Sabtu, 03 Oktober 2015

Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 46


Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 46
Sugianto, S.Pd.I
“Apa sih Ma...!”, jawab Dewi.
“Kamu itu tidak layak untuk diajari oleh Anto. Anto itu tidak tahu mengaji, ia sama juga seperti Ang-ngahmu, sama seperti Abangmu. Lebih baik kamu ngaji sama Abangmu dari pada Anto, Cik”, marah ibunya kepada Dewi.
“Asal kamu tahu, kamu juga tidak layak untuk bersama Anto”, ucap ibunya marah. Marahnya bukan main-main, ini beneran marah. Hingga halilintar pun mungkin akan kalah oleh marahnya ibu Dewi saat itu.
Aku penasaran, kukecilkan suara televisi, tanpa permisi terlebih dahulu sama Mudassir atau sama Fariz,  dan kudengar apa yang mereka bicarakan barusan. Kedua orang tua Dewi mengatakan “bahwa aku tidak layak untuk mengajari Dewi dan aku juga tidak layak untuk mendampingi hidup Dewi”.
Aku menjadi sedih saat itu, kenapa hasilnya seperti ini. Sedangan aku tidak pernah meminta sama sekali. Sebenarnya aku menginginkan kebakan, agar direstui atau disetujui. Agar aku bisa selalu bersama orang yang kusayangi. Tapi apa yang terjadi, semuanya itu hanyalah mimpi atau pun ilusi semata disiang hari.
 Saat itu Dewi juga sedih. Ia keluar menghampiriku dengan deraian air mata. Hati ecilu berata kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Ya Tuhan, mengapa semua ini terjadi padaku? Mengapa au takdirkan aku cacat. Padahal aku tidak pernah meminta semua ini kepada-Mu. Tuhan, apakah aku tidak layak untuk mendapatkan orang yang kucintai? Apakah ibuku, atau bapakku meminta aku lahir dengan keadaan cacat seperti ini?” itulah keluh-kesahku pada Tuhan saat itu. Tidak terasa air mataku menetes dan membasahai pipiku yang kering kerontang lagi keriput.  
Dewi menangis, air matanya membasahi pipinya yang tembem. Ia pun eluar menuju teras rumahnya. Aku pun mengikuti Dewi dari belakangnya, sedangkan Abang Dewi (Mudassir) dan adiknya si Fariz atau Alfariza hanya diam dan memperhatiakan tingkah laku kami.

Penulis: Sugianto, S.Pd.I
Judul Novel: “Surat Cinta Dari Surga”
Tahun: 2014
Penerbit: -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...