanlah: "Jika aku sesat Maka Sesungguhnya aku sesat atas kemudharatan diriku sendiri; dan jika aku mendapat petunjuk Maka itu adalah disebabkan apa yang diwahyukan Tuhanku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha mendengar lagi Maha Dekat” (QS. Saba’: 50).

Dalam Al-Quran Surah Huud ayat 61 diterangkan “dan kepada Tsamud (kami utus) saudara mereka shaleh. Shaleh berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya*, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku Amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya)”.
Keterangan*: Maksudnya ialah manusia dijadikan penghuni dunia untuk menguasai dan memakmurkan dunia. (QS. Huud: 61).

Firman Allah SWT yang artinya “dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah Amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik” (QS. Al-A’raaf: 56).

Jadi, mengapa kita ragu dengan kebesaran Allah, dan mengapa kita menjahui segala rahmat Allah yang telah diberikannya kepada kita (manusia). Mari kita berjalan pada jalur yang telah ditentukan Allah. Dekatlah dengannya, karena kita sudah jauh,,, jauh,,, dan jauh,,,, mendekatlah kepada-Nya, selagi kita diberi WAKTU. Semoga bermanfaat buat kita semua….

Apakah Allah itu dekat denganmu?
Punya mata tapi tidak bisa melihat (Buta)  
Mengapa Allah tidak bisa dilihat? Pertanyaan konyol yang alay dan dianggap lucu serta tidak penting menurut kebanyakan orang. Namun, jika kita pikirkan pertanyaan itu sangat bagus untuk dibahas. Mungkin para guru di sekolah dan orang tua di rumah pernah mengalami hal atau mendapatkan pertanyaan dari anak atau siswa seperti kalimat di atas.

Berikut ini saya mencoba memberikan jawaban ilmiah (masuk akal) dengan pertanyaan tersebut, “mengapa Allah SWT tidak bisa dilihat?” Jawabannya adalah Allah tidak bisa dilihat karena “ALLAHU AKBAR ALLAH MAHA BESAR”. Itulah alasan atau jawaban mengapa Allah tidak bisa dilihat. Allah tidak bisa dilihat karena BESAR. SAYA ulangi karena ALLAH BESSARRRR, DAN MAHA BESARR…

Teori atau alasannya adalah:
1.            Adanya pepatah yang mengatakan “gajah di depan mata tidak dapat dilihat, sedangkan kuman diseberang lautan dapat terlihat”. Berarti orang-orang terdahulu juga sependapat bahwa, gajah itu besar hingga tidak tahu bahwa gajah di depannya.

2.            Coba lihat tembok dengan jarak 2-5 meter, tembok akan terlihat dengan warna, ukuran, dan tingginya, iya khan…? Kemudian, coba berjalan semakin dekat,,, semakin dekat,,, semakin dekat,,, dekat,,, dekat,,, dan dekat hingga berjarak sejengkal (sekillan), apakah tembok akan terlihat sama seperti yang tadi? Tentu tidak bukan… tembok tidak lagi terlihat.

3.            Anda ingat dengan cerita tiga orang buta yang memegang gajah? Salah satu orang buta memegang ekornya, yang satunya memegang telinganya, yang satunya lagi memegang tubuhnya. Setelah ditanya banyak versi yang mereka ucapkan tentang gajah tersebut.
a.       Yang memegang ekornya mengatakan gajah itu panjang.
b.      Yang memegang telinganya mengatakan gajah itu lebar.
c.       Yang memegang tubuh gajah mengatakan bahwa gajah itu bulat dan besar.

Begitupulalah manusia (kita) mempunyai banyak versi dan pendapat tentang ALLAH, ada yang mengatakan Allah seperti ini, seperti itu, begini dan begitu, dan lain-lainnya. Coba perhatikan firman Allah SWT dalam Al-Quran yang artinya “Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia” (QS. Al-Ikhlas: 1-4).

4.             Sekarang coba lihat telapak tangan anda, nampak dengan jelas bukan? Warnanya agak keputihan atau kemerahan serta ada lima jemari yang cantik molek. Nah, sekarang coba dekatkan kepelupuk anda, semakin dekat,,, semakin dekat,,, semaikin dekat,,, dekat,,, dekat,,, dekat,,, dan stop,,, dengan jarak 1 cm. Nah, sekarang apakah anda bias melihat telapak tangan dan jemari anda ang cantik molek tersebut? Tentu tidak bukan? Mengapa demikian? Jawabannya karena besar dan dekat. Gan… sesungguhnya Allah itu dekat dengan kita,,, kitalah yang telah menjauh dari-Nya. 

Itulah beberapa alasan yang dapat saya paparkan kepada pemirsa, semoga bermanfaat, sukses ya…

Mengapa Allah disebut Maha Kaya?
Allah Maha Kaya
Allah Subhanahu Wataala adalah Tuhannya umat Islam. Umat Islam mengerjakan sholat lima waktu sehari semalam sebagai perwujudan sujud kepada Sang Pencipta, yaitu Allah Azza Wazalla. Allah disebut dengan Maha Kaya adalah karena rumahnya banyak. Rumahnya ada di mana-mana, disetiap dusun, di setiap desa, disetiap kecamatan, kabupaten, provinsi, negara, dan bahkan dunia. Oleh sebab itulah Allah SWT dijuluki dengan Maha Kaya. Kita (manusia) hanya ngontrak di dunia ini, setiap hari kita harus bayar dengan amal ibadah kita kepada Allah sebagai imbalan atau harga kontrakkan kita.

Seharusnya manusia sadar diri, bahwa dia hidup hanya ngontrak dan sementara. Bayarlah uang kontrakan itu walaupun harus nyicil. Bukti lain banyak tentang kekayaan Allah Swt tersebut.  Yang dimaksudkan dengan rumah Allah di atas adalah tempat ibadah, yaitu mushola, langgar, atau masjid.  Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Wahai umat manusia! Kalian adalah fakir kepada Allah. Adapun Allah, maka Dia Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS. Fathir: 15).

Imam Ibnul Jauzi rahimahullah menerangkan: “Kalian fakir kepada Allah” artinya kalian membutuhkan kepada-Nya. “Adapun Allah, maka Dia Maha Kaya” artinya tidak membutuhkan ibadah kalian. “lagi Maha Terpuji” yaitu senantiasa terpuji di hadapan makhluk-Nya karena segala bentuk ihsan/kebaikan yang dicurahkan-Nya untuk mereka (lihat Zaadul Masir, hal. 1160).

Imam Ibnu Qayyim rahimahullah menerangkan: Kebutuhan setiap hamba untuk beribadah kepada Allah semata dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun (baca: kebutuhan terhadap tauhid) adalah kebutuhan yang tidak bisa diserupakan dengan sesuatu apapun. Walaupun hal itu bisa saja diserupakan dari sebagian sisi dengan kebutuhan badan terhadap makanan, minuman, dan nafas (udara). Akan tetapi sebenarnya antara kedua hal ini terdapat perbedaan yang sangat banyak. Karena sesungguhnya jati diri seorang hamba tersimpan di dalam hati dan ruhnya. Sementara tidak akan baik hal itu tanpa pertolongan dari (Allah) sesembahannya yang sejati, yang tidak ada sesembahan yang benar kecuali Dia. Hatinya tidak akan pernah merasa tenang kecuali dengan dzikir kepada-Nya. Tidak merasakan tentram kecuali dengan mengenal dan mencintai-Nya.




Ilustrasi: Gajah 
Mentari memancar dengan cerah di pagi hari, waktu itu salah seorang mahasiswa pada perguruan tinggi yang ada di Kota Singkawang melaksanakan tugas hariannya di salah satu SMA yang ada di Kota Singkawang, yaitu SMA Negeri 10 Singkawang. Sedangkan Mahasiswa tersebut kuliah pada Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syarif Abdurrahman Singkawang. Pertama sekali ia masuk ke kelas XII IPS 2, ia diperolok-olok oleh murid-muridnya, maklum hanya Mahasiswa PPL yang masih bau cabe’. Beberapa waktu kemudian, Guru PPL tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya sekitar materi yang disampaikan.

Guru PPL      :     “Ada yang ingin bertanya mengenai materi yang disampaikan, atau ada yang belum jelas?”, tanya Pak Guru PPL.
Siswa            :     “Saya, Pak…” kata salah seorang siswa.
Guru PPL      :     “Iya, kamu Andre… apa yang ingin kamu tanyakan…?”, jawab Guru PPL dan balik bertanya.
Siswa            :     “Tapi pertanyaan saya jauh dari materi Pak, bolehkah….”, jawab siswanya si Andre (bukan nama sebenarnya red).
Guru PPL      :     “Ya… tidak apa-apa, saya akan berusaha untuk menjawabnya”, jawab Guru PPL kepada si Andre.
Siswa            :     “Begini Pak, Allah kan Maha Kuasa semuanya, makanya Allah SWT disebut Maha Kuasa. Tapi,,, bisakah Allah memasukkan seekor gajah ke lubang jarum jahit?”, siswa itu bertanya sambil tersenyum-senyum. Sedangkan siswa yang lain tertawa terbahak-bahak.
Siswa            :     “Rasa dech lho… pasti kamu tidak bisa menjawabnya… tak kerjain lho ma kami…. Lho belum tau sispa kami, he he he ….”, ucap lirih siswa tersebut terdengar oleh Guru PPL.
Ternyata setahun yang lalu, kakak tingkatnya juga dikerjain oleh siswa-siswa SMA yang ada di Kota Singkawang. Bahkan berdasarkan cerita dari senior, banyak mahasiswa yang dikerjain oleh siswa menangis, terutama mahasiswi. Tapi lain dengan Guru PPL ini, ia santai… dan enjoy menerima pertanyaan seperti itu.  
Guru PPL      :     “Pertanyaan yang bagus, Andre… tepuk tangan buat Andre”, kata Guru PPL sambil tepuk tangan kecil-kecil diikuti oleh para siswa yang lainnya.
                           “Selama ini saya belum pernah menerima pertanyaan seperti itu, pertanyaan yang alay namun punya arti yang tinggi, bisakah Allah memasukkan seekor gajah ke lubang jarum jahit?. Adakah diantara kalian yang bisa menjawab pertanyaan si Andre?”, tanya Guru PPL.  
Siswa            :     “Jika kami bisa, Pak… kami tidak bertanya dengan Bapak”, jawab siswa yang lainnya, teman si Andre. Namanya adalah Maman (bukan nama sebenarnya red). Siswa yang lain tertawa terbahak-bahak. Emang ada yang lucu ya…
Guru PPL      :     “emang ada yang lucu ya”, ucap hati Guru PPL. Baiklah saya akan menjawab pertanyaan kalian. Jawabnya gampang saja, Allah pasti bisa, karena Allah Maha Kuasa dan Perkasa, baginya tidak ada yang mustahil di dunia ini, apalagi hanya memasukkan seekor gajah ke lubang jarum jahit?.
Siswa            :     “Caranya, Pak…yang logika, Pak… bukan dengan menunjukkan kekuasaan Allah”, kata siswa yang lainnya. 
Guru PPL      :     “Caranya, ya… kalian mau tahu caranya ya… sebenarnya ada dua cara untuk memasukkan gajah ke dalam lubang jarum”, jawab Guru PPL.
Siswa            :     “Apa tu, Pak?!”, jawab anak-anak serentak.
Guru PPL      :     “Yang pertama adalah, Allah menjadikan gajah itu benang dan memberi label benang tersebut dengan cap gajah duduk seperti kain yang bapakmu pakai, kain cap gajah… itulah gajah yang sudah Allah masukkan ke dalam lubang jarum hingga dipakai diseluruh Indonesia.
Siswa            :     “Ooooo… hebat… hebat…lalu yang kedua, Pak.. apa?”, tanya Andre semakin semangat. 
Guru PPL      :     “Yang kedua adalah, dengan membuat jarum jahit lebih besar dari gajah, maka gajah akan lebih mudah dimasukkan oleh Allah ke dalam lubang jarum. Benar tidak…!”, jawab Guru PPL dengan santai dan balik bertanya.
Siswa            :     “Benar… benar…hebat… hebat… hebat, Pak. Logika sekali jawaban Bapak”, kata si Andre.
Guru PPL      :     “Kalian mau cerita”, tanya Guru PPL kepada seluruh siswa.
Siswa            :     “Mau Pak…”, jawab siswa serentak.
Guru PPL      :     “Baiklah, dulu Abu Nawas diuji oleh Sang Raja, lesung batunya telah pecah, dan Abu Nawas disuruh oleh Raja untuk menjahitnya. Abu Nawas diberi tempo 3 hari oleh Sang Raja, jika Abu Nawas tidak dapat menjahit lesung batu tersebut, maka Abu Nawas akan dibunuh oleh Sang Raja. Abu Nawas kebingungan, ia susah memikirkan semuanya, jika tidak dapat menjahit lesung batu tersebut, maka ia akan dibunuh. Singkat cerita, Abu Nawas kembali menemui Sang Raja, ia sudah puny ide yang akan dikhabarkannya kepada Sang Raja. Ada yang tau apa itu?”, tanya Guru PPL.
Siswa            :     “Tidak tau, Pak”, jawab anak-anak serentak.
Guru PPL      :     “Kemudian datanglah Abu Nawas mendatangi Sang Raja, raja berkata kepada si Abu Nawas. “Apakah kau sudah menjahit lesung batuku Abu Nawas?” Tanya Sang Raja. Abu Nawas menjawab. “Ampun Tuanku, hamba bias menahit lesung batu Tuanku, namun sebelumnya, hamba mohon Tuanku untuk membuat jarum dan benang dari bahan lesung batu ini, setelah itu, barulah hamba menjahit lesung batu Tuanku. Bagaimana Tuanku, esok hamba akan kemari lagi untuk menambil jarum dan benangnya”, kata Abu Nawas. Sang Raja bingung, ternyata Abu Nawas memang cerdik dan bijaksana.

Kembali kepada judul di atas, bahwa tidak ada yang mustahil di dunia ini, jika Allah berkehendak cukup Allah berkata Kun Payakun sebagaimana firman Allah SWT yang artinya “Sesungguhnya Perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", Maka jadilah ia” (QS. An-Nahl: 40).

Firman Allah SWT yang artinya “Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" Maka terjadilah ia” (QS. Yaasiin: 82). Jadi tidak ada yang mustahil bagi Allah Swt….apalagi hanya memasukkan seekor gajah ke lubang jarum jahit. Jika anda penasaran klik di sini  “Allah Maha Mengetahui, namun ada 1, Allah yang tidak tau!”.


Terbongkarnya Satu Hal yang Tidak Allah Ketahui
Allah is the reason why even in pain I
Sebelumnya penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pembaca yang budiman, bukan maksud penulis untuk menghina atau menyudutkan serta menyinggung perasaan bapak-ibu haji atau para da’i tentang artikel penulis yang lalu yang berjudul “Allah Maha Mengetahui, namun ada 1, Allah yang tidak tau!”. Dengan adanya artikel penulis tersebut, banyak pula komentar yang berdatangan, dengan ini maka penulis akan menjelaskan sebuah fakta bahwa Allah tidak tahu akan satu hal itu. Mungkin selama ini kita tidak mengetahui serta memikirkan hal itu.

Selama ini kita mengetahui bahwa Allah itu Maha Mengetahui dan mempunyai nama sembilan puluh sembilan. Sembilan puluh sembilan nama tersebut yang kita ketahui disebut dengan “Asmaulhusna” yang mempunyai makna “Nama-nama Allah yang baik”. Dengan adanya nama-nama Allah yang baik itu, maka kita selayaknyalah memohon kepada-Nya dengan nama-nama-Nya tersebut.

Perhatikan firman Allah Subhanahu Wata’ala dalam Al-Quran surah Al-Mu’min ayat 60 yang artinya “dan Tuhanmu berfirman: "Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku* akan masuk neraka Jahannam dalam Keadaan hina dina” (QS. Al-Mu’min: 60). Keterangan* Yang dimaksud dengan menyembah-Ku di sini ialah berdo’a kepada-Ku.

