Rabu, 20 Mei 2015

Kultum Subuh malam ke 3 "Mematuhi Perintah Rasul dan Menjauhi Larangannya"


Kultum Subuh malam ke tiga Mematuhi Perintah Rasul dan Menjauhi Larangannya

Para Jama’ah yang berbahagia dan dirahmati oleh Allah swt. diantara perintah Allah, yaitu kita mematuhi perintah Rasul dan menjauhi larangannya. Rasulullah saw. bersabda yang artinya “Apapun yang telah saya larang kepadamu, maka jauhilah. Dan apapun yang telah saya perintahkan kepadamu, maka lakukanlah semaksimal mungkin. Sesungguhnya kehancuran orang-orang yang sebelum kalian itu hanyalah pertanyaan mereka yang berlebih-lebihan dan perselisihan mereka terhadap para nabi mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Berdasarkan hadits di atas bahwa kewajiban setiap muslim untuk mematuhi segala perintah, baik yang berbentuk wajib maupun yang berbentuk sunnah (anjuran), sistem pelaksanaannya oleh Nabi saw. dibatasi dengan kadar kemampuannya saja. Contohnya: melakukan sholat yang tidak dapat dilakukan atau dilaksanakan dengan berdiri, maka sholat tersebut boleh dilakukan dengan duduk saja. Berpuasa pada bulan Ramadhan, oleh orang yang sudah tua, yang sudah tidak sanggup untuk menjalankannya, boleh diganti dengan membayar fidyah. Dan masih banyak lagi contoh-contoh yang lainnya.

Allah swt. berfirman dalam Al-Quran yang artinya “Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kemampuannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mareka tidak dianiaya.” (QS. Al-Mu’minun: 62).

Saudara-saudara kaum muslimin yang berbahagia. Setelah kita diperintahkan untuk melakukan sesuatu perbuatan, hendaknya jangan terlalu banyak pertanyaan-pertanyaan yang bukan-bukan, sehingga memperberat tuntunan yang wajib dikerjakannya. Maka dari itu, kerjakanlah apa yang diperintahkan dan jauhilah apa-apa yang sudah dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya semoga hidup kita akan selamat dunia dan akhirat. Amin ya rabbal alamin.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...