Kamis, 21 Mei 2015

Kultum Subuh malam ke 18 “Persatuan”


Kultum Subuh malam ke 18 “Persatuan”

Para Jama’ah yang berbahagia dan dirahmati oleh Allah swt. Manusia hidup di dunia ini tidak dapat berdiri sendiri, melainkan memerlukan satu sama lain. Tegasnya bahwa diri pribadi manusia itu adalah bagian yang tidak dapat terpisahkan dari masyarakat dan sebagai anggota yang tidak terpisahkan dari bangsa itu sendiri. Ia sebagai komponen mau tidak mau mesti mengambil bagiannya dari makanan, tumbuhan dan perasaan yang dibagikan ke seluruh anggota tubuh masyarakat itu sendiri.

Syariat dan akhlaq Islam ditegakkan untuk seluruh masyarakat manusia, sebagai pelajaran dan petunjuk. Kemudian dari pelajaran dan petunjuk ini disampaikan kepada seluruh umat manusia yang berada di dunia ini. Dengan demikian tiap-tiap diri pribadi memperhatikan peraturan itu dan mengambil pelajaran serta petunjuk yang berlaku itu.

Allah swt. berfirman yang artinya “wahai orang-orang yang beriman! Rukuklah kamu, sujudlah dan sembahlah Allah Tuhan kamu, serta kerjakanlah kebajikan supaya kamu mendapat kemenangan atau kebahagiaan. Dan berjuanglah kamu pada jalan Allah yang dalam arti perjuangan yang sebenarnya.” (QS. AlHajj: 77).

Saudara-saudara kaum muslimin yang berbahagia. Sesunguhnya Allah Yang Maha Mulia dan Maha Agung tidak diciptakan manusia untuk terpisah-pisah dan berbeda-beda tetapi telah mensyariatkan bagian dari manusia atau agama. Persatuan harus kita kuatkan agar Indonesia aman dan sentosa.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...