Untuk mengetahui info lebih banyak klik di sini “Kapan Allah Akan Mengabulkan Do’a, Harapan & Impian Hambanya?

Firman Allah Subhanahu Wata’ala dalam Al-Quran yang artinya “….. sehingga datanglah janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji” (QS. Ar-Ra’d: 31).

Berdasarkan terjemahan ayat di atas, bahwa Allah akan selalu menepati janjinya. Sebagaimana apa yang telah kita janjikan kepada Allah sewaktu kita masih kecil. Allah SWT berjanji akan memberi kita rezki lewat ibu kita, yaitu air susu.

Dengan begitu, apa yang telah Allah SWT sampaikan kepada kita sewaktu kita dalam kandungan ibu kita, hingga kita hidup di dunia, Allah selalu menepati janjinya. Begitu juga dengan imbalan orang-orang yang berinfak atau sedekah, maka rezkinya akan selalu bertambah karena ditambah oleh Allah SWT.

Lalu, apa hubungannya janji Allah dengan judul artikel penulis sebelumnya, yang mengatakan bahwa Allah Maha Mengetahui, namun ada 1, Allah yang tidak tau!”. Hubungannya adalah, bahwa sebenarnya yang Allah SWT tidak ketahui adalah BERBOHONG”. Apakah selama ini Allah SWT telah membohongi kita? Apakah selama ini Allah tidak memperkenankan do’a kita? Orang-orang Non Muslim saja diberi rezki oleh Allah SWT, karena Allah sudah berjanji kepadanya akan memberi rezki. Oleh sebab itulah Allah maha Pengasih dan Maha Penyayang. Allah kasih mereka, namun tidak Allah sayangi. Jika kita ingin dikasihi dan disayangi oleh Allah Subhanahu Wata’ala, maka laksanakanlah perintah-Nya dan jauhilah larangan-Nya. Jadi yang penulis maksudkan bahwa Allah SWT tidak tahu adalah Allah tidak “tahu berbohong”, karena Allah selalu memenuhi janjinya, sedangkan kita, selalu membohongi Allah SWT dan diri kita sendiri, serta orang lain, baik itu orang tua kita, sanak saudara kita, keluarga kita, teman kita, guru kita, dan siapa saja. Kita telah membohongi diri kita dan orang lain, rakyat membohongi pejabat, dan pejabat menipu rakyat.

Itulah penjelasan penulis mengenai artikel yang lalu, sekali lagi bahwa penulis bukanlah siapa-siapa, penulis hanya mengatakan yang sebenarnya, Al-Qur’an dan Hadits saja mempunyai makna konotasi, dan bukan denotasi, terkadang penulis juga terilham demikian. Bahasa pada Al-Quran dan Hadits kadang bermakna kiasan. Ilmu penulis hanya setitik tinta disamudra luas, bukan setetes, setetes itu terlalu banyak bagi penulis. Jadi sebenarnya penulis membuat judul di atas adalah makna konotasi, akan tetapi benar khan... bahwa Allah tidak tau berbohong,,, manusia lah yang selalu membohongi ALLAH SWT. 

Mudah-mudahan jawaban artikel yang lalu dapat memberikan kepuasan pada pemirsa di manapun berada. Sekali lagi penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya. Wasalam penulis.

Jadikan informasi ini semakin bermanfaat dengan  mem-Bagikan atau men-Share artikel ini lewat sosial media Facebook, Twitter dan lainnya.... Terima Kasih 

Allah SWT Maha Mengetahui, Namun ada 1 Hal yang Allah Tidak Tahu ?
Allah Subhanahu Wataala
Selama ini kita mengetahui bahwa Allah itu Maha Mengetahui dan mempunyai nama sembilan puluh sembilan. Sembilan puluh sembilan nama tersebut yang kita ketahui disebut dengan “Asmaulhusna” yang mempunyai makna “Nama-nama Allah yang baik”.

Perhatikan firman Allah SWT yang artinya “hanya milik Allah asmaa-ul husna*, Maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya**. nanti mereka akan mendapat Balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (Al-A’raaf: 180).
Keterangan*: Maksudnya adalah Nama-nama yang Agung yang sesuai dengan sifat-sifat Allah.
Keterangan**: Maksudnya adalah janganlah dihiraukan orang-orang yang menyembah Allah dengan Nama-nama yang tidak sesuai dengan sifat-sifat dan keagungan Allah, atau dengan memakai asmaa-ul husna, tetapi dengan maksud menodai nama Allah atau mempergunakan asmaa-ul husna untuk Nama-nama selain Allah.

Berdasarkan ayat di atas, Maka Allah Maha Mengetahui, Maka Melihat, Maha Mendengar, Maha Perkasa, Maha Kaya, maha apa saja tanpa terkecuali....
Tapi, apakah pernah terpikir dibenak anda bahwa Allah SWT itu, tidak mengetahui tentang 1 hal?


Mengapa Allah Swt Sakit Hati?
Hati or Qolbu 
Mengapa Allah Swt Sakit Hati

Mengenai judul di atas, Mengapa Allah Swt sakit hati, dan pada siapa Allah sakit hati? Jawabnya adalah Allah sakit hati karena ulah manusia yang selalu berbuat kerusakan dimuka bumi ini.
Bacalah firman Allah swt yang artinya “Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: "Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali[848] dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar." Keterangan: [848]. Yang dimaksud dengan membuat kerusakan dua kali ialah pertama menentang hukum Taurat, membunuh Nabi Syu'ya dan memenjarakan Armia dan yang kedua membunuh Nabi Zakaria dan bermaksud untuk membunuh Nabi Isa a.s. Akibat dari perbuatan itu, Yerusalem dihancurkan (Al Maraghi). (QS. Al Israa': 4)

77. Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS. Al Qashash: 77).

