7 Orang Mati Syahid Di Zaman Modern, Siapa Saja Mereka?

Kematian tidak perlu dihindari, karena kematian pasti akan terjadi pada setiap makhluk hidup. Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Allah Subhanahu Wata’ala berfirman dalam Al-Quran surah Al 'Ankabuut ayat 57 yang artinya ”Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan” (QS. Al-‘Ankabuut: 57). Kematian datang ada yang secara baik dan ada pula yang secara jahat. Penyebab kematian makhluk Allah (manusia) banyak sekali sebabnya, misalnya mati karena sakit, mati karena ditabrak, mati karena bunuh diri, dan lain sebagainya.

Kematian manusia sudah digariskan oleh Allah Subhanahu Wata’ala di dalam sebuah kitab yaitu Lauhil Mahfuz. Malaikat maut (Izroil) akan datang menjemput si “roh” untuk dibawa kepada Sang Pencipta yaitu Allah Subnahu Wata’ala. Allah Subhanahu Wata’ala berfirman dalam Al-Quran surah Qaaf ayat 19 yang artinya “Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya” (QS. Qaaf: 19).

Ketika ingin menghadapi mati, manusia selalu ketakutan. Mengapa manusia selalu ketakutan bila menghadapi akan kematian? Karena manusia itu belum siap untuk mati. Kenapa mereka belum siap untuk mati? Karena mereka belum cukup bekal untuk dibawa mati. Untuk apa bekal itu? Untuk perjalanan di alam kubur, untuk menjawab segala macam pertanyaan yang diajukan oleh para malaikat-malaikat Allah Subhanahu Wata’ala. Kematian manusia ini ada yang jelek dan ada yang baik. Apabila ia mati jelek disebut dengan zhu-ul khotimah, sedangkan orang yang mati atau meninggal dengan baik disebut “khusnul khotimah”, dan ada pula orang yang mati syahid.  

Jika mansuia mati akan meninggalkan nama, jika gajah mati akan meninggalkan gading, jika harimau mati meninggalkan belang, jika orang miskin mati akan meninggalkan hutang, jika orang kaya mati akan meninggalkan harta. Jika sakaratul maut sudah ingin menjemput, maka berwasiatlah akan harta benda yang akan ditinggalkan. Allah Subhanahu Wata’ala berfirman dalam Al-Quran surah Al Baqarah
ayat 180 yang artinya “Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak, berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara ma'ruf[112], (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa” (QS. Al-Baqaraah: 180). Keterangan: [112]. Ma'ruf ialah adil dan baik. Wasiat itu tidak melebihi sepertiga dari seluruh harta orang yang akan meninggal itu. Ayat ini dinasakhkan dengan ayat mewaris.

Mengenai judul di atas, 7 orang mati syahid di zaman modern ini adalah sebagai berikut: (1). Pertama; Seorang wanita yang mati karena melahirkan, (2). yang kedua orang yang mati syahid (terbunuh) di medan perang, (3). Ketiga orang yang meninggal ketika malam jum’at atau pada hari jum’at, (4). Empat adalah Ucapan terakhir yang dapat diucapkannya adalah “Laa Ilaaha Illallah”, (5). Yang kelima adalah seseorang yang mati atau meninggal karena mengidap suatu penyakit tumor, (6). Yang keenam adalah orang yang mati dalam mempertahankan jiwa raganya serta harta bendanya dan keluarganya, (7). Dan yang terakhir adalah orang yang meninggal atau mati karena tenggelam.

Itulah 7 orang yang mati syahid diera modern ini. Dan ada 11 macam lagi orang yang mati syahid. 
Share To:

Unknown

Post A Comment:

0 comments so far,add yours