Selasa, 30 Juni 2015

Kultum tarawih ke 18


Auzubillahimnassaitonirrojim, Bismillahirohmanirrohim, Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh.

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang dibahagikan oleh Allah SWT. Malam ini adalah malam ke 18 kita melaksanakan sholat sunat tarawih dan witir serta tadarus.

Judul kultum saya beri judul dengan “mencari keampunan Tuhan”, namun sebelumnya saya akan mengatakan bahwa pahala sholat tarawih malam ini adalah (Klik di sini “Fadilah Sholat TarawihMalam Kesembilan Belas 1434 H”).    

Para jamaah sholat Isya, Tarawih dan Witir yang berbahagia dan dirahmati oleh Allah SWT, kita sebagai umat Islam, sebagai hamba Allah ialah mencari keridhoan Allah SWT. Banyak meminta ampun atas dosa yang kita sengaja cepat-cepatlah kita minta ampun pada Allah SWT, berhubung bulan yang suci ini dan bulan yang penuh rahmat.

Para jamaah kita telah banyak melakukan dosa yang tidak kita sadari, diantaranya jika kita hendak ke pasar, atau menjemur padi, tiba-tiba hari hujan, lalu tanpa kita sadari kita mengatakan Allah itu tidak adil. Maka hendaknya kita mengucap “astarfirullahul ‘azim”. Itu adalah dosa yang tidak kita sadari.

Lalu bagaimana cara kita untuk mencari jalan keampunan Tuhan? Sebenarnya banyak sekali, cuma ada beberapa hal yang penting yaitu dengan tobat. Dan tobat itupun terbagi lagi menjadi dua, yaitu tobat lahir dan tobat batin.

Tobat lahir adalah ucapan dengan lisan dengan mengucap “astarfirullahul ‘azim”. Sedangkan tobat batin adalah pengakuan dalam hati dan berjanji tidak mengulangi lagi dosa-dosa yang lalu. Dan dengan memperbanyak amalan sunat serta memperbanyak mengingat mati. Mati adalah salah satu yang kita takuti, namun mati pasti akan datang di manapun kita berada meskipun kita berada di dalam peti besi yang kokoh.

Para jamah yang berbahagia, ingatlah kita pada Allah untuk meminta ampun kepada-Nya dari salah atau dosa.

Demikianlah kultum pada malam ini yang dapat saya sampaikan. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin.... Wasalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh....
    
Sumber/Daftar Pustaka:
  1. Mahfudli Sahly. 1995. Pedoman Khutbah Jum’at dari Masa ke Masa. CV. Aneka Solo.
  2. Sugianto, S.Pd.I. 2000. Kumpulan Ringkasan Kultum. CV. Contras Singkawang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...