Dan pula mereka saling bunuh membunuh satu sama lainnya. Lihatlah firman Allah swt. yang artinya “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain[411], atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya[412]. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu[413] sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. Keterangan: [411]. Yakni: membunuh orang bukan karena qishaash.
[412]. Hukum ini bukanlah mengenai Bani Israil saja, tetapi juga mengenai manusia seluruhnya. Allah memandang bahwa membunuh seseorang itu adalah sebagai membunuh manusia seluruhnya, karena orang seorang itu adalah anggota masyarakat dan karena membunuh seseorang berarti juga membunuh keturunannya. 413]. Ialah: sesudah kedatangan Rasul membawa keterangan yang nyata. (QS. Al Maa'idah: 32).

Mereka melakukan apa yang dilarang oleh Allah: sek bebas, membunuh anak sendiri, aborsi, merampok, merusak hutan, dan banyak lagi yang laiinya. Itulah sebabnya Allah swt. marah atau sakit hati.

Tapi ingat juga Allah maha Pengampun, kembalilah kepada jalan-jalan Allah, niscaya Indonesia aman sejahtera.


Apakah yang dimaksud dengan Surga DUNIA yang banyak diburu orang?
Surga Dunia
Surga DUNIA Nikmat

Makna atau arti dari kata Sorga (atau bias juga surga) menurut bahasa Sanskerta atau dengan nama lain “kayangan”. Sedangkan Yang dimaksudkan dengan “kayangan” adalah suatu tempat di alam akhirat yang dipercaya oleh para penganut beberapa agama sebagai tempat berkumpulnya roh-roh manusia yang semasa hidup di dunia berbuat kebajikan sesuai ajaran agamanya.

Nah, jika anda ingin mengetahui nama-nama surga ada di bawah ini:
Nama-nama surga serta tingkatan nya ialah:  1). Jannatul Firdaus yaitu sorga yang terbuat dari emas merah. 2). Jannatul ‘Adn yaitu sorga yang terbuat dari intan putih. 3). Jannatun Naiim yaitu sorga yang terbuat dari perak putih. 4). Jannatun Khuldi yaitu sorga yang terbuat dari marjan yang berwarna merah dan kuning. 5). Darus Salam Ma’wa yaitu sorga yang terbuat dari zabarjud hijau. 6). Darus salam yaitu sorga yang terbuat dari yaqut merah. 7.Darul Jalal yaitu sorga yang terbuat dari mutiara putih. 8. Darul Qarar yaitu sorga yang terbuat dari emas merah.

Mau tahu tentang surga? Klik disini ya..... “Surga Menurut Islam”

Tapi, yang penulis maksudkan bukan surga di akhirat, akan tetapi surga di dunia ini. Apa itu surga di dunia, atau apa surga dunia itu? Dan mengapa orang menyukai surga dunia itu? Surga dunia adalah kenikmatan dunia, semua orang mencari “itu”. Tua muda, besar-kecil, mencari yang namanya “itu”. Karena menginginkan surga dunia, banyak cara yang harus dilakukan demi untuk mendapatkannya, ada yang mencurinya, ada yang memaksanya, ada yang memintanya, ada yang menjualnya,dan banyak lagi yang lainnya. Mengapa semua orang berburu surga dunia? Karena surga dunia itu “kenikmatan dunia”.  Laki-laki dan wanita masing-masing mencari “surga” dunia karena nikmatnya.


Ilustrasi Cemburu 
Allah Swt Itu memiliki rasa Cemburu

Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada Tuhan lain yang bisa menandingi-Nya. Ia tidak beranak dan tidak diperanakkan. Bacalah firman Allah swt dalam Al-Quran surah Al-Ikhlas ayat 1-4 yang artinya:
1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa.
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia." (QS. Al-Ikhlas: 1-4).

Lihatlah firman Allah swt dalam Al-Quran surah An-Nahl ayat 86 yang artinya “Dan apabila orang-orang yang mempersekutukan (Allah) melihat sekutu-sekutu mereka[835], mereka berkata: "Ya Tuhan kami mereka inilah sekutu-sekutu kami yang dahulu kami sembah selain dari Engkau." Lalu sekutu-sekutu mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya kamu benar-benar orang-orang yang dusta." Keterangan: [835]. Yang dimaksud dengan sekutu di sini ialah apa-apa yang mereka sembah selain Allah atau syaitan-syaitan yang menganjurkan mereka menyembah berhala. (QS. An Nahl: 86).

Mengenai judul di atas “Allah swt. Itu memiliki rasa cemburu”, Ia (Allah) tidak ingin disamakan dengan yang lainnya. Allah membenci sekutu-sekutu dari manusia yang menyekutukannya, Allah marah dengan manusia yang telah menyembah selain Allah. Allah mengatakan kepada mereka sebagaimana yang difirmankan-Nya dalam Al-Quran surah Al Qashash ayat 64 yang artinya: “Dikatakan (kepada mereka) "Serulah olehmu sekutu-sekutu  kamu", lalu mereka menyerunya, maka sekutu-sekutu itu tidak memperkenankan (seruan) mereka, dan mereka melihat azab. (Mereka ketika itu berkeinginan) kiranya mereka dahulu menerima petunjuk” (QS. Al-Qashash: 64).

