Rabu, 04 November 2015

7 Tempat Sambas Berdarah


7 Tempat Sambas Berdarah
Tugu Ketupat Berdarah, Parit Setia, Sambas, Indonesia

7 Tempat Sambas Berdarah, Peristiwa tertanggapnya seorang warga Madura dari Desa Rambayan Kec. Tebas yang ketahuan akan mencuri Motor di Desa Parit Setia Kec. Jawai, sedangkan dua temannya lagi berhasil meloloskan diri, tersangka tersebut sebelum diserahkan kepada pihak aparat sempat dianiaya atau dipukuli oleh warga setempat. 

 

1.      Tanggal 19 Januari 1999 di Desa Parit Setia

Penyerbuan orang Madura ke Perkampungan Melayu dengan 3 truk berisi 300 orang yang menelan korban 3 orang, dua orang melayu, 1 Dayak Mu'alaf. 1 orang mati di tempat, 2 meninggal di rumah sakit.  Setelah peristiwa tersebut diadakan upaya damai dengan mediator camat tebas, namun pihak melayu merasa tidak puas sebab penyerbuan tersebut dianggap di tolerir tanpa hukuman yang berarti. 

2.      Tebas, 21 Februari 1999

Seorang warga Madura berinisial Rd turun dari Bis jurusan Pontianak Kartiasa di Semparuk dengan tidak membayar ongkos sehingga Kernet bernama Bujang L. Idris (Warga Melayu) marah.

3.      Pemangkat, 1 Maret 1999

Terjadi penganiayaan terhadap 6 orang pekerja buruh jalan dari warga madura, 4 orang meninggal 1 orang meninggal diantaranya meninggal di tempat dan 2 orang lolos

4.      Desa Prapakan

Pihak madura melakukan pencegatan di jalur lintas Pemangkat khususnya Desa Prapakan.  Salah seorang korban bernama Manurung (warga Batak) seorang pensiunan Guru dimana isterinya warga Dayak mobilnya dibakar dan diisukan ada korban jiwa dalam pembakaran tersebut orang Melayu (Pemuda-pemuda yang sebagian besar pengangguran) melakukan pembakaran yang membabi-buta yang didukung warga Dayak.

5.      Selakau, 17 Maret 1999

Terjadi tabrak lari di pasar Selakau oleh orang Madura, tersangka lari dan tertangkap oleh masa dan dianiaya sampai meninggal.  Masa spontan berkumpul mencapai kurang lebih 1.000 orang sedangkan aparat sedikit dan masa bergerak ke beberapa arah melakukan aksi pembakaran rumah yang sudah ditinggalkan oleh penghuninya.

6.      Puting Beliung

Putting Beliung atau Desa Pusaka juga tempat peristiwa terjadnya perang antara melayu dan madura. Akan tetapi, perang ini juga diantu oleh orang-orang darat yang erasal dari Pelanjau.

7.      Senangi

Disenagi juga terjadi pertumpahan darah antarasuku Madura dan suku Melayu. Banyak yang menjadi korban di dalam perang ini. Cukup ini yang terakhir, kenangan ini merupakan sejarah bagi kita semua.  

 

Nah, itulah 7 tempat di Saas yang berdarah, cukuplah ini yang pertama dan yang terakhir.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...