Jumat, 01 Mei 2015

Kultum Subuh: Tuhan di mana?


Kultum Subuh Tuhan di mana?

Ada orang bertanya tentang tuhan itu di mana? Aku hanya diam... apa yang harus aku jawabkan. Apakah aku harus bilang tuhan ada di mana-mana. Jika aku jawabkan seperti itu, maka ia akan berkata padaku “bahwa tuhan itu banyak”. Mengapa banyak? Karena ada di mana-mana. Lalu yang benarnya apa? Di mana Tuhan yang sebenarnya?

Perhatikan firman Allah SWT yang artinya “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (QS. Al-Baqarah: 186).

Keterangan: Ayat ini turun berkenaan dengan datangnya seorang Arab Badui kepada Nabi SAW yang bertanya: "Apakah Tuhan kita itu dekat, sehingga kami dapat munajat atau memohon kepada-Nya, atau jauh, sehingga kami harus menyeru-Nya?" Nabi SAW terdiam, hingga turunlah ayat ini (S. 2: 186) sebagai jawaban terhadap pertanyaan itu. (Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir, Ibnu Abi Hatim, Ibnu Marduwaih, Abussyaikh dan lain-lainnya dari beberapa jalan, dari Jarir bin Abdul Hamid, dari Abdah as-Sajastani, dari as-Shalt bin Hakim bin Mu'awiyah bin Jaidah, dari bapaknya yang bersumber dari datuknya.)

Firman Allah SWT yang artinya “ Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy*. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha suci Allah, Tuhan semesta alam” (QS. Al-A’raaf: 54).
Keterangan*: Bersemayam di atas 'Arsy ialah satu sifat Allah yang wajib kita imani, sesuai dengan kebesaran Allah dsan kesucian-Nya.

Berdasrkan ayat di atas, maka terjawab sudah pertanyaan itu. Tuhan dimana? Jawabnya dekat dengan kamu. Akan tetapi kamulah yang telah menjauh dari-Nya, maka kamu leleh mencari Tuhan, karena kamu telah jauh. Coba kamu dekati Tuhan, pasti kamu tidak mencari-cari lagi. Bagaimana caranya untuk dekat dengan Tuhan? Laksanakan perintah-Nya dan jauhilah larangannya. Insa Allah Tuhan akan dekat denganmu. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...