Doaku untukmu sayang Wali

Di bawah ini merupakan sebuah goresan yang dinyanyikan oleh “wali” dengan judul “do’aku untukmu sayang”. Lirik lagu ini sangat cocok dan sesuai sekali dengan yang dialami oleh penulis. Jika penulis mendengar lagu ini, maka air mata penulis tanpa disadari akan menetes dan membanjiri pelupuknya yang sudah keriput. Apa sebenarnya yang terjadi? Penulis mempunyai seorang yang istimewa, ia selalu memberikan apa yang dipinta oleh orang tersebut, apa yang dipintanya selalu saja ia turuti. Hingga usianya kini sudah hamper senja. Lambat atau cepat Tuhan pasti akan memanggilnya. Tapi, apakah orang itu akan menjadi miliknya ataupun tidak? Tidak seorangpun yang tahu, kecuali Tuhan Yang Maha Esa.
Doaku untukmu sayang Wali (buat seseorang)
kau mau aku apa, pasti kan ku beri
kau minta apa, akan ku turuti
walau harus aku terlelap dan letih
ini demi kamu sayanggggg

reff:
aku tak akan berhenti
menemani dan menyayangimu
hingga matahari tak terbit lagi
bahkan bila aku mati
ku kan berdoa pada Ilahi
tuk satukan kami di surga nanti
tahukah kamu apa yang ku pinta
di setiap doa sepanjang hariku
Tuhan tolong aku, tolong jaga dia
Tuhan aku sayang dia
repeat reff

(Tuhan tolong aku, jaga jaga dia
Tuhan ku pun sayang dia)
repeat reff

Entah apa yang akan terjadi padaku esok? Entah apa yang akan aku alami esok hari? Apakah aku akan sakit? Apakah aku akan mati? Apakah aku akan selalu begini? Siapa yang akan peduli kepadaku? Siapa yang akan simpati kepadaku? Siapa yang akan kasihan kepadaku? Siapa ? Sedangkan selama ini aku lakukan buatnya dan buat mereka. Tapi hingga kini tidak satupun yang peduli kepada aku. Siapa yang akan menjaga aku jika aku sakit? Siapa yang akan peduli kepadaku? Semua ini mungkin akan kulalui dengan sendiri. Semua ini akan aku lalui tanpamu disisiku. Inilah nasibku, inilah takdirku, inilah suratan hidupku dari Ilahi. Disetiap do’a sepanjang hari dan malamku, aku selalu berdo’a untukmu. Agar aku selalu ada disisimu. Namun, aku bukannya malaikat, lambat atau cepat aku akan meninggalkamu. Tuhan tolong aku, jaga jaga dia, Tuhan ku pun sayang dia. Usiaku semakin tua, badanku sudah sangat lemah, letih, aku sudah tidak kuat menangung beban ini. Aku sudah tidak sangguplagi untuk membawa banyak beban dibadan dan benakku. Maafkan aku……………………
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours