Obat Bius Untuk Sapi Liar
Sekarang ini banyak sapi dan kambing yang akan dikorbankan. Lalu bagaimana jika sapi itu sapi liar? Bagaiamana cara menangkapnya? Ya mungkin dengan obat bius….Di seluruh dunia bagi orang yang mampu yang mempunyai banyak harta, mereka semua akan berkurba. Karena pada tanggal lima Oktober yang jath pada hari Minggu akan dilaksanakan hari Raya Idul Adha 1435 H (Insya Allah). Seminggu sebelum acara hari raya Idul Adha tersebut banyak para ibu-ibu membeli bahan-bahan untuk membuat kue, sedangkan bapak-bapaknya kadang-kadang mencari hewan untuk dikorbankan. Jika kita bicara mengenai kurban, sapi, kambing, atau unta, banyak dikurbankan oleh orang-orang yang mempunyai kelebihan harta. Bersyukurlah mereka karena mempunyai harta yang lebih sehingga mereka dapat melaksanakan kurban, karena mereka diberi kemampuan oleh Allah Subhanahu Wata’ala. Allah Subhanahu Wata’ala berfirman dalam Al-Quran surah Al Hajj ayat 34 yang artinya “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)” (QS. Al Hajj: 34).

Mengenai judul di atas, yaitu “obat bius untuk sapi liar”, itu banyak sekali dipasaran. Jika kita ingin tahu lebih banyak tentunya akan mengkonsultasikannya kepada specialisnya, yaitu dokter hewan atau mantri hewan. Sapi yang liar sangat sulit sekali untuk dijinakkan jika ingin disembelih. Sapi yang liar tadi jika ingin dibius bias juga menggunakan obat bius tradisional, yaitu dengan menggunakan kapur barus dan minyak tanah. Caranya adalah kapur barus kurang lebih 5 butir ditumbuk halus, kemudian diberi minyak tanah sekitar 1 botol obat batuk yang sedang kecilnya (botol obat batuk dektrominorphen). Setelah itu kocok-kocok hingga menyatu. Setelah itu biuskanlah ke sapi liar tersebut. Gunakan sapu tangan dan sejenisnya. Jika susah, biasanya orang-orang menembak sapi tersebut dengan obat bius yang sudah disediakan atau yang dijual oleh dokter hewan.

Apakah cara di atas memang benar-benar jitu atau ampuh? Penulis kurang pasti juga, soalnya penulis belum pernah mencoba, akan tetapi jika diujikan kepada manusia, semua itu berfungsi,akan tetapi ingat jangan sampai over dosis, nanti mati anak orang. Gunakan saja obat dari dokter atau mantri hewan yang sudah disarankan oleh petugas atau Dinas Peternakan. Mengenai nama sapi, sebenarnya nama sapi sudah tercantum di dalam Al-Quran yaitu dalam surah Al Baqarah ayat 67 yang artinya “Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina." Mereka berkata: "Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?" Musa menjawab: "Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil" QS. Al Baqarah: 67).

Ada ayat yang digunakan untuk menjinakkan hewan-hewan yang liar, yaitu surah Ali 'Imran ayat 85, yang artinya “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi” (QS. Ali 'Imran: 85). Bacalah ayat ini berulang-ulang paling tidak tujuh kali ulang (baca), insya Allah dengan izin Allah, jinaklah hewan yang liar tersebut. Karena semua hewan (dan makhluk lainnya) hanyalah punya Allah Subhanahu Wata’ala, apalagi sapi liar tersebut. Jadi, jika ayat ini sudah kit abaca dan sapi itu telah jinak, maka kita tidak perlu lagi menggunakan obat bius yang mahal tersebut. 
Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours