Bacaan Bersatunya Vagina Dan Penis

Setiap makhluk yang Allah ciptakan di dunia ini berpasang-pasangan, ada laki-laki dan ada yang perempuan. Baik itu Jin (setan), tumbuhan, hewan, dan manusia. Dan bahkan selain dari itu, semuanya berpasang-pasangan. Misalnya atas-bawah, hulu-hilir, pulang-pergi, tinggi-rendah, kaya-miskin, cantik-jelek, langit-bumi, dan lain sebagainya. Sebagaimana firman-Nya di dalam Al-Quran surah Asy- Syuura ayat 11 yang artinya “(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasang-pasangan dan dari jenis binatang ternak berpasang-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat” (QS. Asy Syuura: 11).

Dan firman Allah SWT dalam surah Ar Ra'd ayat 3, yang artinya “Dan Dia-lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan [765], Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan” (QS. Ar Ra'd: 3). Keterangan: [765]. Yang dimaksud berpasang-pasangan, ialah jantan dan betina, pahit dan manis, putih dan hitam, besar kecil dan sebagainya.

Dan firman Allah SWT dalam surah Yaasiin ayat 36 yang artinya “Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasang-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui” (QS. Yaasiin: 36).

Dan firman Allah SWT dalam surah Az Zukhruf ayat 12 yang artinya “Dan Yang menciptakan semua yang berpasang-pasangan dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi” (QS. Az Zukhruf: 12).

Dan firman Allah SWT dalam surah Adz Dzaariyaat ayat 49 yang artinya “Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah” (QS. Adz Dzaariyaat: 49).

Dan firman Allah SWT dalam surah An Najm ayat 45 yang artinya “dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita” (QS. An Najm: 45).

Dan firman Allah SWT dalam surah An Naba' ayat 6-8 yang artinya “6. Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, 7. dan gunung-gunung sebagai pasak?, 8. dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan” (QS. An Naba': 6-8).

Nah, setelah membaca ayat di atas, kita (manusia) berpasang-pasangan, jadi kita demi melangsungkan hidup sebagai khalifah tentunya akan menciptakan manusia yang baru (anak). Cara untuk menciptakan manusia yang baru tentunya dengan melakukan intim (menyatunya alat kelamin).

Dan firman Allah SWT dalam surah Al Baqarah ayat 187 yang artinya “Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma'af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf[115] dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa” (QS. Al Baqarah: 187).

Dan firman Allah SWT dalam surah Al Baqarah ayat 223 yang artinya “Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman” (QS. Al Baqarah: 223).

Nah, setelah membaca beberapa dalil di atas, maka sudah sewajarnyalah kita membaca do’a ketika kita menancapkan rudal (senjata) kita pada alat kelamin istri kita (vagina), agar anak yang diberikan menjadi anak yang sholeh, pandai, pintar, cerdas, menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya, mengabdi pada bangsa dan negaranya, serta selalu menjalankan perintah agama (Tuhan).

Do’a yang dibaca adalah Do’a bersetubuh buat “bismillahi allahumma janibna syaitona wajan-nibis syaitona fima rozaktana. Artinya dengan menyebaut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari campur tangan setan, dan jauhkanlah pula syaiton dari apa-apa yang Engkau karuniakan kepada kami”.     

Share To:

ANTS EDUCATION

Post A Comment:

0 comments so far,add yours