Asal Kejadian Malaikat


Asal Kejadian Malaikat di bawah ini akan dijelaskan bagaimana kejadian atau asal-usul dari malaikat. Namun, sebelumnya penulis akan memberitahukan jumlah dari malaikat. Jumlah dari malaikat itu banyak sekali, hanya tuhan yang mengetahuinya. Sedangkan manusia hanya diberi pengetahuan yang sedikit saja mengenai malaikat atau ilmu tuhan. Sebagaimana kita mencelupkan kaki kita kelautan, yang menempel dikaki kita itulah ilmu kita (manusia), sedangkan sisanya semuanya ilmu Allah Yang Maha Kuasa. Jika kita tuliskan ilmu-ilmu Allah, maka tidak cukup jika air lautan itu yang menjadi tintanya, dan pula tidak akan cukup jika pohon-pohon kita jadikan penanya. Sebagaimana Allah SWT telah berfirman di dalam Al-Quran surah Al Kahfi ayat 109, yang artinya “Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula)" (QS. Al-Kahfi: 109). Dan pula Allah SWT juga telah berfirman di dalam Al-Quran surah Luqman ayat 27 yang artinya “Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah[1183]. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS. Luqman: 27). Keterangan [1183]. Yang dimaksud dengan Kalimat Allah ialah: Ilmu-Nya dan Hikmat-Nya.

Mengenai asal kejadian dari malaikat, bahwa malaikat itu dari cahaya. Dan para malaikat itu yang telah diciptakan oleh Allah Subhanahu Wataala dengan mengemban tugas yang sesuai dengan porsinya. Bagi umat Islam mempercayai malaikat adalah termasuk dalam rukum iman yang kedua, dan yang wajib diyakini sebanyak 10 malaikat. Seperti (1). Jibril, (2). Mikail, (3). Isrofil, (4). Izroil, (5). Malik, (6). Mungkar, (7). Nakir, (8). Raqib dan (9). Atid, serta (10). Ridwan. Sedangkan tugas-tugas mereka adalah menyampaikan wahyu tugas malaikat Jibril, membagikan rezki tugas malaikat Mikail, meniup sangkakala tugas dari malaikat Isrifil, mencabaut nyawa tugas dari malaikat Izroil, menjaga neraka tugas dari malaikat Malik, menjaga kubur-memberikan beberapa pertanyaan kepada yang meninggal serta memberikan azab kubur adalah tugas dari malaikat Mungkar-Nangkir, mencatat amal baik dan buruk adalah tugas malaikat Raqib-Atit, dan yang terakhir menjaga sorga adalah tugas dari malaikat Ridwan. 

Sebagaimana buku yang penulis baca mengenai hal kejadian dari malaikat, bahwa Bersumber dari Anas yang meriwayatkan bahwa Yahudi Khaibar menghadap kepada Nabi saw. dan berkata: "Hai Abal Qasim! Allah menjadikan malaikat dari cahaya hijab, Adam dari tanah hitam, Iblis dari api yang menjulang, langit dari asap, dan bumi dari buih air. Cobalah terangkan kepada kami tentang Tuhanmu." Rasulullah saw tidak menjawab, sehingga turunlah Jibril membawa wahyu surat (S.112:1-4) yang melukiskan sifat Allah. Itulah asal-usul dari malaikat. Bahwa sesungguhnya malaikat itu dari pada cahaya.

Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours