Jumat, 05 Februari 2016

Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 85



Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 85
Sugianto, S.Pd.I (Pulau Lemukutan)
“Sama..., sama...,sa...”, jawab Dewi gagap dan ragu untuk mengatakannya.  
“Sama Bang Anto pasti...!”, jawab Fariz dengan cepat.
“Husss....!”, cegah Dewi kepada Fariz (Alfariza).
“Apa!?”, kata Ibu Dewi terperanjat ketika namaku disebut Fariz.
“Apa semua itu benar, Cik!? Kamu ingin keluar dengan Anto...!?”, tanya ibu Dewi kepadamya.
“Benar, Bu”, jawab Dewi singkat.  
“Tidak boleh!”, ucap bapak Dewi sambil merubah chainel tv karena sinetronnya lagi iklan. 
“Kenapa, Pak?”, tanya Dewi mau tahu mengapa ia dilarang keluar dengan Anto.
“Tidak boleh, ya tidak boleh lah”, jawab bapak Dewi tanpa ada alasan yang dapat membuat hati Dewi puas.
“Kenapa seperti itu, Bu? Kami hanya jalan-jalan ke Sungai Kelambu. Bukannya ngapa-ngapain”, jawab Dewi menjelaskan kepada ibunya.
“Biar pun hanya jalan-jalan atau pun akan bakso... Atau pun hanya sekedar membeli gorengan. Ibu tidak mengizinkan kamu keluar dengannya! Jika dengan orang lain, atau dengan laki-laki lain, tidak masalah... Ini dengan Anto! Memang tidak ada laki-laki lain apa?!”, kata ibu Dewi memarahinya.
“Sudahlah... dengarkan apa kata ibumu. Sekali tidak... ya tidak! Jangan ditanya lagi alasanya ini dan itu!”, tambah bapaknya.
Dewi hanya diam. Kemudian Dewi keluar menemuiku dengan langkahnya yang lesu sekali.
“Mau ke mana lagi, Cik!?”, tanya Fariz kepada Dewi.
“Diam!”, jawab Dewi tanpa menoleh lagi.
“Mau kemana lagi, Cik!?”, tanya ibunya sambil membuntuti Dewi hingga ke pintu.
Penulis: Sugianto, S.Pd.I
Judul Novel: “Surat Cinta Dari Surga”
Tahun: 2014
Penerbit: -
Hp: 0852 4571 6578

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...