Jumat, 28 Agustus 2015

Bacaan atau Mantra Melayu Membasuh Vagina


Bacaan atau Mantra Melayu Membasuh Vagina Sebelum manusia sepintar sekarang, dan dunia secanggih sekarang. Perlu kita ketahui bahwa sebenarnya yang canggih dan hebat itu orang zaman dahulu. “menurut saya”... alasannya adalah masih banyak rahasia dari manusia zaman dahulu yang masih belum terpecahkan oleh manusia zaman sekarang. Misalnya mumi, piramida, dan lain sebagainya. Kemudian, pada zaman Nabi Muhammad SAW., Allah SWT., dengan perantara malaikat Jibril mengajari Nabi Muhammad SAW. Jadi yang dari dulu hingga sekarang adalah ilmu. Ingin mendapatkan ilmu yaitu dengan membaca. Sebagaimana firman Allah Swt., dalam surah Al 'Alaq ayat 1-5 yang artinya “1. bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, 2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. 3. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, 4. yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam[1589], 5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya” (QS. Al 'Alaq: 1-5).

Keterangan: [1589] Maksudnya: Allah mengajar manusia dengan perantaraan tulis baca. Nah, dengan ayat di atas maksudnya kita harus membaca, apa-apa yang ada di alam ini. “Baca” di sini juga “dipikirkan”. Maka dari itu, apa pun yang ada sekarang ini harus kita baca, dan ada bacaanya. Mau masuk masjid, atau keluar masjid, ada bacaannya. Mau makan, atau mau tidur, ada bacaannya. Lalu bagaimana dengan bacaan di atas, “bacaan atau mantra melayu dalam membasuh vagina atau meki”. Bacaanya adalah sebagai berikut:
“Ambek sage dalam pera-u, Sage tersimpan diujong luan, Sengaje aku marsehkan kelaminku, Dari najis yang aku keluarkan”. Artinya dalam bahasa Indonesia “Ambil saga dalam sampan, Saga tersimpan dihujung anjungan, Sengaja aku membersihkan kelaminku, Dari najis yang aku keluarkan”.
Itu adalah mantra atau bacaan yang pertama, sedangkan Untuk mantra yang kedua adalah sebagai berikut: “Aekku si aek kucci, ambek guci pakai tuala, sengaje aku bersuci, semuanye karne Allah Ta’ala”, artinya dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut “Airku si air suci, ambil guci memakai tuala (handuk), sengaja aku bersuci, semuanya karena Allah Ta’ala”.

Setelah anda mengetahui mantra atau bacaan untuk membasuh vagina dalam bahasa melayu, anda boleh mengamalkan bacaan ini atau juga tidak terserah anda. Anda boleh percaya juga boleh tidak. Karena itu hanyalah sebuah mantra lama, sebelum orang-orang kampung mengenal yang namanya sekolah dan ilmu agama. Karena sebelum agama Islam masuk ke Sambas khususnya, penduduk atau masyarakat Sambas beragama Hindu. Jadi mantra-mantra itu masih ada yang melestarikannya dan ada pula yang sudah membuangnya dengan bacaan yang baru menurut syariat agama (fiqh). Jika bacaan menurut ilmu fiqh adalah sebagai berikut: “Allahumma Tohir Qolbi Minannifaqi Wahisin Farzi Minal Fawahis”.

Lain halnya dengan anda membaca mantra di atas, sebelum membaca mantra anda terlebih dahulu membaca “bismillah” setelah itu membaca “mantra” kemudian diakhiri dengan membaca shalawat Nabi, yaitu bacaannya adalah sebagai berikut: “allahumma sholli ala saydina Muhammad, wa’ala ali saydina Muhammad”. Nah, itulah dua bacaan atau mantra melayu membasuh vagina, mantra itu seperti pantun gan. Akan tetapi Bukannya seperti pantun biasa, nilai mistik yang sakral itu lah yang hebat dalam mantra ini, selama kita yakin dan percaya. Jika tidak percaya, kembalilah ke agama yang riil.      

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...