Selasa, 02 Februari 2016

Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 82


Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 82
Sugianto, S.Pd.I

sama sekali. Bajunya saja masih baju ke warung. Aku bertanya-tanya di dalam hati.
“Ada apa gerangan?  Apa sebenarnya yang telah terjadi dirumah Dewi?”, ucap hati kecilku.
Kemudian Dewi pun menghampiriku, dan bibirnya yang merah merekah itu pun bersenandung. Akan tetapi senandungnya itu tidak menyenangkan hatiku. Seakan-akan malam yang terang bulan berubah menjadi gerhana. Gelap semuanya kini, dan jangkrik-jangkrik pun berhenti bernyanyi.
“Bang, maafkan Dewi... Dewi tidak bisa keluar dengan Abang malam ini”, ucapnya dengan nada yang sayu.
“Kenapa?!”, tanyaku heran.
“Sedangkan tadi, Dewi bilang iya... Tapi, mengapa sekarang lain?”, tambahku sambil memegang tangannya. Akan tetapi, Dewi melepaskan tanganku. 
“Orang tua Dewi tidak mengizinkan, Bang”, jawabnya.
“Mungkin lain kali atau kapan-kapan kita bisa keluar, Bang!”, tambahnya.
Aku kecewa mendengar semua itu. Apa yang aku rencanakan semuanya hancur sudah. Apa yang aku hayalkan ternyata semuanya hanya mimpi. Dewi dilarang oleh kedua orang tuanya untuk keluar bersamaku. Aku sedih, aku nangis sesunggukan di dalam hatiku setelah mendengar ucapan dari bibir Dewi yang kini sudah merekah. Ingin sekali aku mendekapnya, ingin sekali aku mengecupnya, ingin sekali aku membelai pipinya yang tembem, ingin sekali aku membelai rambutnya yang hitam panjang lagi mengurai bak mayang di terang bulan purnama. Tapi, semua itu tidak mungkin. Semua itu hanya mimpi disiang hari bolong, semua itu hanyalah sebuah ilusinasi, sebuah patamorgana. Entah apa lagi namanya setelah itu. Nasib badan tidak seindah bianglala dan tidak seindah mentari.
Penulis: Sugianto, S.Pd.I
Judul Novel: “Surat Cinta Dari Surga”
Tahun: 2014
Penerbit: -
Hp: 0852 4571 6578

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...