Selasa, 19 Mei 2015

Kultum Fadhilah atau keutamaan Sholat Malam Jilid 1


Kultum Fadhilah atau keutamaan Sholat Malam Jilid 1

Qiyamul lail adalah sholat sunat yang dikerjakan pada malam hari setelah sholat fardu isya, seperti sholat tarawih (Bulan Ramadhan) dan sholat witir, sholat tahajud, sholat istiqharaoh, serta sholat hajat. Secara umum, qiyamul lail adalah perkara yang sangat dianjurkan dalam syariat Islam.
Berikut beberapa fadhilah yang bersumber dari beberapa dalil dari ayat-ayat Al-Qur`an dan hadits Rasulullah SAW menjelaskan berbagai keutamaannya, diantaranya:

1.      Qiyamul Lail adalah sifat seorang mukmin yang mewujudkan hakikat keimanannya. Allah SWT berfirman, yang artinya: “Sesungguhnya, orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami adalah orang-orang yang, apabila diperingatkan dengan ayat-ayat (Kami), menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Rabb-nya, sedang mereka tidak menyombongkan diri. Lambung mereka jauh dari tempat tidur mereka, sedang mereka berdoa kepada Rabb-nya dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka”. (As-Sajadah: 15-16).

2.      Allah Azza wa Jalla memuji orang-orang yang sering menegakkan shalat pada malam hari sebagai hamba-hamba-Nya yang dimuliakan. Allah SWT berfirman yang artinya “Dan orang-orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Rabb mereka”. (Al-Furqan: 64)

3.      Pemanfaatan akhir malam adalah kedisiplinan orang-orang yang bertakwa. Allah SWT berfirman yang artinya “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (surga) dan pada mata air-mata air, sambil mengambil sesuatu yang diberikan kepada mereka oleh Rabb mereka. Sesungguhnya, sebelumnya di dunia, mereka adalah orang-orang yang berbuat baik; Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam; Dan pada akhir malam, mereka memohon ampun (kepada Allah)”. (Adz-Dzariyat: 15-18).

4.      Allah membedakan kedudukan orang-orang yang mengerjakan shalat pada malam hari dan orang-orang yang tidak mengerjakan shalat. Allah Subhanahu Wata’ala  berfirman, yang artinya “(Wahai orang musyrik, apakah kamu yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada malam hari dengan bersujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Rabb-nya? Katakanlah, ‘Adakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui?’ Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran”. (Az-Zumar: 9).

5.      Karena keutamaan qiyamul lail yang sangat besar, Allah memerintahkan Nabi-Nya untuk menegakkan shalat malam tersebut. Allah SWT berfirman yang artinya “Wahai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk mengerjakan shalat) pada malam hari, kecuali sedikit (dari malam itu), (yaitu) seperduanya atau kurangilah sedikit dari seperdua itu, atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al-Qur`├ón itu dengan perlahan-lahan”. (Al-Muzzammil: 1-4).
Bersambung pada “Kultum Fadhilah atau keutamaan Sholat Malam Jilid 2”


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...