Kamis, 21 Mei 2015

Asal Proses Kejadian Tumbuh Tumbuhan


Asal Proses Kejadian Tumbuh Tumbuhan

Apakah selama ini kita mengetahui bagaimana proses terjadinya kejadian manusia dan tumbuh-tumbuhan? Sebelum manusia menemukan berbagai penelitian tentang tubuh manusia, hewan, makanan, dan lain sebagainya, bahwa sebenarnya Rasulullah Saw. Sebagaimana yang telah kita ketahui, beliau selalu memberikan suri tauladan yang baik dalam hal, makan-minum, tidur, sebagaimana sabdanya kepada para sahabatnya.

Contoh, ketika beliau (Nabi Muammad saw.) memasukkan atau mencelupkan lalat ke dalam air yang telah dimasuki oleh lalat tersebut, ternyata setelah diteliti satu sayap penawar, dan sayap satunya lagi adalah racun. Tidur misalnya, Nabi selalu menoleh kea rah kanan, minum misalnya, Nabi selalu duduk tidak berdiri, dan banyak lagi yang lainnya. Semua itu telah diterangkan di dalam hadits atau Al-Quran, begitu juga halnya dengan proses kejadian manusia dan tumbuh-tumbuhan.

Proses Kejadian Manusia Dan Tumbuh Tumbuhan Adalah Bukti Yang Nyata Tentang Kebenaran Hari Berbangkit, sebagaimana firman Allah swt dalam surah Al-Hajj ayat 5-7 yang artinya “Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang haq* dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya; dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur” (QS. Al-Hajj: 5-7).

Keterangan* Maksudnya: Allah-lah Tuhan yang sebenarnya, yang wajib disembah, yang berkuasa dan sebagainya.

Dari ayat di atas nampak dengan jelas bahwa kejadian manusia dan tumbuh-tumbuhan itu sudah ditetukan dan telah dikahabarkan oleh Allah kepada manusia. Tinggal manusia itu sendirilah yang harus menelitinya sebagaimana firmannya, wahyu yang pertama diterima oleh Rasululkah saw yaitu “Iqra” yang artinya “bacalah”. Berarti kita disuruh untuk membaca segala apa yang ada, segala apa yang telah diciptakan oleh Allah swt. di dunia ini. Mari kita pelajari apa-apa rahasia yang masih belum terungkap.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...