Oktober 2015

Mantra ATAU Petue Sambas Menghilangkan Sadduk
Petue Untuk Menghilangkan Sadduk
Mantra Untuk Menghilangkan Sedak Pada Anak Kecil mungkin banyak orang yang tidak mengetahuinya. Disini penulis ingin berbagi dengan para pemirsa yang ada di dunia maya. Mungkin ada diantara teman-teman yang mempunai anak kecil seumur bayi (batita), atau mungkin pula balita. Jika kita melihat anak terkena sedak, kita merasa sangat kasihan sekali. Rasa susah sekali untuk bernafas, apalgi anak kecil terkadang kita juga kesusahan atau kesakitan. Segala upaya kita lakukan untuk menghilangkan sedak tersebut akan tetapi tidak juga hilang, misalnya dipinumkan air kepada anak kita. Terkadang jika kita terkena sedak, kita pun minum air, tapi sedak juga tidak hilang.    

Jika kita sudah melakukan hal macam-macam untuk menghilangkan sedak, bagaimana jika mencoba untuk memakai mantra. Mantra tersebut ialah “duk insaduk, sagon dari jawe, illang kau sadduk, keluar dari nyawe”. Nah, itulah mantra untuk menghilangkan sedak. Penulis menggunakan bahasa daerah Sambas. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia ialah “Sedak oh sedak, ketan dari Jawa, hilang kamu sedak, keluar dari nyawa”. Itulah terjemahan mantra untuk mengeluarkan sedak. Bagi anak kecil,bacalah mantra ini berulang-ulang, paling tidak 9 kali ulang. Kemudian ambillah kertas putih atau kertas apa saja, sebesar jempol atau secarik kertas kecil seujung jempol pun boleh, kemudian basahi kertas tersebut dengan air liur kita, setelah itu tempelkan didahi si bayi sambil membaca mantra tersebut. Insya Allah sedaknya hilang. Jika mempunyai tikar pandan, juga boleh diambil hujungnya sedikit (secarik yang sobek) kemudian dikasih air liur kita juga, lalu tepelkan di dahinya. Semua itu merupakan petua nenek atau kakek yang penulis pelajari.

Semoga artikel ini bermanfaat buat kita semua, khususnya penulis.





Mantra Untuk Menghilangkan Sedak Pada Anak Kecil
Sedak Pada Anak Kecil
Mantra Untuk Menghilangkan Sedak Pada Anak Kecil mungkin banyak orang yang tidak mengetahuinya. Disini penulis ingin berbagi dengan para pemirsa yang ada di dunia maya. Mungkin ada diantara teman-teman yang mempunai anak kecil seumur bayi (batita), atau mungkin pula balita. Jika kita melihat anak terkena sedak, kita merasa sangat kasihan sekali. Rasa susah sekali untuk bernafas, apalgi anak kecil terkadang kita juga kesusahan atau kesakitan. Segala upaya kita lakukan untuk menghilangkan sedak tersebut akan tetapi tidak juga hilang, misalnya dipinumkan air kepada anak kita. Terkadang jika kita terkena sedak, kita pun minum air, tapi sedak juga tidak hilang.    

Jika kita sudah melakukan hal macam-macam untuk menghilangkan sedak, bagaimana jika mencoba untuk memakai mantra. Mantra tersebut ialah “duk insaduk, sagon dari jawe, illang kau sadduk, keluar dari nyawe”. Nah, itulah mantra untuk menghilangkan sedak. Penulis menggunakan bahasa daerah Sambas. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia ialah “Sedak oh sedak, ketan dari Jawa, hilang kamu sedak, keluar dari nyawa”. Itulah terjemahan mantra untuk mengeluarkan sedak. Bagi anak kecil,bacalah mantra ini berulang-ulang, paling tidak 9 kali ulang. Kemudian ambillah kertas putih atau kertas apa saja, sebesar jempol atau secarik kertas kecil seujung jempol pun boleh, kemudian basahi kertas tersebut dengan air liur kita, setelah itu tempelkan didahi si bayi sambil membaca mantra tersebut. Insya Allah sedaknya hilang. Jika mempunyai tikar pandan, juga boleh diambil hujungnya sedikit (secarik yang sobek) kemudian dikasih air liur kita juga, lalu tepelkan di dahinya. Semua itu merupakan petua nenek atau kakek yang penulis pelajari.

Semoga artikel ini bermanfaat buat kita semua, khususnya penulis.