Maka dari itu, jangan sekutukan Allah dengan makhluk yang lainnya, jangan menyembah selain Allah, Allah akan marah (mrka) kepadamu, jika kamu menyembah selain Allah. Allah tidak mau disamakan dengan makhluk yang lainnya, begitu juga dirimu,iya khan?

Apakah Kalimah Allah Muncul di Iklan Wall's Buavita Smoothies???
Wall's Buavita Smoothies
Subhanallah.... itulah kata yang paling tepat untuk kita memuja dan memuji kebesaran allah...
dalam suatu surah allah telah menyebutkan bahwa alam semesta serta gunung juga ikut bertasbih memuja dan memuji allah.... dan hal tersebut di tunjukkan dengan izin allah melalui sebuah iklan wall's buavita smoothiez....

sebagaimana surah shaad ayat 18 yang artinya :
Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang & pagi


perlu kita ingat... di dunia ini tidak ada yang kebetulan, semua telah di rencanakan oleh Allah swt...

mari kita lihat gambarnya,,, di area agris putih persegi itu lah gambar gunung yang sangat menyerupai dengan kalimah Allah terlihat

jika anda kurang puasa dan kurang percaya..... tonton saja videonya dibawah ini... penampakan kalimah allah terlihat di akhir videonya berlangsung di detik ke 00:26.

Apakah Allah Swt Sakit Hati...!!!! dan Kenapa....???!
Sakit Hati: Ilustrasi 
Allah Swt Sakit Hati

Allah adalah Esa, ia tidak beranak dan tidak diperanakkan sebagaimana firmannya dalam Al- Quran Surah Al- Ikhlash ayat 1 sampai dengan 4 yang artinya: 1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa. 2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. 3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, 4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia." (QS. Al- Ikhlash: 1-4).

Tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia (yang perlu kita garis bawahi saat ini), tapi mengapa banyak orang yang telah menduakan-Nya? Apakah Allah tidak lagi sakti di matanya? Apakah Allah swt. tidak hebat dimatanya, hingga ia mencari Tuhan lain selain dari Allah swt.? Dengan perlakuan manusia yang menduakan Allah tersebut maka membuat Allah sakit hati. Dengan sakit hatinya Allah kepada manusia, maka didatangkannyalah bencana, sebagaimana yang telah terjadi pada umat-umat dimasa lalu (dizaman para Nabi). Sebenarnya apa yang terjadi pada masa lalu dan dikisahkan (diceritakan) yang berulang-ulang di dalam Al-Quran, harus kita jadikan iktibar (pelajaran), agar kita tidak mengalami perkara seperti zaman Nabi.

Contoh lain sekarang ini adalah dengan adanya Tsunami (bukan Long Nami atau Pak Su Nami), itu adalah sebuah cobaan bagi yang beriman, sebuah hukuman bagi yang berdosa. Akan tetapi yang terkena musibah itu tidak pandang bulu (tua-muda, miskin-kaya, cantik-jelek, berdosa-tidak berdosa, salah-tidak salah) semuanya terkena juga.

Kerusakan yang terjadi diakibatkan oleh manusia itu sendiri baik di laut ataupun di darat.

Perhatikan firman Allah swt dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 12 yang artinya “Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar. (Al- Baqarah: 12).
Kemudian dalam Al-Quran surah Al-Maidah ayat 32 yang artinya “32. Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain[411], atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya[412]. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu[413] sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.

[411]. Yakni: membunuh orang bukan karena qishaash. [412]. Hukum ini bukanlah mengenai Bani Israil saja, tetapi juga mengenai manusia seluruhnya. Allah memandang bahwa membunuh seseorang itu adalah sebagai membunuh manusia seluruhnya, karena orang seorang itu adalah anggota masyarakat dan karena membunuh seseorang berarti juga membunuh keturunannya. [413]. Ialah: sesudah kedatangan Rasul membawa keterangan yang nyata. (QS. Al Maa'idah: 32).



Coklat SilverQuen
Coklat SilverQuen Penakluk Cewek ABG 
Apakah anda mempunyai pacar? Selama anda pacaran, hadiah apa yang telah anda berikan kepada pacar anda? Tentunya bermacam-macam bukan? Apakah anda pernah memberikan sebuah Coklat SilverQuen Putih kepada pacar Anda atau teman special Anda? Atau pulasebaliknya, Anda yang menerima hadiah Coklat SilverQuen Putih. Jadi boleh juga kita simpulkan “Coklat SilverQuen Putih dari siapa atau buat siapa?”.
Hadiah Coklat SilverQuen Putih dapat kita berikan pada “hari Minggu, tanggal 28 Agustus 2016 jam 16.00 wiba”, itu sebagai contoh kita memberikan hadiah kepada pacar atau pun kepada teman. Pada saat Anda mulai mengenal yang namanya “pacaran”, Anda melupakan satu hal, yaitu Anda telah melupakan orang yang telah menyayangi Anda. Anda merasa ia atau dialah yang terbaik yang tersayang yang dikasihi dimata Anda. Padahal, belum tentu... entah berapa lama hubungan Anda akan terjalin. Begitu juga bagi yang sudah suami istri, akan merasakan hal yang sama.
Padahal hubungan mereka sudah terjalin 5 atau 10 tahun. Ketika si suami atau si istri jika dapat tean baru, orang bilang “selingkuhan”, maka ia pun akan melupakan orang yang pernah menyayanginya bertahun-tahun. Apalagi yang masih bau kencur si ABG tadi, semua itu hanya semu belaka. Tapi, seolah-olah dimata ABG tersebut, ia lah yang terbaik, pengertian, penyayang, dan lain sebagainya. Sedangkan orang yang benar-benar menyayanginya karena ALLAH semata, kamu bilang “culun, kampungan, tua, skelaton, bikin malu, anggap aja tidak kenal, ngibbohek”, dan lain sebagainya.  
Jika bicara soal hadiah, apakah Anda pernah memberikan hadiah buat orang yang benar-benar menyayangi Anda? Atau Anda pernah memnerikan hadiah yang baru Anda kenal 1 minggu, 1 bulan? Pada saat itu Anda bilang ke dia, atau ke teman Anda, “Anda benar-benar menyayangi dan mencintainya, Anda sudah terlanjur sayang kepadanya”. Padahal semua itu hanya untuk sesaat, sebenarnya anda malu kepada teman Anda, karena Anda masih “jomlo”, sedangkan teman Andaselalu dapat pacar “putus dapat pacar baru, putus dapat pacar baru, dia bilang “dia laku”, emangnya kalian itu barang dagangan, emangnya kalian itu apa.... mikir donk ....”.
Berilah hadiah pada orang yang benar-benar menyayangi Anda dan mencintai Anda? Akan tetapi Anda tidak mengetahuinya karena ke egoisan Anda.


