Puisi ini berjudul “Syahrini Aku Bukan Pangeran Singapur”, puisi ini merupakan puisi kelanjutan dari puisi sesudahnya,emudian akan disusul oleh


Syahrini Aku Bukan Pangeran Singapur
Syahrini
Puisi ini berjudul “Syahrini Aku Bukan Pangeran Singapur”, puisi ini merupakan puisi kelanjutan dari puisi sesudahnya, kemudian akan disusul oleh puisi yang lain entah apa judulnya yang penting aku senang, yang penting aku bahagia. Puisi ini sengaja penulis ciptakan sebagai ungkapan perasaan buat artis Indonesia yang mempunyai talenta yang sangat luar biasa. Selain itu beliau juga amat cantik, yang pastinya membuat mata para lelaki jelalatan dan tertarik serta ingin memilikinya. Tapi, apakah mampu untuk menyunting gadis ini yang serba wah dan glamour? Jika pangeran dari Malaysia atau Brunai dan Pangeran lainnya, ya tentunya bisa, jika orangnya seperti penulis, mau jumpa saja pasti susah, apalagi dekat dan dapat dicium Syahrini, ha ha ha mimpi kali’.... Puisi ini diciptakan dan ditulis dalam suatu buku yang berjudul “Seribu Satu Puisi Buat Princes Syahrini”. Puisi ini ditulis atau digubah oleh “Sugianto, S.Pd.I”. namun, buku ini belum terbit sama sekali, perlu uang banyak untuk mencetaknya, sedangkan penulis tidak ada uang untuk mencetaknya. Puisi yang tercipta baru seratus satu puisi, sedangkan target penulis 1001 puisi. Dengan kesibukan penulis kerja di sekolah sebagai operator, maka untuk merangkai puisi “Seribu Satu Puisi Buat Princes Syahrini”, agak terganggu. Penulis hanyalah seorang pegawai honorer di SDN 12 Buluh Enggadang yang hanya digaji dibawah minimum. Puisinya di bawah ini:

“Syahrini Aku Bukan Pangeran Singapur


Aku bukannya Arjuna
Aku hanya kumbang di luar istana
Aku bukannya seorang dewa
Aku hanya pengemis cinta

Cintamu seindah bianglala
Sedangkan aku hanya seorang pemuja
Aku pemuja rahasia dibalik sukma
Tidak seorangpun yang mengetahuinya

Aku pemuja wanita
Pemuja cinta
Namun aku pecundang cinta
Pecundang cinta

Aku bukannya pangeran dari Singapur
Aku bukannya pangeran
Aku hanya seorang pengemis yang lagi nganggur
Mana mungkin tuk mempersuntingmu yang seindah rembulan

Syahrini, yang cantik rupawan
Aku hanya pengemis jalanan
Aku hanya orang pinggiran
Mana mungkin tuk berteman denganmu yang menawan


5 Januari 2015
Itulah puisi atau gubahan dari seorang penulis kampungan yang berada jauh dari pusat kota keramaian. Puisi ini sengaja dibuat atau dirangkai untuk seorang yang serba wah, suka membuat kehebohan, dan lain sebagainya, tiada lain dia adalah “PRINCES SYAHRINI.
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours