Jumat, 09 Januari 2015

Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 5


Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 5

 “Jangan bicara seperti itu, Bang. Tidak baik, nanti Tuhan marah”, kata Dewi melarangku bicara seperti itu yang mengatakan bahwa aku anak yang tidak berguna kepada kedua orang tua.
Tidak terasa kini kami sudah berada di depan rumahnya. Cahaya dari lampu rumah Dewi memancar keluar melalui kaca jendela depan rumahnya. Ditambah lagi cahaya lampu lima wat yang tergantung di kantin depan rumah.
“Bang, sudah sampai ni, Dewi masuk dulu ya”, katanya kepadaku.
“Iya, masuklah”, jawabku singkat. Kulihat dari balik jendela kaca ada bapaknya mengintip kami. Tidak lama kemudian bapaknya keluar.
“Dewi cepat masuk...!”, kata bapaknya menyuruh Dewi agar cepat-cepat masuk dengan nada suara yang agak tinggi, mungkin kedua orang tuanya juga risau karena Dewi pulangnya agak malam.
“Iya Pak, bentar... “, jawab Dewi singkat sambil menoleh sejenak ke arah bapaknya.
“Bang, cukup ya esok kita sambung lagi”, kata Dewi kepadaku sambil menoleh ke arah rumahnya.
 “Iya, masuklah. Bapakmu sudah menunggumu di depan pintu”, ucapku kapadanya.
Dewi terus melangkahkan kakinya sambil menoleh ke arahku dan melambaikan tangannya kepadaku tanpa sepengetahuan bapaknya. Dan akupun membalas lambaian itu. Kemudian akupun berlalu dari depan rumah Dewi menuju tempat yang gelap.
Bapak Dewi adalah seorang Kepala Sekolah di Sekolah Dasar Negeri 60 Desa Kedondong Kecamatan Tebas. Sedangkan ibunya adalah seorang ibu kantin di Sekolah Dasar Negeri 08 Sekadim Kecamatan Tebas. Kantin milik ibu Dewi itu lumayan besar yang terletak di depan rumah Dewi. Dewi terus masuk ke kamarnya. Kulihat bayang-bayang Dewi dibalik jendela kaca kamarnya. Kudengar dari jalan dimana aku berada ditempat

Penulis: Sugianto, S.Pd.I
Judul Novel: “Surat Cinta Dari Surga”
Tahun: 2014
Penerbit: -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...