Selasa, 28 April 2015

Kata Sambutan Seminar


Kata Sambutan Seminar
Pidato Kata Sambutan Seminar Nasional
Bismillahirohmanirrohim, Assalamualaikum warahmatullahi wabarkatuh…
Allahumma sholli ala saydina Muhammad, wa’ala ali saydina Muhammad, robbis rohli sodri, wayassirli amri, wahlul ukhdatan minlisani yapkohu koili, amma ba’du….

Yang saya hormati bapak Wali Kota Singkawang.
Yang Saya hormati, bapak Prop. DR. Sugianto, MA Dosen Muhamadiyah Malang.
Yang Saya hormati bapak DR. Arya Jalil, MSc Kedutaan RI untuk Australia.
Yang saya hormati bapak Rektor STKIP Singkawang, yaitu bapak ………………….
Yang saya hormati bapak Rektor STIE Singkawang, yaitu bapak ………………….
Yang saya hormati bapak Rektor STIS Singkawang, yaitu bapak ………………….
Yang saya hormati bapak Rektor STIH Singkawang, yaitu bapak ………………….
Yang saya hormati bapak Rektor Akbid Singkawang, yaitu bapak ………………….
Yang saya hormati bapak Rektor Akper Singkawang, yaitu bapak ………………….
Yang saya hormati bapak Kapolres Kota Singkawang, yaitu bapak ………………….
Yang saya hormati bapak Rektor STIE Singkawang, yaitu bapak ………………….
Yang saya hormati bapak/ibu para undangan yang tidak bias saya sebutkan nama dan jabatannya, serta seluruh Mahasiswa STIT SA Singkawang yang berbahagia.

Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah, wasyukurillah, Sebelumnya marilah kita bersama-sama mengucapkan puji dan syukur kita kehadirat Allah swt. yang mana atas rahmat dan inayahnya jualah kita dapat berkumpul di AUDOTERIUM UMAR ANSORI STIT SYARIF ABDURRAHMAN SINGKAWANG ini, dalam rangka Seminar Nasional Pendidikan yang bertemakan “Bahasa Ingris vs Bahasa Daerah”. Yang Insya Allah nara sumbernya yang sangat luar biasa sekali, yaitu Yang terhormat, Bapak Prop. DR. Sugianto, MA selaku Dosen Muhamadiyah Malang, dan Yang Terhormati Bapak DR. Arya Jalil, MSc Kedutaan RI untuk Australia, yang berasal dari sebuah desa kecil di Kabupaten Sambas, yaitu Desa Sekadim, Kecamatan Tebas.

Bapak/ibu para undangan yang berbahagia, pendidikan diera ini sangat penting, apalagi soal bahasa. Bahasa digunakan orang untuk saling interaksi atau komunikasi. Orang yang tidak bisa bicara saja, menciptakan bahasanya sendiri yang disebut dengan bahasa isyarat. Tanpa bahasa, manusia tidak bisa saling berinteraksi dengan lancar. Contoh saja, misalnya seseorang yang tuna rungu berbicara dengan orang yang normal (tidak bisu). Apakah komunikasinya selancar orang-orang yang normal? Tentu saja tidak bukan? Itulah pentingnya sebuah bahasa. Mengenai masalah tersebut, maka dari itulah tema seminar kita pada hari ini berjudul “ Bahasa Inggris vs Bahasa Daerah”.

Untuk lebih jelasnya nanti, akan disampaikan langsung oleh kedua nara sumber kita. Tanpa mempersingkat waktu, saya akhiri sambutan ini dengan ucapan wabillahi taufiq walhidayah, wasalamualaikum warahmatullahi wabarkatuh. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...