Jerawat
Mantra untuk Menghilangkan Jerawat, atau Doa menghilangkan jerawat menurut islam!!! Doa menghilangkan jerawat menurut Islam, adakah? Tentunya ada. Tapi di mana? Ada di bawah ini. Doa untuk menghilangkan jerawat banyak orang yang mencarinya. Akan tetapi apakah bias hanya dengan sebuah do’a jerawat akan hilang begitu saja? Apakah dengan do’a jerawat akan minggat dan wajah akan sempurna kembali? Itulah pertanyaan yang sering penulis dengar dikalangan remaja. Jangan remehkan tentang doa, karena do’a ini merupakan senjata mukmin, senjata orang-orang Islam. Orang islam banyak yang berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk kesembuhan segala macam penyakit atau minta kaya, atau pula minta jodoh dan sebagainya. Semua itu akan Allah SWT kabulkan dengan begitu mudah sekali. Maka dengan itu, kita bertawakal kepada Allah untuk menyembuhkan jerawat yang bandel dengan do’a, dengan keajaiban do’a atau dengan keajaiban air zam-zam. 

Bismillahirohmanirrohim, do’a untuk menghilangkan jerawat di bawah ini, merupakan amalan yang dilakukan oleh ibu-ibu jaman dahulu. Jika anak-anak muda atau anak-anak remaja sekarang ini, sudah tidak percaya lagi dengan hal-hal semacam itu. Apalagi jika membaca mantra yang ada hubungannya dengan jerawat. Orang tua dahulu, karena keyakinan dan kepercayaannya terhadap sesuatu (mantra atau do’a) maka mereka akan mendapatkan apa yang mereka inginkan sebagaimana niat mereka. Semua orang ingin tampil beda dan menarik serta jadi perhatian. Apalagi seorang wanita atau cewek yang masih ting-ting. Pastinya ingin mengkoleksi cowok sebanyak-banyaknya agar dibilang popular atau laris manis (jadi rebutan para lelaki). Apalagi gadis itu tercantik dikampung atau di kompleknya.

Jika anda telah melakukan itu semua (di atas), maka jangan lupa untuk membaca do’a. Di bawah ini, kami akan berbagi kepada anda yaitu sebuah do’a untuk menghilangkan jerawat. Do’anya sebagai berikut;
 “allahummma kama hasanta hotki lahasani hulki” do’a yang pertama di baca 3 atau 5 kali ketika bercermin.
 “wanuruyu yusufu ala wazhihi” do’a yang kedua dibaca 3 atau 5 kali setelah bercermin.
 “allahumma mushoriral kabiri, wamukabbiras shururi” dibaca 3 atau 5 kali ketika mengoleskan obat untuk jerawat di wajah.


Nah, itulah tiga buah do’a untuk menghilangkan jerawat diwajah. Semoga artikel kami bermanfaat buat kita semua. Dan semoga jerawat diwajah anda hilang dengan izin Allah swt. Amin..... 


A C A R A


1.      SERAKALAN                             :       1. Pengantar Kata oleh MC
                                                                  2. Kata Sambutan Tuan Rumah oleh ...
                                                                  3. Kata Sambutan Wakil Undangan oleh ...
                                                                  4. Assalai dan Asrokal,
Kholifah       :     ...
                                                                      Rawi I          :     ...
                                                                      Rawi II         :     ...
                                                                  5. Do’a, dipimpin oleh H.M. Anis Jabir
                                                                  6. Istirahat / Makan Siang

                                                                  Catatan : Acara ini dilaksanakan tanggal 26 Juli 2008 / Malam Sabtu, Pukul 19.30 WIBA

2.      ANTAR BARANG                      :       1. Kata Pengantar ole MC
                                                                  2. Penyerahan barang antaran dari pihak  laki – laki kepada pihak perempuan dengan juru bicara
                                                                  3. Penerimaan barang antaran dari pihak perempuan sekaligus balas baki dengan juru bicara :  H. Syamsudi Mansur 
                                                                  4. Penerimaan balas baki oleh pihak  laki – laki

                                                         
3.      AKAD NIKAH                           :       1. Kata Pengantar oleh MC
                                                                  2. Pembacaan ayat suci Al – Quran oleh : ...
                                                                  3. Prosesi akad nikah dari awal sampai selesai dipimpin oleh Bapak Kepala KUA atau Bapak Penghulu