Mengapa Anak ABG suka Gosipin Pacar Baru????
Ganteng
Gosip ABG punya Pacar Baru 1/21?2£
Gosip atau desas-desus dalam bahasa Inggris adalah rumors. Sedangkan artinya adalah selenting berita yang tersebar luas dan sekaligus menjadi rahasia umum di publik tetapi kebenarannya diragukan atau merupakan berita negatif. Gosip tidak hanya terlepas dari para artis atau pegawai kantor serta elit politik. Gosip juga melanda para ABG-ABG yang berada di sekolah, apakah itu pelajar SD, SMP atau pun SMA. Jika ada orang yang menggosipkan kita, maka kita akan sakit hati. Hati kita bagaikan teriris-iris dengan sembilu. Jika diturutkan hati, ingin rasanya membunuh orang tersebut. Paling tidak ya memukul atau menampar wajah orang tersebut.

Mengenai hal gosip atau kabar dari burung, itu biasanya (maaf), biasanya dari orang-orang terdekat kita. Orang yang mengetahui akan keberadaan kita. Maaf, bukan maksudnya memojokkan sahabat atau teman atau pacar. Biasnya ada orang yang suka PHO-kan kita ke orang lain (kepo). Gosip ini macam-macam, ada yang mengatakan kita dapat pacar baru, baru putus, kecewa, selingkuh, dan lain sebagainya. (maaf, aku benci mendengar atau menulis kata SELINGKUH ni, karena aku bukannya orang seperti itu).    

Ambil contoh misalnya terjadi gosip pada: Hari Senin, 22 Agustus 2016 (1/21?2£) oleh 51£2 mengenai cowok baru yang bernama 1/21?2£. apakah hati kita marah atau suka akan gosip tersebut? Kadang-kadang ada juga orang yang suka digosipkan dia sama seorang laki-laki yang dikaguminya. Misalnya satu sekolah, satu kelas atau satu kantor, satu tempat kerja, dan lain sebagainya. Jika ini masalah ABG, biasanya gosipnya terjadi dilingkungan sekolah, apakah itu di dalam kelas atau pun di lingkungan sekolah.


Bicara soal gosip, jika tidak ada orang yang melakukannya, itu sama juga dengan “memfitnah”. Fitnah itu lebih kejam dari pada membunuh. Dari pada kita memfitnah orang lebih baik kita mengaji, atau sholat, atau sedekah, dan banyak perkara penting yang berfaedah yang bisa kita lakukan. Ayo ABG, dari pada ANDA main game atau FB yang tidak berfaedah buat status, kimochi, ikeh-ikeh, kudasai, opet, ngangngang, etc. 
Apakah yang dimaksud dengan MANTAN????
Mantan
Bagi Kalian Mantan Itu Apa ABG?

Jika kita bicara soal mantan, sudah pastinya kita sudah pacaran terlebih dahulu. Jika kita tidak pernah pacaran, mana mungkin ada namanya “mantan”. Jika anda takut menjadi “mantan”, maka anda jangan dulu pada pacaran. Karena Anda para ABG masih belum layak untuk pacaran. Karena “pacaran” dalam “Agama Islam” itu tidak ada. Apalagi Anda masih sekolah, nanti sekolah Anda akan terganggu dan sering nangis mikirin pacar yang tidak pernah mikirin Anda.   
Akan saya bahas apa itu “pacaran”. Pacaran adalah pacaran merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan.
Nah, bagi kalian mantan itu apa?? Banyak sekali kalian berasumsi, apa itu mantan. Jika kamu sakit hati sama mantanmu, amu akan bilang: “kalo bagiku mantan itu adalah masa lalu yang udah pernah hadir didalam hati kita dan dia juga yang pernah memberikan senyuman dan akhirnya dia juga yang memberikan rasa sakit dalam hati”. Itu pendapat si A.
Kemudian pendapat si B, mantan itu apa? Aku bertanya padanya “kalo menurut kalian ap????” Katanya: “Mantan adalah jodoh yang menyerah, mantan adalah sampah.

