Pantun Untuk Pramuka
Pantun untuk pramuka siaga, penggalang, penegak dan pandega. Namun sebelumnya kita artikan dulu apa pramuka itu. Pramuka kepanjangan dari Praja Muda Karana. Maksudnya ialah seorang pemuda atau orang muda yang berkarya atau berinovasi. Artian lain dari pramuka adalah suatu kegiatan di luar atau di dalam ruangan yang mendidik dan menantang di bawah binaan atau tanggungjawab orang dewasa. Pramuka ini dilakukan sejak usia dini, yaitu sejak usia 7 tahun hingga mati (pembina yang mati di dunia pramuka), salam buat Kak Sudirman, hingga akhir hayatnya tetap di pramuka Kabupaten Sambas yang telah meninggal dunia. Seorang senior yang lama mengabdi di dunia pramuka Indonesia. Di bawah ini akan kami sajikan pantun untuk pramuka siaga, penggalang dan penegak serta pandega.
1.      Pantun pramuka siaga.
a.       Siaga mula.
Jika kita membeli pepaya, Hinggah sebentar dirumah saudara.
Jika sudah masuk pramuka, Harus patuh dengan ayah bunda
b.      Siaga bantu.
Kalau suka memakan tahu, jangan dimakan di depan pintu,
Disekolah patuh dengan guru, jika dirumah orang tua harus dibantu
c.       Siaga tata.
Anak kecil membeli kawat, kawat dibeli ditoko Yoga,
Jadi anak haruslah kuat, tapi jangan suka melawan orang tua,
2.      Pantun pramuka penggalang.
a.       Penggalang ramu.
Kalau kita pergi ke Jakarta, singgah sebentar membeli tahu,
Jika kamu memang anak pramuka, coba tebak siapa nama presidenmu
b.      Penggalang rakit.
Si Utin anak pak camat, ia rajin dan juga ramah,
Anak pramuka itu harus cermat, dan juga suka bermusyawarah
c.       Penggalang terap.
Sungguh indah hari senja, jika dilihat dengan si dara,
Derap langkah pramuka, mengalahkan sang garuda
3.      Pantun pramuka penegak.
a.       Penegak bantara.
Jika kita pergi ke hulu, jangan lupa membawa senjata,
Tunas kelapa yang dibahu, itulah beban pramuka bantara
b.      Penegak laksana.
Pahlawan bersemangat waja, untuk mengalahkan penjajah kita,
Jika kita ingin jadi perwira, selesaikan dulu penegak laksana
4.      Pantun pramuka pandega.
a.       Pandega.
Coklat tua coklat muda, itulah dia seragam pramuka,
Jika kita sudah pramuka pandega, siap-siaplah untuk membina
Jika pedang lukai tubuh, pastikan ada harapan sembuh, jika lisan yang melukai hati, di mana obat hendak saya cari, pak taupik memakai kopiah, jalan-jalan iapun jatuh, wabillahi taufik walhidayah, wasalamualaikum warahmatullahi wabar katuh, 
Share To:

Unknown

Post A Comment:

0 comments so far,add yours