Jumat, 09 Januari 2015

Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 6


Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 6

yang gelap tidak jauh dari rumahnya, bahwa Dewi dimarah oleh bapaknya. Suara itu pelan samar-samar terdengar, kadang jelas kadang tidak. Mungkin bapaknya sengaja ingin mendengarkan kata-katanya kepadaku secara tidak langsung. Kira-kira seperti ini kalimat yang aku dengar malam itu. 
“Mengapa Anto, Wi”, tanya bapaknya tegas sekali.
“Tidak apa-apa, Pak. Cuma kebetulan saja dia pulang dari warung disuruh ibunya untuk membeli kopi. Karena ada tamu dirumahnya, katanya”, jawab Dewi mencari alasan yang sesuai agar bapaknya tidak tahu bahwa aku telah menunggunya sejak dari tadi.
“Ya udah, cepat mandi sana dan ganti baju, makan, kemudian tidur. Jangan macam-macam lagi!”, kata bapaknya yang agak jelas aku dengar dari luar.
“Awas jika dia macam-macam sama kamu!”, tambah bapaknya.
Aku memperhatikan Dewi dari jalan. Kemudian ia membuka tirai kaca kamarnya. Aku berjalan ke tempat yang terang, agar Dewi dapat melihatku dengan jelas. Dewipun melihatku, ia tersenyum manis dan melambaikan tangannya kepadaku. Akupun membalas lambaian Dewi, hatiku senang sekali. Bahagia rasanya dapat bersama orang yang dicintai. Setelah aku puas menatap wajahnya, aku meninggalkannya. Karena aku tau ia mau mandi, makan dan belajar untuk mengerjakan PR serta istirahat.
Aku terus pulang sambil tersenyum-senyum riang karena senang. Karena aku sudah menunggu Dewi dan berjumpa dengannya di pos ronda. Sesampainya di rumah kuucapkan salam pada keluargaku. 
“Assalamualaikum”, ucapku pada orang rumah.
“Walaikum salam”, sahut adikku (Norma) dari dalam rumah sambil membuka pintu buatku.
Akupun masuk sambil senyam-senyum sendiri. Adikku keheranan melihat tingkahku yang aneh dan bertanya kepadaku.  

Penulis: Sugianto, S.Pd.I
Judul Novel: “Surat Cinta Dari Surga”
Tahun: 2014
Penerbit: -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...