Minggu, 13 September 2015

7 Sungai Terunik di Sambas


7 Sungai Terunik di Sambas
Sungai Teberau
7 Sungai Terunik di Sambas. Sungai merupakan jalur tranfortasi air. Di sungai Sambas, dulunya banyak sekali lanting yang kita temukan. Sekarang keberadaan lanting sudah jarang sekali kita lihat. Penduduk sudah pindah ke daratan. Mungkin merea sudah bosan hidup dilanting dan mau istirahat di darat. Meneurut ilmu bumi atau geografi Sungai adalah aliran air yang besar dan memanjang yang mengalir secara terus-menerus dari hulu (sumber) menuju hilir (muara). Ada juga sungai yang terletak di bawah tanah, disebut sebagai "underground river". Misalnya sungai bawah tanah di Gua Hang Soon Dong di Vietnam, sungai bawah tanah di Yucatan (Meksiko), sungai bawah tanah di Gua Pindul (Filipina).

Di bawah ini adalah sungai daerah Kabupaten Sambas:   

  1. Sungai Teberau
Sungai Terberau terletak di pertigaan sungai yang disebut dengan nama “Muara Ulakan”. Nama Sungai Teberau diambil dari nama tumbuhan yang tumbuh di berbagai tempat yang bisa menahan air, seperti di rawa rawa. Kesultanan Sambas dahulu berada persis di persimpangan alur Sungai Sambas, Sungai Teberau dan Sungai Subah.
  1. Sungai Subah
Kecamatan Subah merupakan kecamatan kedua di Kabupaten Sambas yang dibentuk sejak diberlakukannya Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah. Di Kecamatan Subah terdapat Sungai Subah yang memanjang dari Sambas (tepatnya dari Muara Ulakkan yang bersimpang tiga) hingga ke Subah. Sungai ini terbentuk oleh aliran air yang deras, berbelok-belok seperti ular.
  1. Sungai Sambas
Sungai Sambas panjang dan cantik sekali haingga ke hulu. Jika kita menaiki perahu (sampan) atau motor air, pemandangan yang indah akan kita dapatkan hingga ke bantelan dan jauh lagi. Pada tepian Sungai Sambas ini telah dibuat satu Istana pada zaman dahulu. Namun sebelumnya pemerintahandi Lubuk Madung. Lubuk Madung merupakan pertemuan tiga sungai, yaitu Sungai Subah, Sungai Sambas Kecil, dan Sungai Teberau. Kemudian, di lokasi tersebutlah didirikan Istana Kesultanan yang hingga sekarang dikenal dengan nama Istana Alwatzikoebillah.
  1. Sungai Sebangkau
Sungai Sebangkau terletak di sebelah timur Sambas. Sungai sebangkau ini memajang dari Sebangkau yang terletak di Kecamatan Pemangkat hingga ke hulu Desa Kedondong, Nyayat, dan jauh lagi ke Gunung Bawang. Di hulu Sungai Sebangkau ini terdapat sebuah lagenda Batu Nek Jage yang terletak di Desa Pelanjau Kecamatan Tebas.
  1. Sungai Kartiasa
Sungai Kartisa merupakan sungai bersejarah tempo dahulu. Dahulu sungai ini merupakan sasi bisu dengan masuknya prajurit-prajuri kerajaan dari Jawa, yaitu raja Prabu Kertarajasa Jaya Wardana. Makanya ada nama “Kartiasa” untuk mengenang pertempuran antara prajurit Sambas dan prajurit dari Jawa.  
  1. Sungai Sekura
Sungai Sekura, terdapat diwilayah utara Sambas. Sekura adalah salah satu desa di Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia.Sungai Sekura ini merupakan sarana tranfortasi yang sangat sibuk, baik pagi, siang ataupun malam hari. Disungai sekura ini juga banyak nelayan tradisonal yang menangap ikan untuk kebutuhan seharihari ataupun dijual. Sekura adalah ibu kota dari Kecamatan Teluk Keramat.
  1. Sungai Tebas
Sungai Tebas terdapat di bagian barat Kabupaten Sambas. Sungai Tebas bermuara ke Sungai Sambas, sedangkan hulu dari sungai Tebas ini menuju hulu dari Sungai Sebangkau. Hulu dari Sungai Tebas ini semakin kecil, namun banyak sekali ikan-ikannya. Keunikan dari sungai ini adalah bentuknya yang berkelok-kelok atau berliku-likubdari muara hingga ke hulu. Semua itu merupakan proses alam yang sangat indah.   

Nah, itulah tujuh sungai yang terunik di Sambas, meskipun keunikannya hanya sedikit saja, akan tetapi itu merupakan sudut pandang penulis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...