4.      PULANG MEMULANGKAN    :       1. Kata Pengantar oleh MC
                                                            2. Pelaksanaan pulang memulangkan dari pihak laki – laki dengan juru bicara ...
                                                            3. Pelaksanaan pulang memulangkan dari pihak perempuan  dengan juru bicara : H.M. Anis Jabir
                                                            4. Bersalaman
                                                                Kedua mempelai bersalaman ( sembah sujud kepada kedua orang tua / mertua serta kakek dan nenek  kalau ada ) dengan cara duduk 
                                                            5. Bersalaman dengan yang lain / undangan secara berjalan diiringi selawat badar

5.      DO’A                                          :       Pembacaan Do’a oleh ...





                          Mengetahui / Menyetujui                                             Pemangku Pekerjaan
                                   Tuan Rumah




                                  PANINGUN                                                H. SYAMSUDI MANSUR          


PANDUAN KERJA
PANITIA HARI PERNIKAHAN NININ


NO
NAMA
JABATAN
FUNGSI
1.


2.


3.


4.



5.






6.
7.
8.
9.

10.



11.

12.
13.

14.


15.
16.

17.


18.

H. SYAMSUDI MANSUR


SYAKRANI


SLAMET


IDHAN KHALID



KHOIRIHI dan RIFIN






HERMAN
Kpt. USMAN
Kpt. KADIRIN
Kpt. TIHAR

SIBUN dan ANGGOTA



RAHMAT

RETNO
SUWOTO

KAMALUDDIN


SUTIOYOSO
REMAJA Gg. BERINGIN I

TUMYONO


WALIDI
PEMANGKU PEKERJAAN

AMIL / SERAKALAN

KELUARGA DEKAT

PROTOKOL / MC


ANGGOTA PELAKSANA SERAKALAN




SEKSI TAMU
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA

SEKSI DAPUR
Dan PARKIR


SEKSI KONSUMSI
ANGGOTA
ANGGOTA

SEKSI KEBERSIHAN

s.d.a
s.d.a

SEKSI JANUR
SEKSI

KEAMANAN
1.       Memandu acara dan mengkoordinasikan pekerjaan

1.       Mengkoordinir acara Serakalan
2.       Saksi dalam Pernikahan

1.       Mewakili Tuan Rumah dalam mengatasi permasalahan, terutama keuangan

1.       Memimpin acara serakalan, antar barang, Akad Nikah, dan pulang memulangkan
2.       Koordinator menyambut tamu di gedung

1.       Menetapkan anggota serakalan dan menyampaikan undangannya
2.       Menyiapkan perlengkapan serakalan          (gendang, buku, sound sistem / mek, dll)
3.       Mengawasi jalannya serakalan
4.       Menetapkan Rawi I dan Rawi II

1.       Anggota penerimaan tamu dan didampingi oleh istri masing – masing
s.d.a
s.d.a

1.       Menyiapkan sarana dan prasarana dapur           ( konsumsi )
2.       Mengatur perparkiran di rumah / di gedung

1.       Menyiapkan meja prasmanan
2.       Mengentarkan konsumsi dari rumah ke gedung
3.       Dan lain – lain yang terkait


1.       Mengumpul dan membersihkan piring kotor
2.       Membersihkan lingkungan gedung sebelum dan sesudahnya
s.d.a
s.d.a

1.       Membuat, memasang serta membongkar janur


1.       Mengamankan gedung dan isinya serta lingkungan di sekitarnya

Catatan : 1. Dalam pelaksanaan kerja kita tidak terpaku pada panduan ini, namun kita harus saling membantu antar seksi bila diperlukan
2.  Hal – hal lain yang tidak diatur panduan ini dapat kita musyawarahkan, demi suksesnya   pekerjaan kita ini.
                                                                                                                           
                                                                                                         Singkawang, 20 Juli 2008
                          Mengetahui / Menyetujui                                             Pemangku Pekerjaan
                                   Tuan Rumah



                                  PANINGUN                                                H. SYAMSUDI MANSUR


JADWAL KEGIATAN


NO
KEGIATAN
HARI/ TANGGAL
JAM
1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.



8.





9.




10.













11.




12.

RAPAT PANITIA

PEMASANGAN TENDA

PEMASANGAN PELAMINAN

ORGEN, SOUN SYSTEM & JANUR

TENDA, KURSI, SOUN SYSTEM & JANUR SUDAH SIAP

SERAKALAN-DZIKIR NAZAM

SERAH TERIMA BARANG ANTARAN DAN BALAS BAKI
JURU BICARA DARI PIHAK PEREMPUAN …..
JURU BICARA DARI PIHAK LAKI-LAKI …..

AKAD NIKAH/IJAB KABUL
PROSESI AKAD NIKAH : KUA
WALI PEREMPUAN     :
SAKSI PEREMPUAN    :
SAKSI LAKI-LAKI       :

PULANG MEMULANGKAN
JURU BICARA LAKI-LAKI     :
JURU BICARA PEREMPUAN  :
SALAM-SALAMAN

RESEPSI SORE
KOORDINATOR KONSUMSI :
PENYAMBUT TAMU : 1. ……………..
PAGI & SORE               2. ……………..
                                      3. ……………..
4. ……………..

1. ……………..
2. ……………..
3. ……………..
4. ……………..
5. ……………..
6. ……………..

JURU PARKIR             1. ……………..
2. ……………..
3. ……………..
4. ……………..

PENGUMPUL PIRING BEKAS/KOTOR :   1. ……………..
2. ……………..
3. ……………..
4. ……………..
RABU, 30-5-2012

RABU, 06-6-2012

KAMIS, 07-6-2012

JUM’AT, 08-6-2012

JUM’AT, 08-6-2012

SABTU, 09-6-2012

SABTU, 09-6-2012



SABTU, 09-6-2012





SABTU, 09-6-2012






SABTU, 09-6-2012











SABTU, 09-6-2012

19.30 SD SELESAI

07.30 SD SELESAI





15.00 WIBA

07.30 SD SELESAI





10.00 SD SELESAI





SELESAI AKAD NIKAH





PAGI  : 09.00
SORE : 13.00-17.00










PAGI & SORE 


                                                                                                                           

                                                                                                        Singkawang, 28 MEI 2012
                          Mengetahui / Menyetujui                                             Pemangku Pekerjaan
                                   Tuan Rumah



                                 .......................                                               H. SYAMSUDI MANSUR


Ibunda Vicky Prasetyo rela bersujud minta maaf kepada deasy kitaroIbunda Vicky Presetio yaitu ibu ema fauziah rela bersujud kepada deasy kitaro untuk meminta maaf atas keterangannya kepada media yang mengatakan bahwa ”wanita-wanita (termasuk deasy kitaro) itu termasuk orang yang tidak beragama” serta kesalahan anaknya yang dahulu pernah dilakukan oleh vicky kepada deasy.

Mempertemukan pihak deasy kitaro dengan ibunda Vicky ini tidaklah sama sekali mendatangkan manfaat kepada kedua pihak, toh akhirnya hanya memperkeruh masalah, hanya membuat urat syaraf kedua pihak bertambah tegang. Terbukti pada akhirnya kedua pihak tidak saling memaafkan, padahal habib (guru spiritual Vicky) menyarankan untuk bersalaman bermaafan, dan soimah malah menegaskan “buat apa minta maaf kalau hatinya perez”.

Pertemuan perseteruan deasy kitaro dengan ibunda Vicky di acara soimah hanya dijadikan bahan acara untuk menaikkan rating oleh beberapa orang, jika pertemuan tersebut menghasilkan perdamaian kedua pihak mungkin itu hal yang sangat tepat, namun jika ini malah sebaliknya hanya menambah urat syaraf semakin panas maka ini tidak layak untuk dipertontokan kepada masyarakat Indonesia

Berikut akan kami tampilkan videonya dari youtube

Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 68
Sugianto, S.Pd.I
Akankah ada satu penawar
Untuk mengobati hatiku yang gusar

Manalah mungkin
Merak kayangan dan pipit hutan menyatu
Manalah mungkin
Langit dan bumi bersatu-padu

Inilah nasibku kawan
Lambat laun dia akan meninggalkanku
Inilah takdir hidupku teman
Cepat atau lambat ia akan pergi jauh dariku
Tinggallah aku sendiri menyepi
Mengharungi kehidupan dunia rahasia Ilahi

