Minggu, 28 Juni 2015

Puisi cinta yang cemburu

Puisi cinta yang cemburu ini penulis ciptakan pada saat penulis sedang bekerja di kantor SDN 12 Buluh Enggadang. Puisi ini ditujukan khusus untuk seorang gadis kecil yang baru berusia 13 tahun. Walaupun gadis itu masissh terbilang kecil, akan tetapi penulis sangat sayang kepadanya. Akankan cinta akan menjadi nyata?

Aku tak berhak tuk cemburu tapi jujur aku cemburu

Dua belas purnama terlampaui sudah
365 hari terlewati begitu saja
Nol hari aku mengenalmu
Hingga kini semuanya berlalu bagaikan bayu

Kecerianmu
Tangisanmu
Kebencianmu
Senyumanmu
Semunya tentang kamu
Ada dimemoriku

Tatapanku tak lepas padamu
Ingatanku tak sirna darimu
Impian yang tersimpan disanubariku hanya dirimu
Hanya dirimu
Dan dirimu
Semuanya kamu

Kau seorang gadis yang kuat
Sedangkan aku laki-laki yang lemah
Kau punya pendirian yang teguh
Sedangkan hatiku mudah rapuh

Perjalananmu masih panjang
Impianmu masih banyak
Harapanmu masih menggunung
Capailah harapan dan impianmu itu

Aku tak bisa berbuat banyak
Karena aku bukannya Dewa ataupun Arjuna
Dan pula, aku bukannya malaikat
Aku hanya manusia biasa yang lemah

Hanya sesaat kita bersua
Hanya sesaat kita bersama
Hanya sedetik kita bahagia
Sedangkan kita tidak pernah berdua

Apakah esok kita akan berjumpa lagi?

Itulah puisi cinta yang cemburu bila melihat orang yang disayang dengan laki-laki lain. Akankah cinta ini akan menjadi nyata dan terwujud dengan mudah? Mungkin cinta ini pula hanya sekedar ilusi atau hayalan semata disaat siang bolong.   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...