Selasa, 30 Juni 2015

Olahraga Berkuda Terpopuler di Dunia


Olahraga berkuda Telanjang mungkin aneh kita dengar, dan tidak pernah kita dengar sama sekali. Akan tetapi hal semacam itu mungkin tidak aneh bagi orang-orang Erofa atau negeri Paman Sam. Kebiasaan seperti itu biasanya banyak dilakukan oleh orang-orang kaum nudis. Kaum nudis adalah kaum yang suka bertelanjang bulat keliling-keliling kota atau dijalanan. Mereka menganggap bahwa dengan telanjang itu merasa bebas dari semua masalah. Apa yang telah mereka lakukan mungkin mereka sudah mendapatkan segala-galanya. Banyak sekali yang dapat mereka lakukan dengan bertelanjang atau berbogel ria, salah satunya yaitu Olahraga berkuda Telanjang dipagi hari. Olahraga berkuda Telanjang kadang-kadang mereka lakukan pada momen-momen tertentu saja, atau hanya sekedar iseng-iseng belaka (suka-suka-hura-hura-poya-poya). Dan bahkan naik gunung dengan berkuda telanjang pun mereka lakukan.

Jika dilihat dari dunia kesehatan, apakah dampak dari olahraga berkuda telanjang, baik bagi laki-laki ataupun perempuan? Berkuda atau olahraga berkuda dengan telanjang atau dengan berbugil ria tentunya akan dapat membahayakan diri, mungkin di kuda terdapat virus atau bakteri akan mudah menempel pada kulit dan akan mudah memasuki jaringan tubuh yaitu pori-pori tubuh. Apalgi pada alat kelamin wanita yang sangat lunak, akan dapat memasuki mulut-mulut atau lubang vaginanya atau labia minora atau mayoranya yang sudah mau keluar.

Jika dilihat dari sudut pandang agama, bagaimana? Setiap agama yang ada di Indonesia, pastinya melarang hal semacam itu. Dengan olahraga berbugil ria di jalanan yang terbuka apalagi dipantai atau di sirkuit. Apa yang dilakukan itu tentunya melanggar norma agama atau norma susila. Orang tersebut akan dikucilkan atau akan dibilang orang gila. Allah Subhanahu wataala berfirman dalam Al-Quran surah Al A'raaf ayat 26 yang artinya “Hai anak Adam[530], sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa[531] itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat” (QS. Al-A’raaf: 26). Keterangan: [530]. Maksudnya ialah: umat manusia [531]. Maksudnya ialah: selalu bertakwa kepada Allah.

Dengan berolahraga telanjang bagi mereka mungkin satu kepuasan tertentu. Angina yang berhembus akan meniup seluruh tubuhnya tanpa penghalang sedikitpun. Badan terasa nyaman dan enak sekali jika angina atau air mengalir di tubuh. Begitu juga sengatan matahari pagi atau sore hari terasa enak sekali. Berkuda telanjang bagi kaum nudis itu tidaklah ha lasing bagi mereka, karena mereka sudah mendapatkan segala-galanya, mereka mengumpamakan karena manusia awalnya adalah telanjang.







Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...