Sabtu, 13 Februari 2016

Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 89



Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 89
Sugianto, S.Pd.I
“Kenapa?!”, tanya Dewi kepadaku.
“Malu?!”, tanyanya lagi kepadaku.
“Tidak,,,!”, jawabku.
“Lalu, kenapa?”, tanyanya pengen tahu.
“Sakit...!”, tambahnya.
“Iya...”, jawabku sedih.
“Kenapa mata Abang basah...?” tanyanya lagi.
“Mana? Tidak apa-apa, kok”, elakku.
“Ya tidak apa-apa lah jika Abang tidak bisa ikutan. Dewi disini aja menemani Abang”, katanya kepadaku.
“Tidak usah... Dewi menari saja dengan yang lainnya. Lihatlah, mereka memperhatikan kita terus. Mungkin mereka ingin Dewi menari bersama dengan mereka. Apalagi si Amat itu selalu saja menoleh kemari, mungkin ia ingin menari bersamamu!”, kataku kepada Dewi.
“Ndaklah... Dewi disini aja”, jawab Dewi kepadaku.
Kami pun bercerita apa saja saat itu. Akan tetapi kuperhatikan teman-temannya selalu saja memperhatikan kami. Seolah-olah mereka tidak suka melihat aku bicara dengan Dewi. Sedangkan Dewi pun saat itu kulihat hatinya tidak tenang atau mungkin merasarisih dan malu. Aku mengerti, ia malu jika bicara dengan orang cacat seperti aku. Aku tahu, ia malu jika bicara dengan orang yang lebih tua darinya. Aku juga paham, ia pasti malu jika bicara dengan orang yang tidak punya pendidikan lagi miskin sepertiku. Ingin rasanya aku mengubah semua ini. Aku yang cacat menjadi ganteng, aku yang miskin menjadi kaya, aku yang lemah menjadi kuat, aku yang hina menjadi mulia, aku yang tidak sekolah menjadi sarjana. Tapi apakan daya, semua ini sudah takdir Tuhan, semua ini sudah suratan Ilahai. Entah apa rahasia-Nya dikemudian hari yang tidak aku ketahui. Melihat keadaan yang seperti itu, aku pun berkata kepada Dewi.
Penulis: Sugianto, S.Pd.I
Judul Novel: “Surat Cinta Dari Surga”
Tahun: 2014
Penerbit: -
Hp: 0852 4571 6578

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...