Selasa, 26 Mei 2015

Kultum Subuh malam ke 29 “Amal Jariah VS Dosa Jariah”


Kultum Subuh malam ke 29 “Amal Jariah VS Dosa Jariah”

Seorang Ustaz mengatakan dalam tausiahnya pada saat kultum, ada suatu hadits yang perlu kita ketahui tentang sebuah amal, yaitu yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah yang menerangkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Apabila anak Adam (manusia) wafat, maka terputuslah semua (pahala) amal perbuatannya kecuali tiga macam perbuatan, yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim).

Jadi yang dimaksudkan dengan amal jariah itu adalah adalah,
perbuatan baik yang mendatangkan pahala bagi yang melakukannya, meskipun ia telah berada di akhirat.

Contohnya adalah; membangun jembatan untuk kepentingan umum, masjid, jamban, surau, jalan, dan lain sebagainya. Meskipun orang tersebut sudah tiada, akan tetapi pahalanya selalu saja mengalir seperti air yang selalu mengalir. Apakah kita tidak mau seperti itu? Setiap hari mendapat bonus dari amal yang telah kita lakukan semenjak kita di dunia.

Namun, perlu kita ketahui disamping ada amal jariah ada pula yang namanya dosa jariah. Apa itu dosa jariah? Dosa jariah adalah dosa yang selalu mengalir kepada orang tersebut (pelaku) meskipun ia sudah tiada. Apa contohnya; contohnya adalah seseorang yang mengajarkan ilmu yang tidak baik, pakaian yang tidak bagus (tidak menutup aurat bahkan bikini dan sejenisnya, zina, mencuri atau merampok dan lain sebagainya).

Maka orang itu akan selalu mendapat catatan dosa yang saban hari bertambah dan bertambah. Apakah kita mau seperti itu? Jadi sekarang kita memilih yang mana, apakah amal jariah atau dosa jariah?

Piker-pikir dulu dech ya, jika mau mencoba dosa jariah. Banyak contoh lainnya yang selalu berkembang dimasyarakat kita, silakan saja cari sendiri. Pasti saudara/i mengetahuinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...