Jangan gitu sob, jangan marah hanya gara-gara “mantan”, lebih baik minum es sprite atau es cincau. Ada juga yang bilang: (51-12): ​“Hei guys ayo berfikir jernih apa iya dengan mencampur sendiri es batu, rasa lemon dan gelembung bisa seenak dan senyegerin sprite? Boleh aja dicoba ? Tapi nyatanya susah menurut kamu info ini gak penting? Nyatanya kamu jadi baca iklan ini selama lebih dari 20 detik dan sekarang kamu jadi haus dan pengen minum sprite . sprite nyatanya nyegerin”. Lebih baik Anda diam, jika Anda tidak punya comen tentang “hantu” Anda.  
Ada juga yang comen gini: “Korban iklan, haha kalianlah ee, Aku, kalian semua nyuci,aku laundry aja!, 51-12: Kau benci ku yang apa adanya dan silahkan sukai mereka yang berlaga baik didepan kamera, Ap mau lu nih sebenarnya? Mantan adalah sampah masyarakat, Mantan adalah manusia setan, Mantan adalah...... tidak tau. Gua belum punya mantan. Mungkin mantan adalah orang yang pensiun untuk menjadi pacar anda. Sekian terima Kasih.


Lebih baik tidak punya “mantan” atau menjadi “mantan”. Jadilah Anda yang pertama dan yang terakhir baginya. Dan jadikanlah Ia yang pertaa dan yang terakhir bagi Anda”. Susah bukan? Karena Anda bukan Aisyah, dan dia bukan Rasulullah...................  Pacar adalah orang pertama dan terakhir. Atau “pacar” itu adalah “teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta kasih; kekasih”. 

Bagaimanakah Cara Membuat Rumah Di Surga?
Rumah Surga
Trik Buat Rumah Di Surga Gampang

Semua oang pastinya menginginkan surga. Anda pastinya menginginkan surga bukan? Tidak memandang agama apa pun di dunia ini, yang pastinya semua ingin masuk surga, khususnya umat Islam. Lalu apa surga itu? Surga merupakan suatu tempat yang indah, aman, makmur dan menyenangkan, serta banyak lagi yang lainnya.

Lalu siapa manusia yang pernah ke surga? Tiadalah lain adalah Nabi Idris, a.s dan Nabi Muhammad, SAW. Ketika kita disurga, apakah kita tinggal begitu saja, tidak punya rumah untuk berlindung? Tentunya tidak, kita juga bias membuat rumah disurga, akan tetapi caranya yang berbeda. Jika kita di dunia, kita akan mengumpulkan kayu-kayu dan lain semacamnya, misalnya; pasir, kayu, batu, paku, papan, tiang, seng, cat, dan banyaklagi yang lainnya.

Lalu, bagaimana triknya untuk membuat rumah di surga? Triknya adalah sebagai berikut:
1.      membangun masjid.
2.      membaca surah al-ikhlas10 kali.
3.      menghindari perdebatan meskipun benar.
4.      iman kepada Allah.
5.      pergi ke masjid waktu subuh.
6.      sholat sunat rawatib 12 rakaat.
7.      menyambung shaf barisan sholat yang kosong.
8.      sholat dhuha 4 rakaat.
9.      bicara yang baik.
10.  memberi makan fakir miskin.

Dan bukan hanya 10 macam, anyak lagi yang lainnya. Silakan mencoba, dan cari lagi yang lainnya. Semoga sukses dan berhasil.


Aina Allah? 
Ada orang bertanya tentang tuhan itu di mana? Aku hanya diam... apa yang harus aku jawabkan. Apakah aku harus bilang tuhan ada di mana-mana. Jika aku jawabkan seperti itu, maka ia akan berkata padaku “bahwa tuhan itu banyak”. Mengapa banyak? Karena ada di mana-mana. Lalu yang benarnya apa? Di mana Tuhan yang sebenarnya?

Perhatikan firman Allah SWT yang artinya “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (QS. Al-Baqarah: 186).

Keterangan: Ayat ini turun berkenaan dengan datangnya seorang Arab Badui kepada Nabi SAW yang bertanya: "Apakah Tuhan kita itu dekat, sehingga kami dapat munajat atau memohon kepada-Nya, atau jauh, sehingga kami harus menyeru-Nya?" Nabi SAW terdiam, hingga turunlah ayat ini (S. 2: 186) sebagai jawaban terhadap pertanyaan itu. (Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir, Ibnu Abi Hatim, Ibnu Marduwaih, Abussyaikh dan lain-lainnya dari beberapa jalan, dari Jarir bin Abdul Hamid, dari Abdah as-Sajastani, dari as-Shalt bin Hakim bin Mu'awiyah bin Jaidah, dari bapaknya yang bersumber dari datuknya.)

Firman Allah SWT yang artinya “ Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy*. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha suci Allah, Tuhan semesta alam” (QS. Al-A’raaf: 54).
Keterangan*: Bersemayam di atas 'Arsy ialah satu sifat Allah yang wajib kita imani, sesuai dengan kebesaran Allah dsan kesucian-Nya.

Berdasrkan ayat di atas, maka terjawab sudah pertanyaan itu. Tuhan dimana? Jawabnya dekat dengan kamu. Akan tetapi kamulah yang telah menjauh dari-Nya, maka kamu leleh mencari Tuhan, karena kamu telah jauh. Coba kamu dekati Tuhan, pasti kamu tidak mencari-cari lagi. Bagaimana caranya untuk dekat dengan Tuhan? Laksanakan perintah-Nya dan jauhilah larangannya. Insa Allah Tuhan akan dekat denganmu.