Jumat, 01 Mei 2015

Kultum Shubuh


Kultum Shubuh

Kultum adalah kuliah tujuh menit, atau dengan artian lain adalah tausiah atau santapan rohani, namun jika santapan rohani, biasanya para ustazd menggunakannya pada saat menjelang mau berbuka puasa. Jadi yang cocoknya “tausiah”. Biasanya dibeberapa masjid, setelah selesai sholat subuh mengadakan KULSUB (Kuliah Subuh) sekitar tujuh atau 10 menit. Setelah Kulsub barulah para jamaah pulang ke rumahnya masing-masing. Biasanya bagi mahasiswa yang lagi KKM saat ini, sangat membutuhkan sekali yang namanya Kultum atau Kulsub. Materi Kulsub tidak jauh beda dengan materi Kultum, dan jika anda, bapak, ibu, saudara yang ingin menambah atau mencari materi baru tentang Kulsub (Kuliah Subuh) selama satu bulan ramadhan,... silahkan klik disini (Materi KulTum Subuh selama Bulan Ramadhan) Read more: http://www.cakrawawasan.com/2013/07/kumpulan-kultum-subuh-bulan-puasa.html#ixzz3QoL3vKzl

Auzubillahi minasyaitonirrozim, Bismillahi rohmanirrohim. Para jamaah yang berbahagia, sebelumnya saya mau berpantun ni, buah nanas buah lakum, diambil orang dengan galah, Assalamualaikum warahmatullahi wabarkatuh. Para Jama’ah yang berbahagia dan dirahmati oleh Allah swt., bertaqwalah kalian kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa, baik disaat kalian sedang bersembunyi seorang diri ataupun sedang berada bersama-sama orang lain. Baik kita saat berbaring, atau pun pada saat kita berjalan.  

Saudara-saudara kaum muslimin yang berbahagia. Menurut kebiasaan manusia, ia baru ingat kepada Allah bila ia sedang dalam kesempitan atau kesedihan, tetapi setelah kesempitan dan kesedihan itu dapat teratasi, lalu lupalah ia kepada Allah swt. Dzat yang telah menghilangkan kesedihan dan kesempitan. Hilangnya rasa sedih adalah suatu nikmat dari Allah yang harus disyukuri. Tetapi anehnya, sering kita merasakan nikmat, tanpa mengingat siapa sebenarnya yang telah menganugrahkan nikmat itu kepada kita. Karena kealpaan kita inilah kita enggan bersyukur kepada Allah swt. padahal orang yang tidak bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikan kepadanya berarti ia telah mengingkari dan melupakan Tuhannya.

Para jamaah yang dirahmati Allah SWT. Apa-apa yang telah Allah berikan kepadakita wajib kita syukuri. Barang siapa yang tidak bersyukur maka azab Allah itu amat pedih. Kata syukur yang berarti: mengakui keutamaan seseorang terhadap nikmat yang diberikannya. Kita menghadapkan segala puji bagi Allah ialah karena Allah sumber dari segala kebaikan yang patut dipuji. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran surah Luqman ayat 12 yang artinya “Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji” (QS. Luqman: 12). 

Allah SWT juga berfirman dalam surah Ibrahim ayat 7, yang artinya “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7). Allah SWT juga berfirman dalam Al-Quran surah Al Baqarah ayat 153 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu[99], sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar” (QS. Al Baqarah: 153). Keterangan: [99]. Ada pula yang mengartikan: Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...