Vagina ini sangat sensitif dengan virus, atau zat asam. Jika terkena virus, maka vagina akan berbau yang tidak sedap, padahal vagina ini mempunyai bau


Bacaan Membasuh Vagina Bagi anak SMP dan SMA
ilustrasi
Bacaan Membasuh Vagina Bagi anak SMP dan SMA

Jika tubuh kita kotor, harus kita bersihkan. Jika pakaian kotor, harus kita cuci, jika mobil atau motor kita kotor, juga kita bersihkan. Tapi bagaimana jika vagina kita yang kotor? Apakah kita biarkan atau kita bersihkan? Tentu saja akan kita bersihkan, agar vagina kita wangi. Bukan hanya sekedar wangi saja, akan tetapi agar terhindar dari berbagai penyakit, misalnya keputihan, atau jamur, atau penyakit lainnya. Lalu bagaimana jika bekas haid, atau bekas air mani setelah melakukan intim? Maka bersihkanlah vagina kita dengan menggunakan sabun resik dan sejenisnya. Semua itu dilakukan demi kesehatan kita juga. Agar suami kita semakin sayang dan betah bersaa kita pada saat melakukan intim dan sebagainya.

Vagina ini sangat sensitif dengan virus, atau zat asam. Jika terkena virus, maka vagina akan berbau yang tidak sedap, padahal vagina ini mempunyai bau yang khas (bau vagina yang special). Entah apa baunya ya, yang penting memang beda lah dari yang lainnya. Yang pastinya membuat hidung suami kita semakin terangsang bila menciunya. Jangan biarkan ia tidak menjamah apa yang kita miliki. Karena ini adalah miliknya.

Lalu ketika kita membasuh vagina kita, bacaan apa yang harus kita baca secara Islami? Allah Subhanahu Wata’ala dalam Al-Quran surah Al-Maa’idah ayat 6, yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit[403] atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh[404] perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur” (QS. Al Maa'idah: 6). Keterangan: [403]. Maksudnya: sakit yang tidak boleh kena air. [404]. Artinya: menyentuh. Menurut jumhur ialah: menyentuh sedang sebagian mufassirin ialah: menyetubuhi.

Mengenai ayat atau dalil di atas yaitu surah Al-Maa’idah ayat 6, maka hendaklah kita bersuci jika junub, atau dari kakus (buang air besar atau air kecil), menyentuh perempuan, jika untuk perempuan haid namanya. Jika perempuan haid, juga harus mandi wajib. Jika laki-laki dari kakus buang air kecil, maka basuhlah vagina dengan membaca do’a. sedangkan do’a yang dibaca adalah sebagai berikut: “Allahumma Tohir Qolbi, Minannifaqi Wahisin Farzi Minal Fawahis”.  Jika kita tidak mendatkan air untuk membasuh vagina, maka hendaklah dibasuh dengan tisu. Yang penting dibasuh.

Kebersihan adalah sebagain dari iman. Jika bersih tubuh kita sehat, dan kitapun senang. Jika kita sehat, kita bias ke sekolah dan belajar dengan tenang. Tapi ingat, untuk pelajar SMP dan SMA, jagalah vaginamu dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Jangan sampai mereka memakan punyamu dengan lahap. Karena itu (vagina) adalah mahkota kebanggaanmu. Peliharalah dan jagalah ibarat kamu menjaga nyawamu sendiri. Kamu jangan terpengaruh dengan teman-temanmu atau lingkunganmu yang tidak sehat, capailah cita-citamu, kejarlah impianmu yang mau jadi artis, aku akan mendo’akanmu, karena aku juga ingin sukses. Kamu juga harus sukses, ayo demi cita-cita kita, maju terus, jangan menyerah.
Share To:

Unknown

Post A Comment:

0 comments so far,add yours