September 2015

7 Keistimewaan Tentang Sambas
Penduduk atau masyarakat Sambas
7 keistimewaan tentang Sambas bukan hanya sekedar isu atau pun goresan semata. Keistimewaan itu bisa dianggap istmewa jika kita betul-betul mengalaminyab atau menyaksiannya sendiri. Jika ada yang tidak percaya, datang saja ke Sambas dalam artian lain Kabupaten Sambas. “dimana langit kami junjung, disitu bumi kami pijak, biar mati anak, jangan sampai mati adat” itulah semboyan atau pepatah “melayu Sambas”. Mungkin melayu lain pun demikian juga halnya, misalnya Melayu Riau, Malaysia, Jambi dan lainnya. “Jangan coba mengosek sarang tabuan, nanti kita yang akan dihalaunya, jangan disangka air yang tenang tidak ada buaya”, itu juga salah satu dari pepatah Melayu Sambas. 

7 keistimewaan mengenai Sambas ini, adalah sebagai berikut:
1.      Penduduknya yang ramah dan sopan
Penduduk kota sambas atau Kabupaten Sambas itu multi etnis, namun yang pastinya dominan tiga itu, yaitu Dayak, Melayu dan Cina. Makanya ada “sambas” dalam artian tiga bangsa suku.
2.      Kotanya bersih dan menyenangan
Kota Sambas yang bersih dan menyenangkan, alam yang indah dan permai serta berbatasan langsung dengan negeri jiran, yaitu Malaysia Timur. Jika kita santai sore hari di depan istana sambil menimati matahari tenggelam. Oh indahnya pemandangan dikala itu.
3.      Berbatasan langsung dengan luar negeri
Sebagaimana yang telah disingung di atas tadi, bahwa Kabupaten Sambas ini berbatasan langsung dengan Malaysia Timur. Jadi masyarakat Sambas tidak jauh-jauh lagi untuk pergi ke Malaysia, lewat Arok juga sudah bisa. Biaya tidak terlalu mahal jika ingin pergi ke Malaysia, serta pembuatan paspor juga mudah. Bagi penduduk yang berada diperbatasan, mereka juga sudah menggunakan uang ringgit sebagai alat tukar barang.  
4.      Sambas pernah dipimpin oleh seorang wanita
Kabupaten Sambas pernah di pimpin oleh seorang perempuan yang menjadi bupatinya, yaitu Ibu dr. Hj. Juliarti Djuhardi Alwi, M.P.H. beliau seorang yang pekerja berat, ulet dan cekatan. Memimpin dengan bijak dan ulung serta dermawan.
5.      Memiliki 7 pantai yang indah
Kabupaten Sambas mempunyai tujuh pantai yang indah-indah, diantaranya ialah sebagai berikut: 1. Pantai Polaria Selakau, 2. Pantai Sinam Pemangkat, 3. Pantai Serayi Jawai, 4. Pantai Tanah Hitam Paloh, 5. Pantai Selimpai Paloh, 6. Pantai Temajuk Paloh, 7. Pantai Kahona Jawai. Dan masih ada lagi pantai-pantai yang lainnya.  
6.      Adanya kerajaan atau negara di alam ghaib
Di Kabupaten Sambas terdapat sebuah kerajaan ghaib sampai sekarang. Anda boleh percaya, juga boleh tidak. Kerajaan ghaib tersebut terdapat di Kecamatan Paloh. Jika anda berminat untuk melihatnya, datang saja ke Kecamatan Paloh, kami menunggu kedatangan anda di sana.
7.      Hasil perkebunan yang melimpah
Hasil perkebunan saat ini yang melimpah di Kabupaten Sambas adalah sawit, karena saat ini banyak hutan yang ditebangi oleh pendudu atau dari perusahaan luar yang menebangi hutan untuk dijadikan perkebunan sawit. Selain sawit juga terdapat perkebunuan jeruk di MJL (Mitra Jeruk Lestari) di Boga Sempalai Kecamatan Sebawi.

Itulah tujuh istimewaan mengenai Kabupaten Sambas, selain tujuh tersebut, masih banyak lagi keistimewaan yang lainnya. Kita dapat menilai jika kita sudah berkunjung ke Sambas. 
Sandra Dewi Caleg PKB

Sandra Dewi seorang wanita yang cantik dengan baju berwarna hijau muda dan kerudungnya yang manis. Sandra Dewi adalah salah satu Caleg (calon legislatif) wanita Kota Singkawang yang nerasal dari Kelurahan Sekip Lama dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sandra Dewi mendapatkan nomor urut 3 dari partainya. Sandra Dewi punya misi dan misi tersendiri yang dapat memajukan Kota Singkawang khususnya serta kaum hawa. Keyakinannya sangat bulat insya Allah akan dapat memenangkan pemilu tahun ini. Segala sesuatunya kita yang berencana, Tuhan jua yang menentukannya.

