Selasa, 14 April 2015

Mengapa Korupsi bertentangan dengan nilai agama


Korupsi bertentangan dengan nilai agama by Elsahariani 

Korupsi bertentangan dengan nilai agama judul dakwah kali ini, ada di bawah ini isinya, silakan menikmati. Auzubillahimnassaitonirrojim, Bismillahirohmanirrohim, sebelum saya menyampaikan dakwah saya saya pada siang ini, saya ingin berpantun dulu sebagai pantun pembuka. (jika dibutuhkan, pakai...jika tidak dibuang aja Long), Di izinkan ni jika saya berpantun dulu....? (diizinkan) buah nanas buah lakum, diambil orang dengan galah dan terjatuh, Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh.

Kawan-kawan (audien atau jamaah: terserah sesuaikan saja) yang dibahagikan oleh Allah SWT. Judul kultum pada hari ini saya beri judul dengan “Korupsi bertentangan dengan nilai agama”. Para jamaah yang berbahagia dan dirahmati oleh Allah SWT. Ketahuilah sesungguhnya Allah Subhanahu Wata’ala telah menjadikan apa yang ada di dunia ini harus tolong-menolong, bantu-membantu satu sama lain. Nah, jika “korupsi”, siapa yang di bantu? Jawabnya “perut sendiri”.

Teman-teman yang berbahagia. Mengapa saya mengambil judul ini. Karena Indonesia lagi demam yang namanya “korupsi”. Orang-orang pada korupsi, mereka telah memakan uang “kita” (rakyat), mereka telah merugikan negara. Dan korupsi ini sebenarnya bertentangan dengan agama. Allah SWT telah berfirman dalam Al-Quran surah Albaqarah ayat 188 yang artinya: "Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui."

Dan Allah SWT juga telah berfirman dalam Al-Quran surah Al-Anfal ayat 27 yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui." 

Korupsi atau nama lainnya rasuah (kata Upin dan Ipin), atau sama juga dengan menyogok. Orang yang korupsi ini tidak amanah. Lalu timbul pertanyaan “mengapa orang banyak yang korupsi?” jawabnya adalah "Karena manusia dihinggapi keserakahan dan ketamakan dan Pejabat negara masih senang berfoya-foya," kata bapak Abraham “Penyebab Banyak Pejabat Korupsi Versi Ketua KPK”.

Mengapa korupsi bertentangan dengan nilai agama? Karena korupsi merugikan banyak orang, merugikan Negara, korupsi sama juga dengan merampok (nama kasarnya), uang siapa yang dirampok? Uang rakyat. Karena di dalam uang yang dikorupsikan itu, masih banyak hak-hak rakyat yang masih belum diberikan kepada mereka. Karena pejabat itu adalah pemegang anamah rakyat, akan tetapi mereka telah memakan keringat rakyat sendiri.

Kita harus sepakat, pejabat korupsi harus dihukum mati. (ketua KPK juga mengatakan hal yang sama). Agar Indonesia akan berkurang para koruptornya meskipun ada, mereka akan merasa takut juga. Demikianlah kultum saya pada hari ini, semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin.... Wasalamualaikum Warohmatullahi Wabarkatuh....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...