Kamis, 12 November 2015

Mengapa Hawa Tercipta Dari Rusuk Adam


Mengapa Hawa Tercipta Dari Rusuk Adam
Tulang Rusuk
Mengapa Hawa Tercipta Dari Rusuk Adam? Suatu pertanyaan yang simple sekali, akan tetapi sangat susah untuk dijawab. Kadang-kadang pertanyaan tersebut bukan dari anak kelas Sekolah Dasar, SMP atau pun SMK dan sederajatnya. Lalu siapa yang yang bisa menjawabnya? Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surah An Nisaa’ ayat 1 yang artinya “Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya[263] Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain[264], dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu” (QS. An Nisaa’: 1).

Keterangan: [263] Maksud dari padanya menurut jumhur mufassirin ialah dari bagian tubuh (tulang rusuk) Adam a.s. berdasarkan hadis riwayat Bukhari dan Muslim. di samping itu ada pula yang menafsirkan dari padanya ialah dari unsur yang serupa Yakni tanah yang dari padanya Adam a.s. diciptakan. [264] Menurut kebiasaan orang Arab, apabila mereka menanyakan sesuatu atau memintanya kepada orang lain mereka mengucapkan nama Allah seperti :As aluka billah artinya saya bertanya atau meminta kepadamu dengan nama Allah.

Lalu untuk menjawab pertanyaan di atas, adalah:
  1. Karena tulang rusuk itu menjaga semua apa yang adadi dalam tubuh, seumpama istri menjaga seluruh harta benda, anak, dan keluarga yang tercinta.
  2. Tulang rusuk itu bengkok, maka sang suami apabila istri tersalah kataatau perbuatan, maka hati-hatilah untuk menasehatinya, atau menegurnya dengan bahasa yang sopan agartidak menyinggung perasaannya. Jika tersalah kata, maka fatal akibatnya, begitu juga dengan tulang rusuk, jika kuat-kuat nanti bias patah.
  3. Alasan yang berikutnya ialah, agar si istri menjadi pendamping hidup si laki-laki, agar selalu berada disisinya sampai ke mati (biasanya ada juga yang sehidup-semati).
  4. Agar pula si suami tidak semena-mena kepada si istri.
  5. Jika wanita terbuat dari tulang kaki Nabi Adam, nanti laki-laki semena-mena kepada perempuan. Jika perempuan diciptakan dari tulang kepala Nabi Adam, nanti perempuan yang melonjak kepada laki-laki. Bisa-bisa perempuan yang mengatur laki-laki. Oleh sebab itulah Siti Hawadiciptakan dari tulang rsuk Nabi Allah Adam As.
  6. Jika perempuan diciptakan dari tulang tangan Nabi Adam, nanti perempuan akan selalu memukul atau menguasai laki-laki, selalu saja main tunjuk, ini-itu, ini dan itu.

Keterangan: meskipun sudah Allah ciptakab dengan sebaik mungkin, ada saja laki-laki yang semena-mena kepada perempuan, begitu juga sebaliknya, ada juga wanita yang semena-mena kepada si laki-laki. Jadi adil-lah semuanya.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...