Segala persiapan dan peraturan yang diberikan oleh KPU Kota Singkawang sudah dilaksanakan oleh Sandra Dewi. Karena ia memang bersungguh-sungguh dan punya niat yang murni untuk kaumnya serta Kota Singkawang dan Indonesia yang tercinta ini. Banyak sudah yang ia lakukan demi memperkenalkan dirinya kepada masyarakat Kota Singkawang khususnya masyarakat Dapil 3 Singkawang Tengah dan Singkawang Utara. Upaya yang sudah dilakukannya ialah membuat spanduk, baleho, kalender, kartu nama, stiker, sumbangan, dan lain-lainnya.

Sandra Dewi terkenal dengan keramahannya serta kecantiakn dan keayuannya dimata publik. Dengan penampilan yang sederhana ia dapat menarik simpatik dari kaum hawa itu sendiri. Namun, pada salah satu baleho yang ditemukan oleh penulis, bahwa bibir Sandra Dewi disulut dengan puntung rokok, sehingga rokok tersebut tetap menempel pada baleho tersebut. Mungkin itu ulah dari para pemuda iseng yang “geram” dengan bibir merahnya Sandra Dewi yang merekah seperti buah delima.

Dan disisi lain, banyak pula penulis temukan beberapa baleho dari Sandra Dewi yang disobek oleh orang yang tidak dikenal. Apakah itu lawan dari politiknya atau hanya iseng belaka. Akan tetapi, semua itu tidak menyurutkan semangat dan tekad dari ibu Sandra Dewi untuk terus maju demi visi dan misinya selaku Caleg dari PKB, dan masa depan kaum hawa khususnya.

Jika anda peduli pada kaum hawa, maka dukunglah Sandra Dewi untuk menjadi Caleg DPRD Kota Singkawang untuk periode 2014-2019. Ibu Sandra Dewi mempunyai slogan yaitu “bukan janji, tapi bukti” dan “bekerja untuk rakyat”.

Iga, Hesti dan Dian
Anda pernah ke Kecamatan Subah? Subah adalah kecamatan yang jauh dari pusat Kabupaten Sambas. Jika ingin ke Subah anda akan melewati sekitar 23 bukit yang lumayan tinggi. Menuju pusat kecamatan akan melewati dua buah bukit yang lumayan tinggi. Sehingga motor menjadi sesak nafas apabila motor tersebut sudah tua.

Berikut ini akan saya ostingkan photo gadis kecil Subah di Desa Sempurna yang penulis singgahi ketika penulis mencari narasumber atau situs sejarah mengenai Kerajaan Sambas atau Kabupaten Sambas sebagai referensi penulis membuat buku “Mulok Adat dan Tradisi Kabupaten Sambas” yang insya Allah tahun ajaran ini akan “Loncing”. Mohon do’a restu dan dukungannya ya. Semoga buku kita dinikmati dan dipakai oleh masyarakat Sambas dan anak-anak Sambas. Jangan kita hanya impor dari Jawa, apakah kita tidak bisa berbuat seperti mereka?

Ayo, kita lihat gadis-gadis Sambas tersebut, mereka adalah Iga, Hesti dan Dian:  






Iga, Hesti dan Dian

cantik khan???

7 Keramat Tempat minta Berkat di Sambas
Keramat Bantelan
7 Keramat yang ada di Sambas saat ini mungkin sudah banyak orang yang tidak mengerathuinya, atau mungkin banyak orang yang sudah melupakan keramat. Jika dulu, banyak orang yang mendatangi keramat untuk meminta berkat atau meminta ilmu kesaktian. Saat ini orang yang datang ke keramat sudah mulai menurun. Mungkin keimanan di dalam hati masyarakat Sambas sudah mulai tinggi.

7 keramat yang ada di Sambas diantaranya ialah sebagai berikut: 
1.      Keramat Bantelan
Misterinya makam Keramat Bantilan itu karena belum adanya yang mengetahui siapa makam yang ada di tepi Sungai Kuayan Sajad. Keunikan dari makam keramat bantilan yaitu sebuah pasu atau timpayan kecil warna kuning itu airnya yang tidak pernah habis walaupun sering di gunakan untuk cuci muka serta bagi penziarah untuk menyiram makam tersebut sejak zaman Kerajaan Sambas.
2.      Keramat Sambas
Keramat Sambas merupakan makam-makam Raja Kesultanan Sambas yang terletak di Desa Dalam Kaum. Makam yang pertama kali dimakamkan adalah Permaisuri Sultan. Dalam Cungkup ini terdapat makam-makam keluarga sultan sebanyak 44 buah makam, sedangan disekiatranya masing banyak-makam yang lain (kerabat raja).
3.      Keramat Sejangkung
Keramat yang terletak di Sejangkung adalah keramatnya Tok Kullup. Tok Kulup merupakan tokoh berpengaruh yang sangat dihormati sebagian besar masyarakat  Sambas masa lampau. Selain tingkat ilmunya cukup tinggi, dia juga banyak membantu dalam proses penyebaran ajaran agama Islam di negeri Sambas.
4.      Keramat Lumbang
Lumbang merupakan salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Desa ini memiliki luas 40 km2 (16,22% dari wilayah Kecamatan Sambas) dan merupakan desa terluas di Kecamatan Sambas. Di Lumbang ini, khususnya di Sambas, Syeikh Abdul Jalil al-Fathani lebih dikenali dengan sebutan Keramat Lumbang kerana beliau dikeramatkan orang adalah sebagai lambang ketinggian ilmunya hingga kepada ilmu hakikat dan makrifat.
5.      Keramat Batu Bejamban
Keramat Batu Bejamban, demikian nama sebuah lokasi yang terletak di antara belahan sungai–sungai di daerah Paloh, Sambas, lokasi yang  cukup unik dan tidak di huni seorang pun penduduk ini,  para pengunjung dari berbagai daerah dan latar belakang suku dan agama serta merta mendatanginya, seperti yang terlihat di masa libur semesteran, hari minggu malam jumat apalagi menjelang sembahyang kubur bagi orang cina, sangat ramai yang datang untuk minta doa restu serta minta murahkan rezeki.
6.      Keramat Bujang Nadi Dare Nandung
Dibukit Sebedang terdapat tempat dimakamkannya dua insan anak raja, yaitu Raja Tan Unggal. Mereka adalah “Dare Nandung dan Bujang Nadi”. Dare Nandung dan Bujang Nadi ini adalah dua beradik, mereka mati dikubur hidup-hidup oleh ayahnya sendiri (Tan Unggal) karena fitnah. Sejak saat itu hingga kini, makam Dara Nandung dan Bujang Nadi dikeramatkan oleh orang Sambas.
7.      Keramat Teluk Keramat
Menurut kisah yang disampaikan oleh Ibu Nani Roziah (65) warga tua di Desa Sekura, dahulu kala ketika Kesultanan Sambas masih berjaya, Desa Sekura masih berupa hutan belantara di sebagian besar wilayahnya dan hanya ada sedikit orang yang tinggal di desa ini. Pada suatu hari, sepasang suami istri asal Sambas, Wan Alif dan Tan Jaliah (kakek dan nenek narasumber), merupakan salah satu pionir waktu itu, membuka lahan untuk membuat ladang di daerah yang sekarang disebut dengan nama Jalan Keramat. Di tengah penebangan hutan dan pembersihan lahan, suami istri itu menemukan satu buah guci berornamen naga melingkar berwarna keabu-abuan, maka diambillah guci tersebut dan dibawa pulang untuk dibersihkan dan disimpan.

Nah, itulah tujuh keramat yang ada di Kabupaten Sambas, Propinsi Kalimantan Barat. Dan mungkin masih banyak lagi keramat-keramat yang tidak penulis ketahui. Lebih kurangnya penulis mohon maaf, semoga artikel ini bermanfaat buat kita semua, khususnya penulis sendiri.


7 Ikan Yang Tidak Ada Di Sambas
Ikan Piranha
7 ikan yang tidak ada di Sambas bukanlah suatu yang mustahil. Tujuh ikan itu memang benar-benar tidak ada di Sambas. Ikan banyak sekali di Sambas, misalnya ikan battok, ikan ruan, ikan sampol, ikan seluppek garam, ikan toman, ikan tapah, dan banyak lagi ikan yang lainnya, bahkan jallu (buaya) pun ada. Mengenai tujuh ikan yang tidak ada di Sambas itu misalnya ikan piranha, ikan salmon, ikan hiu, ikan paus, ikan duyung, ikan cumi-cumi, dan ikan tuna, serta banyak lagi ikan yang lainnya. Mengapa tidak ada ikan itu di Sambas? Karena ikan-ikan tersebut merupakan ikan dari luar negeri.

Inilah ke tujuh ikan-ikan tersebut: 
1.      Ikan Piranha
Ikan piranha ini berukuran besar bahkan terbesar di dunia. Karena ukurannya inilah sehingga ikan ini pun mampu memangsa seekor buaya. Giginya super tajam, jumlahnya ada 32. Panjang badannya 1,5 meter, beratnya sekitar 45 kilogram. Ikan ini punya gigitan yang sangat kuat dan bisa memangsa apa pun yang seukuran dirinya, menyerang manusia, dan bahan bisa mencabik-cabik buaya.
2.      Ikan Salmon
Ikan Salmon adalah sejenis ikan laut dari famili dari Salmonidae. Ikan lain yang satu famili dengan salmon adalah ikan Trout. Perbedaannya adalah pada migrasi hidup salmon dibandingkan dengan ikan trout yang menetap. Salmon hidup di Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik.
3.      Ikan Hiu
Ikan Hiu adalah sekelompok (Superdo Selachimorpha) ikan dengan kerangka tulang rawan yang lengkap dan tubuh yang ramping. Mereka bernapas dengan menggunakan lima liang insang (kadang-kadang enam atau tujuh, tergantung pada spesiesnya) di samping, atau dimulai sedikit di belakang, kepalanya.
4.      Ikan Paus
Paus atau lodan (khusus yang bergigi dan bukan berukuran kecil) adalah sekelompok mamalia yang hidup di lautan. Sebutan "paus" diberikan pada anggota bangsa Cetacea yang berukuran besar. Paus bukan tergolong dalam keluarga ikan.
5.      Ikan Duyung
Ikan Duyung atau dugong (Dugong dugon) adalah sejenis mamalia laut yang merupakan salah satu anggota Sirenia atau lembu laut yang masih bertahan hidup selain manatee. Duyung bukanlah ikan karena menyusui anaknya dan masih merupakan kerabat evolusi dari gajah.
6.      Ikan Cumi-cumi
Cumi-cumi adalah kelompok hewan cephalopoda besar atau jenis moluska yang hidup di laut. Nama itu “cephalopoda” dalam bahasa Yunani berarti "kaki kepala", hal ini karena kakinya yang terpisah menjadi sejumlah tangan yang melingkari kepala. Seperti semua cephalopoda, cumi-cumi dipisahkan dengan memiliki kepala yang berbeda.
7.      Ikan Tuna
Tuna adalah ikan laut pelagic yang termasuk bangsa dari Thunnini, terdiri dari beberapa spesies dari famili skombride, terutama genus Thunnus. Ikan ini adalah perenang andal (pernah diukur mencapai 77 km/jam).

Banyak lagi ikan-ikan yang lainnya yang tidak ada di Kabupaten Sambas. Sedangkan ikan-ikan dari Sambas yang memenuhi jalur pasar internasional adalah ikan udang atau lobster, ikan betutu, dan ikan belidak.     

Tahun Baru Masehi Ajang Pecah Perawan 2016
Tahun Baru
Tahun baru merupakan acara yang tidak akan pernah ditinggalkan oleh semua manusia yang ada dibelahan dunia ini. Acara tahun baru sepertinya sudah berakar dihati nurani mereka. Diseluruh belahan dunia telah melaksanakan berbagai acara demi memeriahkan tahun baru ini. Baik dari pedesaan hingga metropolitan merayakan pesta tahun baru. Acara tahun baru tersebut seolah-olah memperingati hari besar suatu agama, misalnya hari raya “natal” atau hari raya “idul fitri” bagi umat Islam. Namun yang hebatnya diacara tahun baru ini, semua agama, semua negara melaksanakan pergantian tahun. Jika perayaan agama seperti di atas, hanya agama itulah yang merayakannya, sedangkan agama yang lain hanya ikut berpartisifasi saja.

Berbagai kegiatan atau acara dipoles seindah dan semenarik mungkin agar acara tahun baru berkesan selamanya dihati mereka. Kembang api dan mercun sudah disiapkan, lagu-lagu yang bagus, bitbox, speker atau salon juga sudah disiapkan, artis didatangkan, pantai-pantai, cape-cape, hotel, apa saja semuanya sudah siap untuk menerima pengunjung tahun baru.

Namun, apakah kita sadar, secara tidak senaja atau segaja bahwa “tahun baru masehi merupakan ajang pecah perawan” (maaf jika menyinggung, ini hanya berdasarkan pantauan penulis saja dan beberapa informasi yang kami dapat dari narasumber yang dapat kami percaya).

Para pemuda yang masih sekolah (SD, SMP, SMA) pesta tahun baru. Jika mereka tidak bisa keluar ketempat-tempat yang mahal, mereka melaksanakan kegiatan tahun baru di depan rumah mereka dengan membuat pondok 3x4 atau berapalah, dihiasi dengan daun pohon kelapa, ditutup rapat, dan didalamnya ada tip atau DVD/CD buat ngedance nanti malam, serta minuman yang mudah didapat. Jika semuanya sudah larut dalam mabuk dan dance, serta keadaan malam yang dingin, laki-laki dan perempuan satu pondok, atau keluar malam bersama pacar, atau apa lagi namanya, hanya Tuhan yang tau apa yang akan terjadi.

Menurut saya “tahun baru masehi ajang pecah perawan”, ada lagi yang lainnya tu, yaitu malam “valentin”, itu sama juga. Budaya “asing” masuk, kita tukang makan, kita juga yang enak.................................................................................. menikmati semua itu.

Bidai Bengkayang
Indonesia adalah suatu negara yang amat besar, kaya akan keragaman suku dan budaya. Indonesia juga kaya akan hasil tambang dan ikan serta mineral yang lainnya. Indonesia juga punya kekayaan yang tidak akan habis-habisnya bila digunakan yaitu air dilautan dan udara serta sinar matahari yang nyaman dikulit. Namun jika semua itu dicemari, maka anak cucu tidak bisa lagi minum dengan air yang segar, tidak bisa lagi bernafas dengan nyaman, tidak bisa lagi untuk mengambil vitamin D secara gratis.

