Jumat, 29 Mei 2015

Asalnya air mani itu dari mana


Asalnya air mani itu dari mana? Suatu pertanyaan yang mudah sekali yang harus dijawab. Namun sebelum dijawab, dibaca dulu ini, aka akan terjawablah asalnya air mani itu dari mana. Air didunia ini adalah sumber kehidupan bagi seluruh makhluk yang ada di muka bumi ini tanpa terkecuali. Tanpa air manusia tidak mungkin hidup, begitu juga dengan hewan atau makhluk yang lainnya. Tanpa kita sadari juga, perlu kita ketahui bahwa semua makhluk (hewan dan manusia) berasal dari air, yaitu air mani. Air mani berwarna putih kental lengket seperti jeli dan mempunyai bau yang khas.

Kita mengetahui tentang air mani, namun apakah kita mengetahui dari mana asal air mani? Dari mana asal-usul air mani manusia? Siapa yang membuatnya, dan bagaimana prosesnya? Asal-usul air mani manusia adalah dari makanan yang kita makan atau minum. Dengan kata lain dari saripati makanan dan minuman yang kita makan dan diproses di dalam testis. Air mani manusia bisa mencapai 3-4 cc banyaknya. Untuk sekali semrot (keluar) bisa mencapai 2,5 cc atau setabung suntikan, dan mungkin lebih (secara umumnya 2,5 cc).

Air mani merupakan hasil dari makanan yang diolah oleh tubuh kita. Dengan proses yang panjang itulah menghasilkan air mani atau hormon-hormon yang lainnya. Jika kita kurang mengkonsumsi makanan yang seimbang atau yang bergizi, maka air mani kita juga tidak akan sehat. Mungkin akan cair (encer), tidak kental dan lengket. Maka dari itu, jagalah pola makan agar air mani kita tetap sehat dan subur agar dapat membuahkan hasil yang baik. Makanya dokter menyarankan banyak makan tauge (atau kecambah dalam bahasa Sambasnya yang terbuat dari biji kacang hijau).

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan dan dipastian bahwa asal-usul air mani manusia adalah berasal dari sari makanan apa yang kita makan dan apa yang kita minum. Perhatikan Firman Allah Swt. dalam Al-Quran surah Al-Mu’minuun ayat 13 yang artinya “Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim) (QS. Al-Mu'minuun: 13).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...