Kurikulum 2013 PAUD Pengembangan Diri Di Kelompok Bermain (KB)
Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada Kelompok Bermain atau KB, dilaksanakan setiap hari dalam satu minggu,mulai dari hari Senin hingga hari Sabtu. Kegiatan-kegiatan itu diantaranya ialah TPQ, Do’a sehari-hari, surah-surah pendek, dan banyak lagi yang lainnya. Untuk mengeahui lebih anyak lihat tabel di bawah ini:
Pengembangan Diri
Kelompok
Keterangan
Hari/Bulan
Kegiatan
A
B
Senin s/d Kamis
TPQ, Do’a sehari-hari, surah-surah pendek
v
v
Dilaksanakan di sekolah
Jum’at
Praktek wudhu dan sholat
v
v
Dilaksanakan di sekolah
Sabtu
Pengenalan bahasa Inggris
v
v
Dilaksanakan di sekolah
Juli s/d Agustus
Pemberian makanan tambahan (PMT) dan cooking class
v
v
Dilaksanakan di sekolah bekerjasama dengan orang tua murid
Pengukuran TB dan Penimbangan TB
v
v
Dilaksanakan di sekolah bekerjasama dengan Puskemas
Mengikuti lomba-lomba
v
v
Dilaksanakan di dalam dan di luar sekolah bekerjasama dengan dengan pihak instansi pemerintah dan pihak swasta
Sikat gigi bersama
v
v
Dilaksanakan di sekolah
Membaca buku perpustakaan
v
v
Dilaksanakan di sekolah dan diluar sekolah bekerjasama dengan dengan pihak instansi pemerintah dan pihak swasta
Peduli dan bakti sosial
v
v
Dilingkungan masyarakat sekolah dan panti-panti asuhan

Setelah mengetahui isi dari tabel tersebut, program lain dari Pendidikan Anak Usia Dini ini atau PAUD, dilaksanakan selama satu semester. Kegiatan itu dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok A dan kelompok B. Karena kelompok bermain anak dibagi berdasarkan usia mereka. Program lain yang dapat dilaksanakan sebagai contoh adalah Pemberian makanan tambahan (PMT) dan cooking class, Pengukuran TB dan Penimbangan TB, Mengikuti lomba-lomba, Sikat gigi bersama, Membaca buku perpustakaan, Peduli dan bakti sosial. Program itu bisa dilaksanakan pada bulan Juli hingga Agustus. Karena dua bulan tersebut batas waktu anak transisi dari mereka yang biasanya di rumah, kini mereka sudah sekolah.biasanya anak dengan orang tuanya, kini anak sudah bisa ditinggal oleh ibunya di sekolah. Dalam artian membujuk anak agar anak betah atau kerasan di sekolah bersama dengan teman-temannya.

Tapi ingat juga, meskipun kadang ada makanan tambahan dari sekolah, dengan dana yang dikelola dar orang tua murid atau uang SPP, seorang ibu atau orang tua, juga harus membawakal bekal buat anaknya. Agar anaknya tidak meminta makanan kepada temannya yang lain. Agar anak juga merasa diperdulikan oleh orang tuanya, dan agar anak lebih mandiri.    
Share To:

Unknown

Post A Comment:

0 comments so far,add yours