Budaya Indonesia begitu kaya, begitu juga dengan hasil kerajinan tangannya, ada batik, ada bidai, ada tikar, ada empek-empek, ada peyek, ada lempuyang, ada apa lagi ya, pokoknya banyak dech. Dengan banyaknya hasil atau khajanah yang ada di Indonesia, banyak pula orang yang ingin memilikinya, seperti Malaysia atau Singapura contohnya. Yang sangat terkenal tu, negara Malaysia. Dulu Malaysia ingin merebut pulau, tanah Camar Bulan, Bubur Pedas, sekarang “Bidai bengkayang”, nanti akan diklaimnya lagi tu ya, keropok ikan atau keropok basah dari Putusibau Kalimantan Barat.

Mengapa banyak khazanah Kalimantan Barat yang diklaim oleh Malaysia? Karena Provinsi Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan Malaysia. Orang-orang kita membawa dan menjual hasil kerajinan tangannya ke Malaysia, kemudian Negara Malaysia tersebut mengakui barang tersebut miliknya, padahal orang kita (Indonesia) yang sudah membuatnya. Jika melihat keadaan sekarang ini mungkin saya akan mengatakan “biarkan saja Malaysia mengklaim Bidai Bengkayang miliknya”. Jangan ada lagi sengketa diantara kita, biarlah kita semua hidup dengan damai, dengan tenang, dengan bahagia, agar hidup kita menjadi sukses, negara kita menjadi maju hingga ke anak cucu.



Bidai Bengkayang
Hubungan antara dua negara selama ini terjalin dengan begitu baik sekali. Jika kita lihat kembali kebelakang, sesungguhnya negara Malaysia dulunya belajar kepada negara Indonesia. Sebuah negara kecil belajar kepada negara yang amat luas dan besar. Itu dulu,,, sekarang malah berbalik, negara besar belajar kepada negara kecil. Guru belajar kepada muridnya. Dan pula sekarang murid juga sudah semakin pandai, semakin pintar, semakin cerdik, semakin gesit, semakin lincah, semakin ulet, sedangkan guru, semakin tua, semakin lamban, semakin pelupa, semakin bongkok, semakin apa lagi namanya.

Kini satu persatu barang milik guru ingin dikuasai oleh muridnya, mulai dari pulau, tanah, makanan (bubur pedas), kemudian tikar (bidai), setelah itu entah apa lagi yang akan diambilnya. Jika perlu ambil “aku”. Aku akan membuat kamu hebat seperti gurumu. Perlu kalian ketahui bahwa sesungguhnya pemerintah Indonesia tidak akan pernah mengakui pulau sipadan dan ligitan milik Malaysia. Begitu juga dengan yang lainnya yaitu “bubur pedas Sambas Kalimantan Barat, Tikar Bidai Bengkayang Kalimantan Barat, Tanah Camar Bulan Kabupaten Sambas Kalimantan Barat”.

Apa yang telah diucapkan oleh pemerintah Indonesia itu berdasarkan hasil dari rapat Presiden dengan jajaran para Menteri mengambil kesimpulan, bahwa pemerintah Indonesia akan menyelesaikan konflik pulau dan lain-lainnya yang diklaim oleh negara Malaysia secara diplomasi.

Jangan ada lagi sengketa diantara kita, biarlah kita semua hidup dengan damai, dengan tenang, dengan bahagia, agar hidup kita menjadi sukses, negara kita menjadi maju hingga ke anak cucu.


Bidai Bengkayang
Bidai adalah batas atau tempat berhenti dalam beberapa permainan olahraga, misalnya dalam permainan kasti. Namun, bukan defenisi seperti di atas yang kami maksudkan. Menurut kamus Bahasa Indonesia dalam artian lain bidai adalah tikar yang terbuat dari bahan rotan yang sudah dihaluskan menjadi seperti tali dan dianyam dengan rapi dan cantik menyerupai tikar atau permaidani.

Mengenai judul di atas, lagi-lagi Malaysia, lagi-lagi Malaysia. Beberapa bulan yang lalu kami telah memposting masalah bubur pedas Kalimantan Barat (Sambas) yang dklaim oleh Malaysia, klik di sini ya “Bubur Pedas Khas Sambas (West Borneo) Di Klaim Oleh Malaysia (Sarawak)” setelah ini apa lagi ya? Tanah kita sudah dicaplok, pulau kita sudah dicaplok, apa sih maunya. Mungkin karena kita satu rumpun kali ya, makanya perlu ada pengawasan yang ketat dari pemerintah mengenai aset-aset kita yang ada di Indonesia ini, khususnya aset yang ada diperbatasan seperti Bengkayang, Sambas, Intekong, dan lain sebagainya.

