Jumat, 20 Mei 2016

Kultum Subuh malam ke 10 "Sabar Dan Syukur"


sumber; klikUK.com sabar
Kultum Subuh malam ke 10 Sabar Dan Syukur

Para Jama’ah yang berbahagia dan dirahmati oleh Allah swt., bertaqwalah kalian kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa, baik disaat kalian sedang bersembunyi seorang diri ataupun sedang berada bersama-sama orang lain.

Saudara-saudara kaum muslimin yang berbahagia. Menurut kebiasaan manusia, ia baru ingat kepada Allah bila ia sedang dalam kesempitan atau kesedihan, tetapi setelah kesempitan dan kesedihan itu dapat teratasi, lalu lupalah ia kepada Allah swt. Dzat yang telah menghilangkan kesedihan dan kesempitan. Hilangnya rasa sedih adalah suatu nikmat dari Allah yang harus disyukuri. Tetapi anehnya, sering kita merasakan nikmat, tanpa mengingat siapa sebenarnya yang telah menganugrahkan nikmat itu kepada kita. Karena kealpaan kita inilah kita enggan bersyukur kepada Allah swt. padahal orang yang tidak bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikan kepadanya berarti ia telah mengingkari dan melupakan Tuhannya.

Oleh karena itu, marilah kita berpegang pada hadits Rasulullah saw. yang artinya “dari Abdullah bin Abbas ra., ia berkata “Saya pernah di belakang Nabi saw. pada suatu hari, maka beliau bersabda, “Hai anak, Aku akan mengajarkan engkau beberapa kalimat; “Jagalah Allah pasti Allah akan menjaga engkau. Jagalah Allah pasti engkau akan mendapatkan-Nya dihadapanmu. Jika engkau minta, mintalah kepada Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya jika ummat (manusia) bersatu untuk memberikan manfaat (kebaikan) padamu dengan sesuatu, niscaya tiadalah mereka dapat melakukan hal itu, kecuali dengan sesuatu yang telah ditentukan Allah kepadamu, dan jika mereka bersatu untuk mencelakakan kamu dengan sesuatu, niscaya tiadalah mereka dapat mencelakakan kamu kecuali dengan sesuatu yang telah ditentukan oleh Allah kepadamu. Telah diangkat kalam dan telah kering tinta lembaran-lembaran itu.” (Al-Hadits).

Saudara kaum muslimin yang berbahagia. Marilah kita merenungkan sejenak, bagaimana rasanya orang yang sedang menghadapi kesulitan, lalu Allah berkenan memperhatikannya? Sungguh berbahagialah orang yang mendapat perhatian khusus dari Allah swt. Untuk itu marilah kita senantiasa ingat kepada Allah, dalam arti jika kita sedang dianugrahi kejayaan, diberi kenikmatan, maka bersyukurlah kepada Allah. Dan apabila kita sedang mendapat musibah, maka hadapilah dengan penuh kesabaran dan ketabahan. Karena hari esok, pasti akan mendapatkan kejayaan dan pertolongan dari Allah swt.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...