Jumat, 03 Juli 2015

Kultum Singkat Nuzulul Quran


Auzubillahimnassaitonirrojim, Bismillahirohmanirrohim, Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh. Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang dibahagikan oleh Allah SWT. Malam ini adalah malam ketujuh belas kita melaksanakan sholat sunat tarawih dan witir serta tadarus. Judul kultum saya beri judul dengan “malam nuzulul quran”, namun sebelumnya saya akan mengatakan bahwa pahala sholat tarawih malam ini adalah (Klik di sini “Fadilah Sholat TarawihMalam Ketujuh Belas 1434 H”).    

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang berbahagia dan dirahmati oleh Allah SWT, pada malam ini adalah malam turunnya Al-Quran, yaitu tanggal 17 Ramadhan. Pada malam ini adalah malam yang bersejarah bagi umat Islam, karena turunnya Al-Quran yang diturunkan oleh Allah melalui seorang Malaikat yang bernama Jibril kepada Nabi Muhammad SAW di gua Hira. Sebuah gua yang digunakan oleh Rasulullah SAW untuk menyendiri. Sejak dari itulah hingga kini Kitab Suci Al-Quran menjadi petunjuk dan pedoman bagi manusia. Waktu itu usia Nabi Muhammad SAW 40 tahun lebih 6 bulan 8 hari, atau kira-kira 13 tahun sebelum ia hijrah dari Makkah ke Madinah. Semua itu terjadi pada tanggal 17 Ramadhan bersamaan tanggal 6-8-610 M.

Ayat Al-Quran yang mana yang telah diturunkan oleh Allah SWT pada malam itu? Adapun ayatnya yaitu “bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam*, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya” (QS. Al-Alaq: 1-5).
Keterangan*: Maksudnya adalah Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca.

Sejak saat itulah beliau secara resmi menjadi Rasul untuk umat manusia seluruh jagat raya. Untuk itulah pada malam ini, mari kita kumandangkan kalam Ilahi, mari kita perbanyak membaca ayat-ayat suci Al-Quran semoga dengan membaca ayat-ayat suci tersebut, pahala kita akan terus bertambah. Dalam kesempatan ini pula, saya katakan pergiatlah pengajian-pengajian kita walaupun di mana kita berada.

 Para jamaah yang dirahmati oleh Allah SWT, pada malam tanggal 17 Ramadhan ini, pahala sholat Tarawih adalah “dia akan diberi pahala oleh Allah sebanyak pahala para Nabi”. Saya menghimbau pada bapak dan ibu... ayo kita didik anak-anak kita untuk membaca Al-Quran. Dan pada masyarakat bimbinglah mereka-mereka itu ke jalan yang diridhoi oleh Allah SWT. Karena selagi kita berpegang teguh pada Kitabullah dan Sunnah Rasul kita tidak akan pernah tersesat. Al-Quran adalah petunjuk dan pedoman untuk kita hidup di dunia dan keselamatn hidup kita di akhirat.

Allah SWT berfirman dalam Quran Surah Al-Baqarah ayat 185, yang artinya “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). karena itu, Barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan Barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur” (QS. Al-Baqarah: 185).

Sekali lagi saya menghimbau, khususnya pada adik-adik, anak-anak didik, perbanyaklah beramal, sholat, puasa dan jangan lupa membaca Al-Quran (ngaji), pada bulan Ramadhan ini serta pada hari-harai atau pada bulan yang lainnya. Janganlah kita hanya pandai bicara, bahwa kita ini adalah hamba yang bertaqwa! Namun tidak ada terlihat sedikitpun perilaku yang sesuai dengan petunjuk Al-Quran.   

Demikianlah kultum pada malam ini yang dapat saya sampaikan. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin.... Wasalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh....
    
Sumber/Daftar Pustaka:
  1. Mahfudli Sahly. 1995. Pedoman Khutbah Jum’at dari Masa ke Masa. CV. Aneka Solo.
  2. Sugianto, S.Pd.I. 2000. Kumpulan Ringkasan Kultum. CV. Contras Singkawang.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...