Bidai Bengkayang yang sudah dipermak oleh Malaysia diubah namanya menjadi Bidai Sarawak. Sebenarnya Tikar Bidai asal Seluas, Bengkayang, Kalimantan Barat adalah produk kerajinan tangan masyarakat disana. Akan tetapi dengan berkembangnya, atau beredarnya produk tersebut ke Malaysia maka nama tikar bidai Bumi Sebalo diubah namanya menjadi “Bidai Sarawak”. Jika begini terus keadaannya, maka kekayaan budaya Indonesia pada umumnya akan habis selalu saja di klaim oleh negeri luar (jiran atau tetangga). Apa sebenarnya permasalahannya? Kenapa bisa seperti itu?

Kita hanya orang kecil, hanya bias bersuara dan demo, akan tetapi keputusan tetap saja sama orang besar yang memegang tapuk pemerintahan. “Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya menyatakan prihatin mendapat kabar ada kerajinan tikar bidar milik masyarakat Seluas, Kabupaten Bengkayang diklaim pihak Malaysia. Ia pun mengajak masyarakat budayakan mematen hasil karya untuk menghindari klaim pihak lainn terutama oleh negara tetangga”.

Jika sudah demikian, coba kita cari solusi yang terbaik, apa yang harus dilakukan oleh Negara ini, oleh aparatur Negara. Jangan sudah diklaim baru kita usung masalah, sebelum terjadi, apa-apa yang bias kita jadikan asset, ayo kita perkenalkan ke PBB ke dunia, bahwa itu adalah asset kita, kita penemunya. Jangan biarkan orang-orang dengan mudah mengklaim punya kita. Jika bukan kita “siapa lagi?”.  




CariCommunity, Cari dan Bangun Komunitasmu disini!
Sosial Media
Social Media sudah menjadi gaya hidup masyarakat di era ini, dan bahkan sudah banyak orang yang menghabiskan waktu mereka untuk berinteraksi dengan teman dan kerabat lewat social media. 

Bicara social media pasti yang terlintas dipikiran kita adalah facebook dan twitter. dua social media ini memang selalu bersaing dan keduanya memiliki pengguna hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Pada tahun 2013 lalu, pengguna social media facebook di Indonesia sebanyak 42 juta pengguna dan mendapat urutan kedua sebagai pengguna terbanyak di dunia setelah Amerika Serikat. Sedangkan untuk pengguna social media twitter, Indonesia menempati urutan ketiga dunia, di urutan kedua jepang dan diurutan pertama Amerika Serikat sebagai pengguna twitter terbanyak dunia. Wow!!! Tentu ini bukanlah jumlah yang sedikit.

Namun, media social seperti twitter dan facebook pada umumnya hanya berfokus pada induvidu, dan lebih menguntungkan pemilik dari social media tersebut. Namun bagaimana jika sebuah social media berfokus pada komunitas, tentu ini sesuatu hal yang baru bukan?

Adalah CariCommunity yang membawa konsep social media dengan menghadirkan berbagai kelompok atau grup di Indonesia. Disini anda bisa mencari komunitas yang memiliki hobi atau ketertarikan akan suatu hal yang sama dengan anda, dan juga anda bisa membuat komunitas baru terkait hobi anda berdasarkan daerah tempat tinggal anda. Contohnya anda yang menyukai Backpacker, anda dapat membuat sebuah komunitas terkait kesukaan anda tentang Backpacker. Di CariCommunity.com juga ada komunitas yang memberikan tips atau cara menulis surat lamaran kerja yang benar, jika anda tertarik dengan komunitas ini anda bisa bergabung di Komunitas HR Indie. Menarik kan?

Uniknya lagi CariCommunity.com  juga memberikan keuntungan financial. Ada dua keuntungan financial yang ditwarkan CariCommunity.com yaitu Grup Engagement Bonus (GEB) dan Regional Empowerment Fund (REF).

Grup Engagement Bonus (GEB) merupakan bonus yang diberikan kepada grup yang telah ikut berkontribusi untuk CariCommunity.com. sedangkan Regional Empowerment Fund (REF) merupakan dalam bonus yang diberikan CariCommunity.com kepada grup atau komunitas yang mengajukan permintaan sumbangan dalam bentuk barang tertentu, contohnya komunitas yang bergerak dalam bidang kemanusiaan seperti Komunitas Kita Peduli memberikan buku-buku kepada anak-anak yatim piatu.

Nah, penjelasan diatas hanya memberikan informasi sekilas mengenai CariCommunity.com dan tentunya banyak hal yang menarik jika anda mendaftarkan diri dan bergabung dalam berbagai komunitas yang telah tersedia di CariCommunity, atau komunitas yang anda buat sendiri di media social ini. Tentunya lewat media social ini anda bisa berbagi informasi dengan orang-orang yang memiliki kesamaan dan ketertarikan dalam hal hobi, aktivitas, pekerjaan dan hal lainnya.

