Jumat, 09 Januari 2015

Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 8


Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 8

Karena kau ada disisiku
Aku tak ingin melepaskan genggaman tanganku
Aku tak ingin meninggalkanmu sendirian
Aku ingin selalu bersamamu
Bersamamu selamanya

Itulah untaian bait puisi yang aku gores dengan tinta hitam didiaryku yang hijau.
“Aku akan tuliskan setiap kenangan bersamamu, Dewi”, ucap hati kecilku.
Pandanganku terpokus kelangit-langit atap rumahku yang terbuat dari atap rumbia (atap daun sagu). Wajah Dewi menjelma dilangit-langit itu, dan kubelai dengan mesra pipinya. Pikiranku menerawang jauh menembus tembok-tembok cinta yang dibuat oleh bapaknya dengan batu dan baja. Tembok-tembok itu kuhancurkan dengan tanganku yang kerempeng ini.
Ketika aku sedang asik melamun, tiba-tiba saja ada yang mengganggu. Apa dia? Suara nyamuk yang bernyanyi-nyanyi ditelingaku. Lamunanku buyar oleh nyanyian nyamuk-nyamuk betina yang kelaparan ingin mereguk darahku yang tinggal satu liter lagi.
“Huhhh... kurang asam nyamuk-nyamuk ini, dasar binatang, tidak bisa lihat orang senang”, gerutuku kepada nyamuk sambil mengipas-ngipaskan kain sarungku.
“Ada apa, Bang...? Kok marah sama nyamuk, sih...!”, kata adikku yang nomor tiga. Elisa namanya.
Aku tidak menggubris pertanyaan adikku.
“Pasang aja kelambunya, Bang...agar tidak nyamuk”, kata ibuku yang lewat di depan kamarku.
“Iya, Bu, bentar...”, jawabku sambil mengambil kelambu yang tergantung dihujung kakiku.

Penulis: Sugianto, S.Pd.I
Judul Novel: “Surat Cinta Dari Surga”
Tahun: 2014
Penerbit: -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...