Kultum Subuh Tuhan di mana?

Ada orang bertanya tentang tuhan itu di mana? Aku hanya diam... apa yang harus aku jawabkan. Apakah aku harus bilang tuhan ada di mana-mana. Jika aku jawabkan seperti itu, maka ia akan berkata padaku “bahwa tuhan itu banyak”. Mengapa banyak? Karena ada di mana-mana. Lalu yang benarnya apa? Di mana Tuhan yang sebenarnya?

Perhatikan firman Allah SWT yang artinya “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (QS. Al-Baqarah: 186).

Keterangan: Ayat ini turun berkenaan dengan datangnya seorang Arab Badui kepada Nabi SAW yang bertanya: "Apakah Tuhan kita itu dekat, sehingga kami dapat munajat atau memohon kepada-Nya, atau jauh, sehingga kami harus menyeru-Nya?" Nabi SAW terdiam, hingga turunlah ayat ini (S. 2: 186) sebagai jawaban terhadap pertanyaan itu. (Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir, Ibnu Abi Hatim, Ibnu Marduwaih, Abussyaikh dan lain-lainnya dari beberapa jalan, dari Jarir bin Abdul Hamid, dari Abdah as-Sajastani, dari as-Shalt bin Hakim bin Mu'awiyah bin Jaidah, dari bapaknya yang bersumber dari datuknya.)

Firman Allah SWT yang artinya “ Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy*. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha suci Allah, Tuhan semesta alam” (QS. Al-A’raaf: 54).
Keterangan*: Bersemayam di atas 'Arsy ialah satu sifat Allah yang wajib kita imani, sesuai dengan kebesaran Allah dsan kesucian-Nya.

Berdasrkan ayat di atas, maka terjawab sudah pertanyaan itu. Tuhan dimana? Jawabnya dekat dengan kamu. Akan tetapi kamulah yang telah menjauh dari-Nya, maka kamu leleh mencari Tuhan, karena kamu telah jauh. Coba kamu dekati Tuhan, pasti kamu tidak mencari-cari lagi. Bagaimana caranya untuk dekat dengan Tuhan? Laksanakan perintah-Nya dan jauhilah larangannya. Insa Allah Tuhan akan dekat denganmu. 
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours