Rabu, 08 April 2015

Siapa saja yang doanya mustajab Jilid 1


Siapa saja yang doanya mustajab Jilid 1
Siapa saja yang doanya mustajab? Banyak orang bertanya seperti itu. Lalu apa jawabnya? Sebelum penulis menjawab pertanyaan di atas, terlebih dahulu penulis akan menjelaskan tentang doa. Doa ini merupakan dialoq antara hamba dengan sang khaliq. Di dalam sholat kita banyak sekali melafazkan doa pada Yang Maha Kuasa (Allah). Dan pula doa ini erupakan senjata mu’min atau senjatanya orang Islam. Lalu siapa saja doanya yang mustajab? Doa yang doanya mustajab ialah sebagai berikut:

1.      Setiap muslim yang berdoa bagi saudaranya sesama muslim dari kejauhan.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya): “Tidak seorang muslimpun berdoa dari kejauhan untuk saudaranya muslim lainnya, melainkan malaikat “petugas/penjaga” akan berucap: Aamiin, dan engkaupun akan mendapatkan yang seperti (isi doamu) itu pula” (HR. Muslim dari sahabat Abud-Darda’ ra.).

2.      Doa orang yang terdzalimi/teraniaya.
Salah satu pesan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. kepada sahabat Mu’adz bin Jabal ra. saat diutus untuk berdakwah ke Yaman ialah sabda beliau (yang artinya): “Dan waspadalah terhadap doa orang yang terdzalimi. Karena tidak ada hijab penghalang antara doanya itu dan Allah” (HR. Al-Bukhari).

3.      Doa seorang musafir.
Seseorang yang sedang melakukan perjalanan yang amat jauh, maka doanya akan selalu dikabulkan oleh Allah Subhanahu wata’ala.

4.      Doa orang tua untuk anaknya, berupa doa baik atau doa buruk.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya): “Ada tiga doa yang mustajab, tanpa keraguan didalamnya: Doa orang yang terdzalimi, doa seorang musafir, dan doa orang tua untuk anaknya” (HR. At-Tirmidzi, dihasankan oleh Al-Albani). Nah, jika kedua orang tuanya sudah meninggal, maka doakanlah kedua orang tuanya. Karena doa anak yang shaleh akan selalu didengar oleh Allah SWT, dan Insya Allah akan di ijabah oleh-Nya.

5.      Doa anak yang saleh untuk kedua orang tuanya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda (yang artinya): “Apabila seseorang meninggal, maka terputuslah (pahala) amalnya, kecuali dari tiga jalur amal: amal sedekah jariyah, ilmu yang tetap dimanfaatkan, dan anak saleh yang mendoakannya” (HR. Muslim).Dan di dalam hadits lain: “Sesungguhnya Allah akan meninggikan derajat seorang hamba yang saleh di Surga, sampai sang hamba itu berkata: Ya Rabbi, bagaimana aku bisa mendapatkan derajat setinggi ini? Maka Allah menjawab: Itu berkat doa istighfar putramu untukmu!” (HR. Ahmad, dan sanadnya dishahihkan oleh Ibnu Katsir).

6.      Doa orang yang sedang berpuasa sampai berbuka.
Siapa saja orangnya yang mapu menjaga puasanya dari pagi hingga waktu petang (waktu berbuka puasa), maka doa yang diucapkan atau dipanjatkannya akan di ijabah oleh Allah SWT (selama kita yakin dan percaya dengan keridhoanNya.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...