Minggu, 28 Juni 2015

Fadilah Tarawih Malam Ke 7


Fadilah Tarawih malam ke 7 berbeda dengan fadhilah tarawih dengan malam kedelapan dan seterusnya. Setiap malamnya solat tarawih itu mempunyai fadhilah yang berbeda-beda. Jadi jika kita melaksanakan sholat tarawih 30 malam berturut-turut, maka dapatlah kita kesemua fadhilah yang telah Allah Subhanahu Wata’ala janjikan itu. Jika tidak, maka hanya malam yang dikerjakan itulah yang akan didapatkan. Sholat tarawih boleh dikerjakan dengan berjamaah atau dengan munfariz atau sendirian. Sholat tarawih itu dikerjakan setelah sholat wajib, yaitu sholat isya. Sholat tarawih boleh dikerjakan di rumah atau dimasjid, surau atau langgar, atau pula di tanah lapang. Yang penting bersih dan bebas dari najis besar ataupun najis kecil dengan kata lain “harus bebas dari kotor”.

Sedangkan untuk Fadilah sholat tarawih malam ketujuh adalah “Seakan-akan dia bertemu Nabi Musa, As”.

Itulah fadhilah sholat tarawih malam ke tujuh, sedangkan untuk Fadilah sholat tarawih malam kedelapan adalah “Allah memberikan kepadanya, seperti apa-apa yang diberikan Nabi Ibrahim, As”. Mengenai fadhilah yang ke tujuh tersebut, penulis terangkan, bahwa kita yang mengerjakan sholat tarawih malam ke tujuh itu, seakan-akan bertemu atau berjupa dengan Nabi Musa, As. Alangkah bahagianya kita, kita dapat berjumpa dengan Nabi Musa, As. Hanyalah orang-orang tertentu yang mendapatkan pahala tersebut, yaitu orang-orang yang telah melaksanakan sholat tarawih secara jamaah atau pun secara sendirian. Coba bayangkan, bagaimana kita seakan-akan berjumpa dengan pacar kita, dengan orang yang kita cintai ataupun orang yang kita saying. Hati kita bahagia sekali, dan bahkan hati kita berbunga-bunga karenanya. Begitu jugalah jika kita berjumpa dengan Nabi Musa, As ataupun nabi yang lainnya, apalagi Nabi Muhammad, SAW. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...