Selasa, 08 September 2015

7 Tempat Bersejarah di Sambas


7 Tempat Bersejarah di Sambas
Pemangkat
7 Tempat Bersejarah di Sambas banyak orang yang tidak mengetahuinya, apalagi anak-anak sekarang ini. 7 Tempat Bersejarah di Sambas ini sudah dilupakan oleh masyarakat Sambas sendiri. Banyak orang tua-tua yang tidak mengetahuinya apalagi anak-anak zaman sekarang. Siapa yang salah akan semua itu? Apakah orang tua atau pemerintah selaku dunia pendidikan? Coba pelajaran mulok daerah dimasukkan ke dalam pelajaran anak sekolah dasar. Dan digali segala apa yang berkaiatan dengan sejarah, tentunya mereka mengetahuinya. Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarahnya.

Dibawah ini adalah 7 Tempat Bersejarah di Sambas, diantaranya ialah;
  1. Pemangkat
Pemangkat adalah kecamatan terpadat di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Indonesia. Dalam bahasa Tionghoa, kota kecil ini disebut (Hakka: Pang kat, Pinyin: Bāng jiá). Nama Pemangkat, menurut cerita diambil dari nama pendiri kota ini yaitu Pak Mangkat. Dulu pemangkat ini merupakan markas besar orang Cina pendatang yang ingin menguasai Sambas “Thai Kong” serikat emas Cina terbesar.
Di Pemangkat juga terdapat Tugu peringatan tentara Belanda yang tewas dalam pertempuran tahun 1850. Dan juga terdapat kuburan salah satu anggota tubuh Van Den Bost atau OBOS di Bukit Tanjung Batu yang diceritakan sebagai tentara Belanda bengis yang memiliki ilmu Rawarontek, untuk membunuhnya harus memisahkan tubuhnya tanpa setitik darah jatuh ke tanah dan bagian tubuhnya harus dikubur di daratan yang terpisah oleh Laut. Selain Tanjung batu bagian tubuh lainya ada di gunung Kalangbau.
  1. Tebas
Kota Tebas merupakan tempat Kesultanan Sambas membuka hutan, nama Tebas ini karena esultanan Sambas hanya menebas atau memotong kayu untuk mendirikan kesultanan, akan tetapi tidak jadi. Mareka hanya menebas kemudian mereka pergi ke Kota Bangun, dan disanalah mereka menetap mendirikan ampung yang disebut “Kota Bangun”.  
  1. Selindung
Selindung merupakan tempat pengepungan bala tentara dalam mengusir bangsa Cina yang ingin menduduki Kesultanan Sambas, dengan dibantu prajurit dari kerajaan Mempawah, Pontianak dan Portugis. Di Gunung Selindung meriam disulut untuk mengusir Cina-cina ke kota, ahirnya mereka dikumpulkan di Singkawang (Sengkejong-nama Singawang tempo dulu).
  1. Kartiasa
Kartiasa merupakan tempat pertempuran prajurit Sambas dengan prajurit Prabu Kertarejasa Jayawardana dari Kerajaan Majapahit di Jawa. Pertempuran ini terjadi karena raja dari Jawa ingin merebut pusaka kerajaan Sambas yang bernama “Mustika Bintang” milik Ratu Sepudak. Untuk mengenang terjadinya pertempuran itu, maka ditempat ini disebut “kartiasa”.
  1. Semparuk
Semparuk merupakan tempatnya serdadu belanda masuk ke Semparuk. Serdadu belanda berjumlah 300 orang. Yang pertama sekali menemukan atau melihat serdadu Belanda itu adalah orang yang Cina setempat dengan dialeknya “sampaklok-sampaklok-sampaklok”. Sampaklok artinya 300 masuk. Dialih bahasa dalam bahasa melayu atau Indonesia menjadi semparuk.
  1. Sebatu’
Sebatu’ atau Sebatok merupakan tempat tenggelamnya kapal belanda yang ingin masuk ke Sambas karena terhalang oleh batu yang ada di sungai. Karena kebodohan si kapten tentukan batu masih dibedal. Hingga searang kapal itu masih ada disana, yang terlihat hanya tiang benderanya saja. Akan tetapi jika air lagi kering atau surut, maka terlihat jelas bodi kapal di dalam sungai Sebatok.
  1. Sambas
Sambas merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Sambas. Di Sambas terdapat suatu kampung yaitu “Kampung Hangus”. Kampung Hangus ini dibakar oleh tentara Belanda atas arahan seorang penghianat dari anak Sambas sendiri.

Nah, itulah 7 Tempat Bersejarah di Sambas, dan banyak lagi yang lainnya, misalnya disejangkung ada masjid yang digunakan sebagai benteng pertahan untuk melawan tentara Belanda, hinga sekarang masjid itu masih berdiri dengan megahnya.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...