Selesai sudah sebuah puisi curahan hati yang aku gores dengan tinta emas didiarku. Sebuah puisi yang aku rangkai buat mengenang kisah yang barusan aku alami. Aku sedih sekali, tanpa terasa air mataku menetes dengan sendirinya. Kuseka air mataku. Kulap dengan bajuku yang usang lagi jelek. Aku menangis sambil berbaring dikamarku. Suasana semakin hening sekali rasanya. Aku mengenang nasibku yang tidak seindah teman-temanku. Mereka punya pacar, mereka punya segala-galanya. Sedangkan aku? Aku cacat, keluargaku miskin, adik-adikku banyak, orang tuaku buruh tani. “Oh Tuhan, betapa malangnya nasibku. Nasibku tak seindah bianglala. Nasibku tak seindah mentari. Nasibku tak seindah rembulan. Nasibku tak seindah hidupmu”.
Aku pun tertidur dengan pulas. Aku larut dalam dukaku yang kuciptakan sendiri. Tiada mimpi, tiada ilusi, tiada hayal. Semunya berjalan sesuai dengan apa yang telah digariskan oleh Ilahi Rabbi.
Penulis: Sugianto, S.Pd.I
Judul Novel: “Surat Cinta Dari Surga”
Tahun: 2014
Penerbit: -

Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 67
Sugianto, S.Pd.I
Banyak sekali kata-kata yang aku umpamakan buat Dewi. Sedangkan dulu sejak dia masih Sd atau pun kelas 1 dan 2 SMP, aku dan dia happy-happy aja, tapi sekarang lain sekali kurasakan. Semua yang kurasakan, semua yang aku alami berubah dengan berputarnya waktu. Lain yang kuimpikan lain pula yang aku dapatkan. Kuambil buku diaryku yang usang warna hijau daun. Kubolak-balik mencari lembaran yang kosong, kemudian kutulis rangkaian puisi galau. Puisi itu aku beri judul “Merak Kayangan”.

“Merak Kayangan”

Aku tak pernah menyangka
Aku tak pernah menduga
Hubunganku yang erat
Hubunganku yang rapat
Yang kuikat kuat dengan tinta emas
Lambat laun akan lepas dan putus

Kau dekat denganku
Namun terasa jauh sekali
Kau begitu rapat denganku
Namun kau tidak dapat aku miliki

Aku tahu keberadaanku
Aku hanyalah seekor pipit di tengah hutan
Sedangkan kau merak kayangan
Keberadaanku tiada arti dipelupukmu

Kusapu air mata ini
Sebagai tanda kesedihan hati
Penulis: Sugianto, S.Pd.I
Judul Novel: “Surat Cinta Dari Surga”
Tahun: 2014
Penerbit: -

Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 66
Sugianto, S.Pd.I
Aku terkejut dan terjaga dari lamunan yang memilukun hati itu.
“Astarfirullahulazim... mengapa aku. Kok bisa seperti ini. Semua itu belum tentu dan belum pasti. Semuanya sudah kubayangkan yang bukan-bukan”, ucapku dalam hati sambil menyapukan tanganku ke wajahku dan rambutku berulang-ulang. Kemudian aku pun istirfar berulang kali.  
Ketika aku lagi menembalikan alam bawah sadarku. Tiba-tiba adikku yang bungsu menghampiriku.
“Ada apa, Bang... Linglung ya?”, katana meledekku sambil duduk disampingku.
“Tidak...”, jawabku singkat.
“Pasti mikirin Cik Dewi, ya? Abang takut ia dimiliki oleh orang lain ya?”, kata adikku Norma Yunita yang baru kelas tiga sama seperti Fariz adik Dewi. 
“Kamu tahu apa, Dik... Kamu itu masih kecil”, jawabku kepadama sambil bangkit dari duduk.
“Sudah sana mandi, sudah sore ni. Jangan urusin masalah Abang”, tambahku sambil mengambilkan adikku handuk agar ia segera mandi.
“Yeeee.... gitu aja sewoot”, jawab adikku sambil mengambil handuknya dan terus mandi di sumur. 
Kini tinggallah aku sendiri, saat itu ingin rasanya aku teriak, namun aku malu. Ingin rasanya aku membunuh diri atau pun lari dari kampung. Tapi, aku tidak tahu harus ke mana. Mau terjun ke sungai, aku takut dimakan buaya. Mau bunuh diri,,,, aku takut mati. Dasar aku yang bodoh mencintai seorang puteri dari kayangan, sedangkan diri hanyalah seekor burung pungguk yang selalu merindukan bulan. “Sampai kapan aku akan begini ya...”, bisik hati kecilku. Aku hanyalah seekor semut hitam sedangkan dia seekor semut putih. Aku hanyalah seorang yang dhoif, sedangkan ia seorang yang jamilah. Aku hanyalah seorang manusia biasa, sedangkan ia seorang dewi. Aku hanyalah seorang hamba, sedangkan ia seorang puteri.
Penulis: Sugianto, S.Pd.I
Judul Novel: “Surat Cinta Dari Surga”
Tahun: 2014
Penerbit: -