Selasa, 19 Mei 2015

Kultum Fadhilah atau keutamaan Sholat Malam Jilid 3


Kultum Fadhilah atau keutamaan Sholat Malam Jilid 3

12.  Perhatian Nabi terhadap shalat malam ini sebagai lambang hamba yang bersyukur. ‘Aisyah, ra  berkata: “Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengerjakan qiyamul lail sampai kedua kaki beliau pecah-pecah, maka saya bertanya, ‘Mengapa engkau melakukan ini, wahai Rasulullah, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosamu yang telah berlalu dan yang akan datang?’ Beliau pun menjawab, ‘Tidak (bolehkah) saya suka untuk menjadi hamba yang bersyukur?.

13.  Keutamaan bagi suami istri yang menghidupkan shalat malam sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Hurairah, ra dari Rasulullah SAW bahwa Rasulullah SAW bersabda: “llah merahmati seorang lelaki yang bangun pada malam hari lalu mengerjakan shalat dan membangunkan istrinya. Kalau istrinya enggan, ia memercikkan air ke wajah (istri)nya. Allah merahmati seorang perempuan yang bangun pada malam hari lalu mengerjakan shalat dan membangunkan suaminya. Kalau suaminya enggan, ia memercikkan air ke wajah (suami)nya.

14.  Qiyamul lail adalah kemuliaan seorang mukmin sebagaimana dalam hadits Sahl bin Sa’ad As-Sa’idy bahwa Nabi SAW bersabda: Jibril datang kepadaku lalu berkata, ‘Wahai Muhammad, hiduplah engkau sesukamu karena sesungguhnya engkau akan meninggal. Cintailah siapapun yang engkau sukai karena sesungguhnya engkau akan berpisah dengannya. Beramallah dengan (amalan) yang engkau sukai karena engkau akan mendapatkan imbalannya. Ketahuilah bahwa kemuliaan seorang mukmin adalah shalatnya pada malam hari dan keagungannya adalah perasaan cukupnya terhadap (segala sesuatu yang berada di sisi) manusia”.

15.  Qiyamul lail adalah penggugur kejelekan dan pencegah perbuatan dosa sebagaimana dalam hadits Abu Umamah, dari Rasulullah SAW bersabda, yang artinya “Hendaknya kalian mengerjakan qiyamul lail karena (ibadah) itu adalah rutinitas orang-orang shalih sebelum kalian serta (ibadah) itu adalah hal yang mendekatkan kalian kepada Rabb kalian, penggugur segala kesalahan, dan pencegah perbuatan dosa”.

16.  Qiyamul lail adalah salah satu hal yang mengakibatkan seorang hamba dimasukkan ke dalam surga. Dalam hadits Abdullah bin Salam, ra. beliau berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, yang artinya “ Wahai sekalian manusia, tebarkanlah salam, berilah makan, sambunglah silaturahmi, dan kerjakanlah shalat pada waktu malam ketika manusia sedang tidur. Niscaya, kalian akan dimasukkan ke dalam surga dengan keselamatan.

Silakan klik kembali di berikutnya di bawah ini:
Bersambung pada “Kultum Fadhilah atau keutamaan Sholat Malam Jilid 4”



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...