Nomor   :     01 / KAH / 2015
Perihal    :     Arisan

Kepada
Yth. Bapak Haji dan Ibu Hajjah
…………………………..
Anggota Arisan Haji
Di –
………………………


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarkatuh.

Dengan hormat kami beritahukan kepada Bapak dan Ibu anggota arisan haji bahwa arisan dilaksanakan  pada                :

Hari / Tanggal         :         Jum’at, 6 Juli 2013
Jam                        :         09.00 / langsung sholat Jum’at di Pemangkat
Tempat                   :         di Rumah H. Sumedi
                                        Jln. Abd. Kadir Kasim Pemangkat
Acara                     :         Penutupan dan Pembukaan Arisan

Demikian harapan kami semoga Bapak / Ibu dapat hadir sebagaimana mestinya.


                                                                                     Singkawang, 23 Juni 2013 
                       Penasehat                                                               Ketua


       Drs. HM. THAMRIN JABAK                              H. SYAMSUDI MANSUR     


e-tipsehat.blogspot.com
Apa yang dilakukan dan apa yang harus dilakukan 7 menit sebelum melakukan sek, mari kita lihat di bawah ini. Jika kita bicara soal sek, semua orang menyukai tentang “sek”. Bahkan seluruh makhluk tuhan di dunia ini mebutuhkan yang namanya “sek” atau dengan kata lain hubungan badan, kawin (perkawinan). Kenapa? Karena sek itu merupakan kebutuhan biologis dan sebuah alat (suatu proses) untuk menciptakan makhluk yang baru. Jika tidak melakukan sek atau tidak ada yang namanya “sek”, maka dunia ini tidak akan ramai, tumbuhan dan hewanpun tidak ada. Bicara perkembangbiakan seluruh makhluk hidup yang tuhan ciptakan itu berbeda-beda caranya, akan tetapi namanya tetap satu (hubungan intim) menyatunya kemaluan laki-laki (jantan) pada perempuan (betina). Bicara mengenai sek, anak kecil saja (anak SD dan ABG SMP atau SMA) sudah tahu tentang sek dan melakukan sek. Mereka ingin mengetahui lebih dalam tentang sek itu. Mereka berekploitasi dengan kemaluan lawan jenisnya masing-masing. Sek itu memang enak dan menyenangkan serta mengasikkan yang dapat membuat orang tersebut melayang entah ke mana.    

Lalu bagaimana dengan judul di atas yang membahas 7 menit sebelum melakukan sek? Tujuh (7) menit sebelum melakukan sek adalah (1) memakai wewangian, (2) merayu atau mencumbu istri (pasangan), (3) melakukan poreply (pemanasan), (4) membaca do’a sebelum melakukan sek (doa yang dibaca adalah “Allahumma Zannibnas Syaitona Wa Zannibis Syaitona Fima Rojaktana” bagi yang beragama Islam, dan saya rasa mungkin dari agama lain pun lebih baik membaca doa, tapi menurut agama dan kepercayaannya masing-masing, mengapa harus membaca do’a? Agar anak tersebut yang hasil melakukan intim (sek) ini tidak dimasuki setan dan agar perilakunya tidak seperti setan, (5) mencium kening, menghembus kedua telinga dari pasangan, (6) mencium kemaluan dan memberikan rangsangan di atasnya, (7) minum obat atau pil (jamu) agar selalu tetap pit dan bertenaga saat melakukan hubungan badan. Ketika melakukan sek anda bebas untuk melakukan ekplorasi terhadap lawan jenis anda (karena sudah suami istri), lagi pula istri adalah ibaratkan sawah. Harus dikerjakan atau dirawat sebagaimana kita suka.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 223 yang artinya “Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman” (QS. Al-Baqarah: 223). Dan Allah Subhanahu Wata’ala juga telah berfirman dalam Al-Quran surah Al Baqarah ayat 187 yang artinya “Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma'af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar…” (QS. Al-Baqarah: 187).

Maka dari itu semurnakanlah hubungan badan itu, jangan hanya sekedar lampiasan nafsu belaka, nikmati dan syukuri, bukan hanya main tembak dan tidak menghargai wanita atau istri kita, mau enaknya dikita aja, sedangkan istri belum merasa puas.

7 Pantangan yang Mistik di Sambas
Tidak boleh tengkurap
7 Pantangan yang Mistik di Sambas sering kita jumpai. Sebenarnya jika bicara soal pantangan di Sambas itu banyak sekali. Akan tetapi penulis hanya memuat tujuh buah saja. Maklum sekarang lagi ngetrennya angka tujuh berdasarkan on the spot TRANTV. Pantangan adalah sesuatu yang dilarang oleh orang tua yang berdampak pada orang yang melanggar pantangan tersebut. Orang Jawa bilang “pamali” contoh: jangan begini (jangan begitu .......) nanti bisa pamali. Namun sekarang ini berdasarkan kemajuan zaman, banyak anak muda yang sudah tidak mempercainya. Mereka bilang itu hanyalah kebetulan belaka, atau hanya sekedar rekayasa, atau lain lagi mereka bilang “cuma mitos semata”. 
Di bawah ini merupakan 7 pantangan yang mistik di Kabupaten Sambas, diantaranya ialah:
  1. Tidak boleh tengkurap
“Jangan tengkurap, itu tidak baik , tidak boleh” kata-kata orang tua kepada anaknya secara turun temurun hinggga saat ini. Orang tua melarang aku agar jangan tengkurap ada saat belajar, bermain, atau membaca dan lain sebagainya, itu semua nantinya akan menyebabkan “MATTI UMMAK” Katanya. Jadi aku takut kehilangan ibu. Dalam artian modern pantangan tersebut sebenarnya nanti bisa sait dada bagi si pelaku,karena jika belajar atau membaca sambil tengkurap, dadanya akan menyentuh lantai. Jadi nanti dadanya bisa sakit (jantung) tidak lancar memompa darahnya.   
  1. Tidak boleh bernyanyi di dapur
Pantangan yang berikutnya adalah “tidak boleh bernyanyi di dapur”. Tidak boleh bernyanyi di dapur, jika ada yang melanggar nanti akan mengaibatkan si pelau aan beristri atau bersuami orang yang sudah kanjut usia (orang tua = bujang tua, perawan tua, suami orang yang sudah tua). Dalam artian modern sebenarnya jika sibuk bernyanyi di dapur, nanti apa-apa yang dimasak akan hangus atau apa. Nanti bisa lalainya dan lupa pada pekerjaan (artian anak muda sekarang, red).
  1. Tidak boleh duduk di bandul (depan pintu)
Pantangan di atas ini, tidak boleh duduk di bandul atau di depan pintu nanti mengakibatkan si pelaku akan melamar anak orang baik laki ataupun perempuan akan ditolak oleh orang tua yang dilamar atau akan di tolak oleh yang dilamar tersebut. Bisa juga diartikan si pelaku akan sering sakit, orang suka-suka... ia sakit. Orang raya atau lebaran, ia sakit. Sakit karena sua duduk nyampar kata orang Sambas. Jika diartikan secara modern oleh anak muda sekarang sebenarnya menghalangi orang yang mau masuk ke dalam rumah atau keluar dari rumah. Jadi bisa menggangu orang-orang yang mau lewat di depan pintu. Jadi makanya tidak boleh duduk di depan pintu.      
  1. Tidak boleh bersiul pada malam hari
Tidak boleh bersiul pada malam hari, nanti bisa mendatangkan hantu ke rumah dan menakuti si pelaku atau siapa saja yang lemah semangatnya. Jika si pelaku lemah semangatnya, maka ia yang akan di ganggu oleh hantu tersebut. Dalam artian modern searang, bersiul pada malam hari,membuat bising orang yang mau istirahat, biasanya bersiul itukan menyanyikan sebuah lagu kegemaran. 
  1. Tidak boleh membakar terasi atau membuat nasi bubur jika di hutan
Tidak boleh membakar terasi atau membuat nasi bubur jika di hutan, nanti akan mendatangkan hantu ke pondok kita. Pondok ita akan diguncang-guncang oleh si hantu tersebut untuk meminta nasi bubur. Sedangan bau belacan atau terasi mengganggu penciumannya. Dalam artian modern si hantu juga kepengen maan nasi bubur dan sambal terasi. 
  1. Tidak boleh tidur searah jika berada di hutan
Tidak boleh tidur searah jika berada di hutan nanti akan diangkat oleh hantu ke dalam hutan. Jadi tidurnya harus selang-seling. Kepala-kaki, kepala-kaki, jika kita lakukan seperti itu, hantunya bingung, mana kepalanya, mana kakinya. Dalam artian modern, menghambat langkah si pencuri atau membagi ruangan agar cukup,karena pondok di hutan biasanya agak kecil.   
  1. Tidak boleh menjahit pakaian yang ada di badan
Tidak boleh menjahit baju di badan, itu sama saja dengan menjahit pakaian si mayat. Jika itu kita lakukan maka kita sama saja dengan mayat (sudah mati). Karena hanya orang yang masih hidup menjahit kain si mayat. Dalam artian modern sebenarnya, nanti jika kita menjahit pakaian di badan, bisa tercucuk jarum tubuh kita. 
Dan banyak lagi pantangan yang lainnya, misalnya tidak boleh bersiul di dalam rumah, tidak boleh membunuh ular yang masuk ke dalam rumah, tidak boleh menyisakan nasi di dalam piring (jadi makan harus habis), tidak boleh makan tebu pada sore hari (hampir malam), dan banyak lagi yang lainnya. Percaya atau tidak itu terserah yang baca.