Selasa, 19 Mei 2015

Pantun Isra Miraj


Pantun Isra Miraj

Bukan beta bijak berperi, pandai mengubah madahan puisi, dengan menulisnya hamba di sini, bukan hanya untuk menggurui. Jalan-jalan ke alun-alun, terlihat pula sepasang angsa, kalau masalah pantun, saya ini bukan ahlinya. Anak kecil lagi makan, makannya di atas papan, saya ini hanya ingin menuangkan, bakat yang ada di dalam badan. Jalan ke atas bersusah payah, jangan lupa membawa belati, jika sudah merasa lelah, baca saja pantun di bawah ini.

“Pak amat patah kali, Selamat menikmati”

Buah nanas buah lakum, dijuluk orang dengan galah, dapat satu buahpun jatuh, assalamualaikum warahmatullahi wabarkatuh.

Masukkan uang di kotak baz 
Kotak tersimpan di batang asam
Hari ini adalah Isra’ dan Mi’raz
Hari besar bagi umat Islam

Sungguh enak buah rambutan
Rambutan dibeli di toko pak Amat
Hari ini sholat diperintahkan
Agar kita selamat dunia akhirat

Sungguh lebat buah rambutan
Banyaklah burung makan di dahan
Nabi Muhammad adalah panutan
Bukannya artis yang menjadi tauladan  

Anak kecil memakai sepatu
Sepatu itu merah warnanya
Selagi kita masih diberi waktu  
Jangan lupa untuk melaksanakan perintah yang kuasa

Anak kecil sungguh santun, namuan sayang ia sesunggukan, itulah empat bait pantun,  yang dapat kami suguhkan. Budi berteman dengan si Firman, Firman berjalan jumpa buah tomat, para pembaca yang budiman, semoga artikel kami bermanfaat. Daun salam asam kanis, salammmmmm dari penulis,





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...