Selasa, 13 Januari 2015

Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 18


Novel Surat Cinta Dari Surga Jilid 18

 “Tunggu dulu...! Ibu belum selesai bicara! Ngapain kamu ke rumahnya!?”, tanya ibunya lagi sambil menarik tangan Dewi agar tidak masuk ke kamarnya terlebih dahulu.
“Cuma ngerjain PR, Bu...”, jawab Dewi singkat. Dan Dewi dengan cepat melepaskan pegangan tangan ibunya dan masuk ke kamarnya. Kemudian ibu Dewi mengikutinya dari belakang dan duduk di tempat tidur Dewi. Sedangkan Dewi sibuk sendiri mengemaskan buku-bukunya untuk pelajarannya nanti di sekolah.
“Anto kan tidak sekolah, Wi. Mana bisa ia mengerjakan PR-mu itu. Apa yang dia tahu pelajaran anak SMP sepertimu. Sedangkan dia saja hanya lulus SD dan usianya sama seperti Abangmu, Wi...!”, ibu Dewi memarahi Dewi karena Dewi belajar bersamaku.
“Apa hubungannya dengan usia sama PR Dewi? Dewi rasa tidak ada hubungannya sama sekali, Bu”, Dewi mencanggah perkataan ibunya.
“Ya memang tidak ada...!”, kata ibunya sambil mencari alasan yang lain.
“Tapi, apa yang ia tahu tentang PR-mu. Apalagi jika PR Matematika”, tambah ibu Dewi.
“Memang PR Matematika, kok. Buktinya Bang Anto bisa mengerjakannya, cuma satu soal saja yang ia tidak bisa. Kan lumayan juga Bu dapat delapan. Nanti di sekolah kan Dewi bisa minta bantu sama teman-teman Dewi untuk mengerjakan yang sisanya itu...!”, kata Dewi kepada ibunya sambil mengambil handuk untuk mandi.
“Ahhh.... ibu tidak percaya, Anto bisa mengerjakan PR-mu...!”, kata ibu Dewi sambil mencibir.
“Ya udah, jika tidak percaya. Lihat saja situ. Dewi mau mandi, Bu. Panas ni, Dewi mau pergi sekolah, nanti terlambat naik opletnya...!”, kata Dewi sambil melangkah menuju kamar mandi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...